Wamena, 21 Agustus 2025 — Suasana mencekam terjadi di Jalan Trans Wamena–Lanny Jaya, tepatnya di Distrik Ibele, saat dua sepeda motor bertabrakan hebat hingga menyebabkan kebakaran. Insiden yang terjadi pada Kamis siang pukul 13.30 WIT ini melibatkan Honda CRF biru dan Honda MegaPro hitam, keduanya tanpa nomor polisi.
Akibat tabrakan frontal yang diduga dipicu oleh kelalaian pengendara, empat orang mengalami luka serius dan kini menjalani perawatan intensif di RSUD Wamena. Kedua kendaraan hangus terbakar, menyisakan rangka yang kini diamankan di Mako Polres Jayawijaya.
Kasat Lantas Polres Jayawijaya, AKP Laly Wuto Pundu, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula dari Honda MegaPro yang dikendarai Natinus Tabuni (39), seorang petani asal Kampung Algonik. Ia tengah mengawal iring-iringan jenazah dan melaju di jalur kanan, yang seharusnya diperuntukkan bagi kendaraan dari arah berlawanan.
Dari arah Lanny Jaya, Honda CRF yang dikendarai Beku Wenda (21), anggota POLRI, melaju dengan kecepatan tinggi. Tabrakan pun tak terhindarkan. “Tidak ada upaya pengereman dari kedua pengendara sebelum benturan. Korsleting listrik diduga menjadi pemicu kebakaran,” ungkap AKP Laly.
Korban lainnya adalah Frans Okuseray (21), anggota POLRI, serta Naun Tabuni (40), petani. Luka-luka yang dialami meliputi patah tulang, luka bakar, dan sobekan di wajah serta kepala. Tak satu pun dari mereka mengenakan helm saat kejadian.
Hasil olah TKP menunjukkan kondisi jalan bergelombang, menanjak, dan ramai lalu lintas. Pengendara MegaPro keluar jalur sejauh 1,3 meter dari garis tengah. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp90 juta.
“Berdasarkan titik tabrakan dan posisi kendaraan, kami menduga kuat kelalaian berasal dari pengendara Honda MegaPro,” tegas AKP Laly.
Kecelakaan ini menjadi pengingat pentingnya disiplin berlalu lintas dan penggunaan perlengkapan keselamatan, terutama di jalur-jalur rawan seperti Trans Wamena–Lanny Jaya.
Penulis : Gin
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Polres Jayawijaya















