Ribka Haluk: Kartini Masa Kini dari Ujung Timur Indonesia

- Penulis

Senin, 21 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA– Dalam semarak peringatan Hari Kartini tahun ini, sosok Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Ribka Haluk, tampil sebagai representasi nyata perjuangan dan kiprah perempuan Indonesia dari ujung timur negeri. Dalam sebuah Dalam wawancara khusus pada Senin (21/04/2025) di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri , Ribka membagikan kisah inspirasinya, pandangannya tentang kepemimpinan perempuan, serta harapannya untuk masa depan perempuan Indonesia, khususnya di bidang pendidikan dan pembangunan daerah.

“Saya mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun Kartini untuk semua perempuan Indonesia dari Sabang sampai Merauke,” ujarnya dengan penuh semangat.

“Perempuan yang menginspirasi saya sejak kecil hingga kini setelah saya menjadi pemimpin, yang pertama adalah ibu saya sendiri,” lanjutnya, menandai bahwa perjalanan seorang pemimpin selalu berawal dari rumah dan sosok ibu adalah guru pertama dalam kehidupan.

Ribka kemudian menyebut nama-nama besar yang telah membentuk cita rasa kepemimpinannya. “Setelah masuk sekolah, kami belajar tentang sosok perempuan hebat, yaitu R.A. Kartini. Kemudian ketika saya masuk dunia birokrasi, tampillah seorang perempuan hebat Indonesia, Ibu Megawati Soekarnoputri. Ia menjadi simbol kebangkitan perempuan di panggung politik nasional,” terangnya.

Namun inspirasi Ribka tidak berhenti di situ. Ia juga menyebut sosok Ibu Tien Soeharto sebagai panutan lain yang menunjukkan bahwa perempuan bisa berperan besar, baik di ranah domestik maupun publik. “Itu yang membuat saya terinspirasi. Saya ingin maju seperti mereka,” ungkap Ribka dengan sorot mata yang penuh tekad.

Saat ditanya tentang tantangan sebagai perempuan di dunia birokrasi, Ribka memberikan jawaban yang mencerminkan kepercayaan diri dan kapabilitas yang telah ia bangun selama bertahun-tahun.

“Kalau di birokrasi saya tidak merasakan banyak tantangan, karena saya sudah paham sistem dan cara mengatasi masalah,” ucapnya tenang. Kalimat itu seolah menggambarkan bahwa kepemimpinan bukan lagi perkara gender, tetapi tentang kompetensi dan pengalaman.

Dalam satu kalimat yang kuat, Ribka mendefinisikan makna sejati perempuan hebat.

“Perempuan hebat adalah perempuan yang siap menghadapi tantangan ketika sedang menghadapi persoalan. Dia adalah sosok yang mampu mentransformasi diri,” tegasnya.

Definisi ini membawa pesan mendalam tentang pentingnya daya lenting dan kemampuan beradaptasi dalam perjalanan seorang perempuan menuju kesetaraan dan peran strategis di tengah masyarakat.

Sebagai pejabat negara sekaligus putri Papua, Ribka menyuarakan harapan besar bagi masa depan perempuan Indonesia. Ia ingin melihat lahirnya gerakan kebangkitan perempuan dari semua wilayah, termasuk pelosok dan perbatasan.

“Saya ingin semua perempuan dari anak-anak sampai dewasa, dari Sabang sampai Merauke, memiliki semangat untuk tampil dan berkiprah, bukan hanya di wilayah domestik, tetapi juga menjadi pemimpin di era global,” tegasnya.

Menurut Ribka, perempuan harus berani melampaui batasan-batasan yang selama ini mengekang. Ia percaya bahwa perempuan Indonesia mampu bersaing dan berkontribusi di semua lini kehidupan politik, ekonomi, pendidikan, bahkan bidang-bidang yang dulunya dianggap terlalu teknis atau maskulin seperti penerbangan.

Sebagai perempuan Papua yang kini berada di pucuk pimpinan nasional, Ribka Haluk menyampaikan pesan kuat untuk seluruh perempuan Indonesia di Hari Kartini.

“Perempuan harus bangkit, perempuan harus mentransformasi diri—berubah dari sisi mindset sampai semuanya. Dan sekali-kali jangan katakan ‘saya tidak bisa,’ tetapi katakan ‘saya mampu, saya siap, dan saya tetap maju!’” serunya dengan suara bergetar karena semangat.

Pernyataan itu bukan hanya sebuah motivasi, tetapi juga refleksi dari perjalanan panjang perempuan Indonesia, khususnya dari kawasan timur, dalam menembus ruang-ruang kepemimpinan yang selama ini didominasi oleh laki-laki.

Ribka Haluk, dalam segala ketegasan dan kelembutan yang ia bawa, adalah wajah dari Kartini masa kini. Ia adalah cermin perjuangan perempuan Indonesia yang tak pernah lelah bermimpi, bekerja, dan memimpin untuk perubahan. Dan dari ujung Papua, suara Kartini dari Timur kini menggema untuk menyemangati perempuan dari seluruh penjuru negeri bahwa saat ini adalah waktunya perempuan Indonesia untuk bangkit, memimpin, dan membentuk masa depan bangsa

Penulis : Gin

Editor : A. Buendi

Berita Terkait

Kabupaten Nduga Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026, Diakui Sebagai Pemerintahan Kabupaten Terbaik dalam Upaya Penurunan Kemiskinan Nasional
Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda Resmi Buka Latsar CPNS Formasi 2024, 665 Peserta Didorong Menjadi ASN Profesional, Berintegritas dan Siap Melayani Masyarakat
Polemik Penetapan Anggota DPRK Jalur Otsus Mengemuka, Warga Lima Wilayah Adat Jayawijaya Tuntut Penjelasan Gubernur Papua Pegunungan
Polres Jayawijaya Tingkatkan Patroli Pencegahan Kejahatan 3C, Personel Sisir Kawasan Bandara hingga Pasar Tradisional di Wamena
Sat Binmas Polres Jayawijaya Imbau Pelajar SMKS YAPESLI Wamena Jauhi Narkoba dan Bijak Bermedia Sosial
Polda Papua Tengah Kerahkan Operasi Patuh Noken 2026 Selama 14 Hari, Pengendara Melawan Arus hingga Pelaku Balap Liar Jadi Sasaran Utama
BMKG Catat 788 Titik Panas di Papua Pegunungan, Kabut Asap Ganggu Penerbangan
Kabut Asap Karhutla Masih Selimuti Wamena, Penerbangan Penumpang dan Kargo Belum Kembali Normal hingga Akhir Oktober

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:46 WIT

Kabupaten Nduga Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026, Diakui Sebagai Pemerintahan Kabupaten Terbaik dalam Upaya Penurunan Kemiskinan Nasional

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:38 WIT

Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda Resmi Buka Latsar CPNS Formasi 2024, 665 Peserta Didorong Menjadi ASN Profesional, Berintegritas dan Siap Melayani Masyarakat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:15 WIT

Polemik Penetapan Anggota DPRK Jalur Otsus Mengemuka, Warga Lima Wilayah Adat Jayawijaya Tuntut Penjelasan Gubernur Papua Pegunungan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35 WIT

Polres Jayawijaya Tingkatkan Patroli Pencegahan Kejahatan 3C, Personel Sisir Kawasan Bandara hingga Pasar Tradisional di Wamena

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:32 WIT

Sat Binmas Polres Jayawijaya Imbau Pelajar SMKS YAPESLI Wamena Jauhi Narkoba dan Bijak Bermedia Sosial

Berita Terbaru