Wamena, 24 November 2025 — Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Tahun 2026, DWP Provinsi Papua Pegunungan menggelar seminar sehari bertema “Peran Strategis Dharma Wanita Persatuan dalam Pendidikan Anak Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045”. Kegiatan ini berlangsung di Aula Café Yuda, Wamena, dan diikuti oleh perwakilan dari delapan kabupaten se-Provinsi Papua Pegunungan.
Seminar ini menghadirkan Ibu Salomina Gobai sebagai narasumber utama, yang membawakan materi Public Speaking. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya kemampuan berbicara di depan umum sebagai keterampilan strategis bagi perempuan, khususnya anggota DWP. “Saya sangat salut buat mama-mama karena mereka tidak hanya mengurus rumah tangga, tetapi juga merawat generasi dan masa depan. Hari ini pelatihannya berlangsung selama 2–3 jam, dan ibu-ibu sangat antusias dari awal hingga akhir. Kami pun menutup sesi dengan diskusi yang hangat dan penuh semangat,” ungkapnya.
Sementara itu, Ny. Rode N. Giban, Wakil Ketua I DWP Provinsi Papua Pegunungan, turut membawakan materi tentang Etika dan Peran Seorang Istri ASN. Ia menekankan bahwa seorang istri ASN memiliki tanggung jawab moral dan sosial yang besar, baik dalam mendampingi suami maupun dalam membina keluarga dan masyarakat. “Etika dalam bersikap, berbicara, dan berperilaku menjadi cerminan dari integritas keluarga ASN,” ujarnya.
Ketua DWP Provinsi Papua Pegunungan dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan ruang pengembangan kapasitas dan penguatan peran perempuan. “Kegiatan ini bukan hanya ruang untuk belajar, tetapi juga menjadi ruang untuk kembali menguatkan diri sebagai perempuan yang dikaruniai banyak talenta—sebagai pendamping, pendidik, dan penggerak dalam keluarga serta masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kehadiran perwakilan dari seluruh unsur DWP dan organisasi perempuan lainnya menjadi bukti semangat kebersamaan dan solidaritas. “Kita datang dari berbagai keadaan yang berbeda, tapi di DWP kita selalu sama. Kita akan saling mengisi dan menguatkan. Saya percaya hari ini akan menjadi momentum baik bagi kita semua untuk tumbuh makin percaya diri dan menemukan potensi terbaik dalam diri kita masing-masing,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Ketua DWP menegaskan bahwa tema kegiatan ini sejalan dengan visi besar Indonesia Emas 2045. “Kita adalah pondasi yang menegakkan dan menegarkan keluarga, bahu yang menopang anak-anak dan suami, tangan yang merawat rumah tangga, serta pikiran dan hati yang menyejukkan. Saat kita berkembang, keluarga pun ikut berkembang. Ketika kita menguat, masyarakat dan bangsa pun ikut menguat. Inilah kontribusi nyata DWP dalam membangun generasi emas Indonesia,” tegasnya.
Salah satu peserta, Ny. Oktovina K. Mahuse dari Kabupaten Jayawijaya, menyampaikan kesan positifnya terhadap materi yang disampaikan. “Materi ini sangat bermanfaat bagi kami, khususnya sebagai anggota DWP. Kami sering melihat orang lain bisa, lalu bertanya, kenapa kita tidak bisa? Saya berharap materi ini bisa menjadi bekal dan pedoman bagi kami ke depan,” ujarnya.
Ia juga mengusulkan agar pelatihan seperti ini terus berlanjut dan dikembangkan dalam bentuk lomba. “Ternyata banyak bakat terpendam yang bisa digali hari ini. Kami ibu-ibu pun mampu berbicara di depan umum, bahkan menjadi pembawa acara. Saya berharap ke depan ada ajang lomba untuk menumbuhkan bakat-bakat baru yang bisa membawa generasi muda menjadi lebih percaya diri dalam public speaking,” tutupnya.
Kegiatan ini menjadi langkah awal yang inspiratif dalam membangun kapasitas dan kepercayaan diri perempuan, khususnya istri ASN, untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam keluarga, organisasi, dan masyarakat luas—sebagai bagian dari upaya mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Kabupaten Puncak – Kapolda Papua Tengah, Jermias Rontini menghadiri peresmian Gedung Guest House Kabupaten Puncak…
WAMENA – Komitmen mendalam diperlihatkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lanny Jaya dalam mengakhiri konflik sosial…
Mulia, (Sabtu, 23/05)_SD Inpres Mulia menggelar acara penamatan dan pelepasan siswa-siswi Kelas VI Angkatan XLV…
WAMENA – 23 Mei 2026. Sebagai bagian dari proses mediasi dan rekonsiliasi konflik sosial atau…
WAMENA – 23 Mei 2026. Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan memfasilitasi mediasi konflik sosial atau perang…
WAMENA – Akhirnya proses perdamaian konflik sosial atau perang suku antara Kurima dan Lanny yang…