Rupiah Terbang ke Waropen, Menyeberang Sungai Asmat, dan Mendarat di Wamena

- Penulis

Kamis, 12 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA-Bank Indonesia Papua terus memastikan ketersediaan uang Rupiah dalam jumlah yang cukup, pecahan yang sesuai, dan dalam kondisi layak edar hingga ke wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Sepanjang bulan Februari 2026 telah terlaksana sebanyak 3 kali Kas Keliling Luar Kota (KKLK) di wilayah kerja BI Papua untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap uang rupiah untuk aktivitas perekonomian sehari-hari.

Kas Keliling Luar Kota (KKLK) Kab. Waropen, Papua

Kegiatan yang telah dilaksanakan pada 3-4 Februari 2026 ini merupakan langkah pejuang rupiah mendorong pemenuhan kebutuhan uang rupiah di Waropen setelah mendarat di Bandara Udara Botawa menggunakan pesawat caravan. KKLK yang dilaksanakan di tanah Seribu Bakau ini difokuskan dengan titik penukaran di Pasar Uri dan Bank Papua di Waropen. Terlihat masyarakat mengapresiasi kehadiran Bank Indonesia dan menyambut dengan penuh antusias kegiatan penukaran Uang Tidak Layak Edar (UTLE) mereka menjadi Uang Layak Edar (ULE) sekaligus memperoleh edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah oleh pegawai BI (Pejuang Rupiah) yang bertugas.

Kas Keliling Luar Kota (KKLK) Distrik Atsj, Kab. Asmat, Papua Selatan

Dalam memenuhi kebutuhan penukaran uang di area 3T, Pejuang Rupiah melaksanakan kegiatan KKLK di Kabupaten Asmat, tepatnya di Distrik Atsj pada 3-4 Februari 2026. Menempuh 2 kali penerbangan yaitu dari Jayapura ke Timika dan ke Asmat, Pejuang Rupiah lalu melanjutkan perjalanan dengan kapal dari Agats untuk menyeberangi sungai menuju distrik Atsj. Selama kegiatan penukaran turut dilakukan edukasi CBP Rupiah terutama terhadap cara merawat uang yang benar, karena wilayah Asmat merupakan kawasan rawa sehingga memiliki kecenderungan udara yang lebih lembap, sehingga menyebabkan uang Rupiah mudah lusuh.

Kas Keliling Luar Kota (KKLK) Wamena, Papua Pegunungan

Kota Wamena, sebagai pusat perekonomian di Papua Pegunungan, seringkali menghadapi tantangan terutama dalam pengendalian inflasi. Harga barang relatif tinggi dan pecahan kecil sulit ditemukan di pasar tradisional. Pejuang Rupiah hadir pada tanggal 10-11 Februari 2026 untuk memenuhi kebutuhan masyarakat maupun pedagang terhadap Uang Pecahan Kecil (UPK), serta edukasi CBP Rupiah agar masyarakat memanfaatkan layanan penukaran uang yang sebenarnya sudah tersedia di bank secara terjadwal di setiap minggu. Hal ini diharapkan dapat berdampak secara langsung terhadap daya beli dan strategi penentuan harga bagi pelaku usaha di pasar karena terdistribusinya uang pecahan kecil yang cukup untuk kebutuhan transaksi jual-beli setiap harinya.

Ke depan, Bank Indonesia akan terus memperluas jangkauan layanan kas melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan perbankan guna memastikan Rupiah hadir di seluruh pelosok, termasuk wilayah 3T. BI juga mengajak masyarakat untuk selalu merawat Rupiah dengan prinsip 5J, yaitu Jangan dilipat, Jangan dicoret, Jangan diremas, Jangan distapler, dan Jangan dibasahi. Selain itu masyarakat diharapkan untuk berbelanja secara bijak sesuai kebutuhannya, sehingga stabilitas harga tetap terjaga. Terwujudnya sinergi penyediaan uang tunai yang memadai, dan akselerasi pembayaran digital, serta peran aktif masyarakat dalam bertransaksi secara bijak diharapkan akan memperkuat kelancaran sistem pembayaran pada periode Ramadan dan Idul Fitri 2026.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Satgas Cartenz 2026 Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum di Wilayah Puncak Jaya
Wakil Bupati Lanny Jaya Resmi Buka Forum OPD RKPD 2027: Langkah Strategis Menuju Pembangunan Terarah
Ribka Haluk Bersyukur: Impian Bandara Douw Aturure Kini Jadi Kenyataan
Satu Iman, Satu Kasih: 17 Denominasi Gereja Bersatu di Perayaan Injil Lembah Baliem
Operasi Gabungan di Pegunungan Bintang Berhasil Amankan DPO Kasus Pembunuhan Tukang Ojek
ASN, Honorer, dan Ormas Bersatu: Momentum Kebersamaan Bangun Puncak Jaya Lebih Tangguh
Bupati Yuni Wonda: Bekerja Nyata, Jaga Aset, Wujudkan Pelayanan Terbaik
133 Anak Panah dan Senapan Angin: Bukti Jejak KKB di Yahukimo

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 13:38 WIT

Satgas Cartenz 2026 Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum di Wilayah Puncak Jaya

Selasa, 21 April 2026 - 11:51 WIT

Wakil Bupati Lanny Jaya Resmi Buka Forum OPD RKPD 2027: Langkah Strategis Menuju Pembangunan Terarah

Selasa, 21 April 2026 - 07:16 WIT

Ribka Haluk Bersyukur: Impian Bandara Douw Aturure Kini Jadi Kenyataan

Senin, 20 April 2026 - 16:55 WIT

Satu Iman, Satu Kasih: 17 Denominasi Gereja Bersatu di Perayaan Injil Lembah Baliem

Senin, 20 April 2026 - 16:47 WIT

Operasi Gabungan di Pegunungan Bintang Berhasil Amankan DPO Kasus Pembunuhan Tukang Ojek

Berita Terbaru