WAMENA, 11 Maret 2026 — Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menggelar rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka persiapan menghadapi Hari Raya Idulfitri atau Lebaran tahun 2026. Rapat yang berlangsung di ruang rapat Sekretaris Daerah tersebut dihadiri oleh sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), pihak bandara, aparat keamanan, serta pengelola transportasi darat dan udara.
Rapat dipimpin langsung oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Papua Pegunungan, Elai Giban. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah telah melakukan berbagai langkah antisipasi untuk memastikan kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini.
“Pada hari ini kami sudah melakukan persiapan untuk menghadapi pelaksanaan arus mudik, baik melalui jalur udara maupun darat di Provinsi Papua Pegunungan. Rapat koordinasi ini dilakukan untuk memastikan pelayanan penerbangan, keamanan, serta harga tiket dapat berjalan dengan baik sehingga masyarakat yang akan melaksanakan perjalanan mudik dapat terlayani dengan baik,” ujar Elai.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah telah memastikan ketersediaan jadwal penerbangan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan dari dan menuju Wamena. Bahkan, pelayanan penerbangan yang biasanya berakhir sekitar pukul 16.00 WIT dapat dimaksimalkan hingga pukul 16.45 WIT, tergantung pada kondisi cuaca di wilayah pegunungan.
Selain itu, maskapai yang beroperasi di Wamena juga telah menyiapkan tambahan penerbangan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. Dalam satu penerbangan, pesawat dapat mengangkut sekitar 121 penumpang sehingga dalam satu hari dapat melayani hingga sekitar 400 penumpang.
Pemerintah daerah juga memastikan ketersediaan bahan pokok selama masa Lebaran. Stok beras dan kebutuhan sembako lainnya dipastikan cukup, termasuk layanan kargo yang mendukung distribusi logistik di wilayah Papua Pegunungan.
Di sisi transportasi darat, pemerintah juga memastikan mobilitas masyarakat menuju sejumlah kabupaten tetap berjalan normal, seperti ke Kabupaten Lanny Jaya, Tolikara, Mamberamo Tengah, dan Yalimo.
Selain itu, pemerintah bersama aparat keamanan akan meningkatkan pengawasan terhadap peredaran minuman keras, narkotika seperti ganja dan sabu-sabu, serta penggunaan senjata tajam di wilayah perkotaan. Tim gabungan akan melakukan patroli selama 24 jam untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
“Atas nama pemerintah daerah dan mewakili Bapak Gubernur Papua Pegunungan, kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, kenyamanan, serta kerukunan antar umat beragama agar pelaksanaan Idulfitri tahun ini dapat berjalan aman dan tertib,” kata Elai.
Sementara itu, Kepala Seksi Teknik Operasi Bandara Wamena, Godlief Sihombing, mengatakan pihak bandara telah menyiapkan berbagai langkah untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama masa libur Lebaran.
“Kami sebagai perpanjangan tangan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia tentu bersinergi dengan pemerintah daerah untuk memastikan kesiapan operasional penerbangan di Bandara Wamena. Kami mencermati bahwa libur Idulfitri tahun ini tidak hanya dimanfaatkan umat Islam, tetapi juga masyarakat secara umum untuk berlibur karena masa liburnya cukup panjang,” ujar Godlief.
Ia menambahkan, pihak bandara telah memastikan seluruh fasilitas penerbangan dapat beroperasi dengan baik serta menyiapkan personel yang cukup untuk mendukung kelancaran operasional selama masa libur Lebaran.
“Kami memastikan semua fasilitas penerbangan di Bandara Wamena dapat beroperasi dengan baik. Selain itu kesiapan petugas juga kami pastikan memadai untuk menjalankan tugas operasional selama masa liburan,” jelasnya.
Menurutnya, pihak bandara juga telah berkoordinasi dengan seluruh maskapai yang beroperasi di Wamena untuk mengantisipasi kemungkinan penambahan penerbangan.
“Kami sudah bersinergi dengan seluruh maskapai yang beroperasi di Wamena untuk mengantisipasi extra flight dan extra time selama periode Lebaran,” tambahnya.
Selain itu, pihak bandara juga bekerja sama dengan aparat keamanan serta menyiapkan posko pelayanan bagi masyarakat.
“Kami juga bersinergi dengan aparat keamanan seperti kepolisian dan unsur TNI untuk menciptakan situasi yang kondusif di bandara. Selain itu, kami juga menyiapkan layanan kesehatan gratis bagi penumpang yang ingin melakukan pemeriksaan kesehatan di posko bandara,” ujarnya.
Di sisi lain, Manager Trigana Air Wamena, Maikel Biduri, mengatakan pihaknya siap menambah penerbangan jika terjadi lonjakan penumpang menjelang Lebaran.
“Dalam kondisi normal kami melayani tiga flight setiap hari dengan kapasitas sekitar 121 penumpang. Namun jika terjadi peningkatan penumpang, kami siap menambah hingga empat flight per hari,” kata Maikel.
Ia juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan udara agar mempersiapkan keberangkatan lebih awal, minimal dua hingga tiga hari sebelum jadwal penerbangan, serta memastikan data identitas sesuai dengan KTP.
“Menjelang Lebaran akan dibentuk posko pelayanan di bandara yang salah satu tugasnya memeriksa kelengkapan data penumpang. Jika data tidak sesuai, maka penumpang tidak dapat diberangkatkan. Karena itu kami berharap masyarakat mempersiapkan perjalanan dengan baik agar tidak mengalami kendala,” ujarnya.
Maikel juga mengingatkan masyarakat agar membeli tiket melalui jalur resmi, baik secara online maupun melalui agen dan loket resmi maskapai untuk menghindari praktik penjualan tiket dengan harga yang tidak wajar.
Wamena, 9 Mei 2026 — Wakil Gubernur Papua Pegunungan Ones Pahabol menegaskan komitmennya untuk mempercepat…
Wamena, 9 Mei 2026 — Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Velix Vernando…
Intan Jaya – Polres Intan Jaya terus melakukan pengawasan ketat terhadap pendistribusian bahan pokok berupa…
Jayapura, 8 Mei 2026 – Polda Papua menunjukkan respons cepat dan terukur dalam menangani situasi…
Mulia – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, Polres Puncak Jaya…
Wamena, 9 Mei 2026 — Wakil Gubernur Papua Pegunungan Ones Pahabol menghadiri sekaligus menyaksikan langsung…