Strategi Baru Papua Pegunungan: Ekonomi Kampung Diangkat Lewat Koperasi

- Penulis

Selasa, 15 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena, Senin, 15 Juli 2025, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia (Kemendes PDTT) menegaskan bahwa Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) akan menjadi elemen kunci dalam mendukung ketahanan pangan lokal di Papua Pegunungan melalui penyediaan bahan baku untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Desa dan Daerah Tertinggal Kemendes PDTT RI, Mulyadin Malik, dalam kunjungannya ke Wamena. Ia menyebut bahwa Kopdes Merah Putih akan menjadi pilar utama dalam pemenuhan kebutuhan dapur MBG yang tersebar di delapan kabupaten Papua Pegunungan.

“Kopdes Merah Putih merupakan ekosistem baru dalam mengembangkan potensi ekonomi desa atau kampung di Papua Pegunungan. Peran koperasi ini sangat strategis dalam menampung hasil bumi petani lokal dan mendistribusikannya langsung ke dapur MBG,” ujar Mulyadin Malik.

Program MBG yang bertujuan meningkatkan gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan keluarga kurang mampu, membutuhkan pasokan bahan pangan yang besar dan berkelanjutan. Kopdes Merah Putih hadir sebagai solusi konkret dengan memanfaatkan hasil pertanian lokal sebagai sumber utama bahan baku. Menurut Malik, koperasi desa akan menjadi sentra ekonomi kampung, di mana pengelolanya menampung hasil bumi dari para petani dan menyalurkannya ke dapur MBG. Skema ini diyakini akan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat desa secara signifikan, karena hasil panen yang selama ini dijual ke pasar atau tengkulak kini bisa dibeli langsung oleh koperasi.

Untuk mendukung operasional Kopdes Merah Putih, Kemendes PDTT membuka akses pembiayaan dari berbagai lembaga keuangan nasional, seperti Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yang terdiri dari Bank Mandiri, BRI, dan BNI, serta Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB), Bank Pembangunan Daerah (BPD), dan skema pinjaman koperasi lokal. Setiap pengajuan proposal dari Kopdes akan melalui proses verifikasi kelayakan usaha oleh keempat sumber pembiayaan tersebut. Jika dinyatakan layak, koperasi berhak memperoleh pinjaman sesuai kebutuhan dan potensi usaha desa masing-masing.

“Kami berharap Kopdes Merah Putih mampu menjalankan usaha yang sesuai dengan potensi lokal desa. Dengan dukungan pembiayaan yang tepat, koperasi ini akan menjadi motor penggerak ekonomi desa yang berkelanjutan,” tutup Mulyadin Malik.

Penulis : Gin

Editor : A. Buendi

Sumber Berita: Pemprov Papua Pegunungan

Berita Terkait

Relawan TIK Papua Apresiasi Inovasi Digital Tiga Instansi di Kepulauan Yapen, Pelayanan Publik Kian Terbuka
Direktur RSUD Elvrida Sara Klarifikasi Kronologi Perawatan Simianus Karunggu, Tegaskan Pasien Sudah Mendapat Layanan Sebelum Dirujuk ke Wamena
Widya Kusmayanti: Anak Pandai Akademik Harus Dibekali Karakter Baik, SMAN 4 Jayapura Jadikan Pendidikan Karakter Prioritas Nomor Satu
Students Bible Meeting di Vila Kodam XVII/Cenderawasih: Persekutuan Oikumene Siswa SMAN 4 Jayapura Bekali Pengurus Baru dengan Materi Alkitab dan Semangat Kesatuan dalam Tuhan
Raker GAMKI di Wamena: Pemuda Kristen Papua Pegunungan Didorong Jadi Mitra Strategis Pemerintah dalam Membangun Persatuan dan Kedamaian
Gotong Royong Polres Intan Jaya dan Warga Sugapa: Kebersamaan Bangun Masjid Al Hudha Jadi Simbol Toleransi dan Persaudaraan
Gubernur John Tabo Hadiri Wisuda UNA’IM Yapis Wamena, Dorong Generasi Muda Papua Pegunungan Raih Pendidikan Tinggi
Distrik Ilu Bongkar dan Salurkan 10 Ton Beras Raskin, Pastikan Transparansi ke 20 Kampung Zona II

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:15 WIT

Relawan TIK Papua Apresiasi Inovasi Digital Tiga Instansi di Kepulauan Yapen, Pelayanan Publik Kian Terbuka

Senin, 12 Oktober 2026 - 06:05 WIT

Direktur RSUD Elvrida Sara Klarifikasi Kronologi Perawatan Simianus Karunggu, Tegaskan Pasien Sudah Mendapat Layanan Sebelum Dirujuk ke Wamena

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:52 WIT

Widya Kusmayanti: Anak Pandai Akademik Harus Dibekali Karakter Baik, SMAN 4 Jayapura Jadikan Pendidikan Karakter Prioritas Nomor Satu

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:38 WIT

Students Bible Meeting di Vila Kodam XVII/Cenderawasih: Persekutuan Oikumene Siswa SMAN 4 Jayapura Bekali Pengurus Baru dengan Materi Alkitab dan Semangat Kesatuan dalam Tuhan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:08 WIT

Raker GAMKI di Wamena: Pemuda Kristen Papua Pegunungan Didorong Jadi Mitra Strategis Pemerintah dalam Membangun Persatuan dan Kedamaian

Berita Terbaru