Sinode KINGMI Papua Geruduk Kantor Kemenag Jayawijaya: Tuntut Legalitas Organisasi Segera

- Penulis

Selasa, 26 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayawijaya, 25 Agustus 2025 — Sekitar 70 orang dari massa Sinode Gereja Kemah Injil Masehi Indonesia (KINGMI) Papua menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jayawijaya, menuntut kejelasan dan percepatan penerbitan legalitas hukum organisasi mereka.

Aksi dimulai pukul 10.15 WIT dengan iring-iringan massa dari Jl. Yos Sudarso menuju Kantor Kemenag. Mereka membawa satu unit mobil komando, dua spanduk bertuliskan tuntutan hukum, serta 20 pamflet yang memperkuat aspirasi mereka.

Isi Tuntutan Massa
Dalam orasi yang berlangsung di halaman kantor, massa menyampaikan sejumlah poin penting:
– Mendesak Kemenag Jayawijaya segera menerbitkan izin legalitas organisasi KINGMI.
– Menyampaikan kekecewaan atas proses yang dianggap berlarut-larut dan tidak transparan.
– Menyatakan bahwa organisasi mereka telah sah secara hukum dan mendapat rekomendasi dari Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI.
– Mengancam akan memalang kantor jika izin tidak segera diterbitkan.

 Pernyataan Ketua Sinode
Pdt. Natan Tabuni, Ketua Sinode KINGMI Papua, menegaskan bahwa organisasi mereka berskala nasional dan telah memenuhi syarat legalitas. Ia mempertanyakan dasar hukum yang mewajibkan rekomendasi dari PGGJ, PGPP, dan FKUB, serta menyampaikan bahwa dokumen organisasi telah lengkap dan sah.

 Respons Kementerian Agama
Kepala Kemenag Jayawijaya, Thinus Giban, menyampaikan bahwa pihaknya tidak mengintervensi urusan internal organisasi keagamaan. Ia menjelaskan bahwa proses penerbitan izin masih menunggu rekomendasi dari lembaga terkait, termasuk FKUB.

Pdt. Alex Mauri dari Divisi Agama Kristen menambahkan bahwa permohonan baru diterima pada 6 Agustus 2025 dan rapat pembahasan telah dilakukan pada 23 Agustus. Ia meminta kesabaran karena proses administrasi masih berjalan.

Pengamanan dan Situasi
Aksi berlangsung aman dan kondusif di bawah pengawasan Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara dan 40 personel gabungan dari Polres Jayawijaya. Kabag Ops AKP Suparmanto mengapresiasi massa atas penyampaian aspirasi yang tertib dan damai.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Papua Pegunungan Kembali Raih Opini WTP dari BPK atas LKPD 2025
Disperindagkop Nduga Gelar Sidak Pasar, Pastikan Harga Stabil dan Barang Layak Konsumsi
Kuasa Hukum Ludya Eruleke Logo Daftarkan Praperadilan Atas Penetapan Tersangka di Polda Papua
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polda Papua Tengah Gelar Aksi Sosial Besar-Besaran untuk Masyarakat
Kasus Korupsi Dana Desa Lanny Jaya Masuki Tahap Akhir, Jaksa Tuntut Hingga 13 Tahun Penjara
Audit BPKP Rampung, Kejari Jayawijaya Siapkan Penetapan Tersangka Kasus Jalan Lingkar Kantor Bupati
Nobar Piala Dunia di Mimika, Kapolda Papua Tengah Puji Penampilan Argentina dan Prediksi La Albiceleste Melaju hingga Final
Jamkrida Papua Dukung Pendidikan Anak Usia Dini Melalui Program CSR

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:12 WIT

Papua Pegunungan Kembali Raih Opini WTP dari BPK atas LKPD 2025

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:24 WIT

Disperindagkop Nduga Gelar Sidak Pasar, Pastikan Harga Stabil dan Barang Layak Konsumsi

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:31 WIT

Kuasa Hukum Ludya Eruleke Logo Daftarkan Praperadilan Atas Penetapan Tersangka di Polda Papua

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:57 WIT

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polda Papua Tengah Gelar Aksi Sosial Besar-Besaran untuk Masyarakat

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:48 WIT

Kasus Korupsi Dana Desa Lanny Jaya Masuki Tahap Akhir, Jaksa Tuntut Hingga 13 Tahun Penjara

Berita Terbaru