Ribka Haluk Bangga dan Terharu Melihat Siswa SD Asal Nabire Mampu Menjawab Pertanyaan Presiden RI

- Penulis

Jumat, 24 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NABIRE- Penjabat Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos., MM merasa bangga dan terharu melihat seorang siswi kelas IV SD asal Nabire, Fanita Tenouye mampu menjawab pertanyaan perkalian dari Presiden RI Joko Widodo sehingga dihadiahi sebuah sepeda. Momentum itu terjadi saat Presiden bertemu dengan sejumlah pelajar di Biak Numfor, Provinsi Papua, Rabu (22/11/2023).

Momentum itu kemudian diabadikan dan diunggah di media sosial oleh @cecesunandar263, terlihat Presiden dengan mengenakan baju putih kewalahan menghadapi para pelajar yang ingin bertanya atau menunggu pertanyaan untuk dijawab. Kemudian tanpak seorang siswi yang berasal dari sekolah di Kabupaten Nabire untuk maju kedepan.

Lalu kemudian Presiden bertanya Namanya, siswi itu lantas menjawab Fanita Tenouye, yang kemudian susah di ucapkan Presiden. “Namanya bagus-bagus dan sulit-sulit,” katanya.

Kemudian Presiden pun langsung memberikan pertanyaan 51 x 12, yang kemudian tanpa berfikir Fanita Tenouye yang diketahui duduk dibangku kelas IV SD itu menjawab 612. Saat itu juga Presiden lansung memberikannya sepeda sebagai hadiah.

“Benar. Sudah dapat hadiah sepeda,” tuturnya.

Penjabat Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos., MM mengaku bangga, senang dan terharu melihat siswi SD asal Nabire bisa mendapat kesempatan bertemu dengan Presiden, bahkan mampu menjawab tantangan dari Presiden sehingga dihadiahi sepeda.

“Jadi tatap muka para pelajar dengan Presiden di Biak Numfor, kami kirim 10 siswa dari Nabire didampingi 3 gurunya dan 10 pelajar dari Mimika didampingi 2 gurunya. Puji Tuhan diantara para pelajar kami bisa langsung berinteraksi dengan Presiden, bahkan mampu menjawab tantangan dari Presiden. Tentu ini sangat membanggakan kami,” tuturnya.

Ribka Haluk menerangkan sejak 4 Oktober 2023 lalu, pemerintah telah menerapkan pembelajaran dengan metode Gasing fase pertama di Kabupaten Nabire, Mimika, Paniai dan Deiyai. Ia menilai sejak penerapan belajar metode Gasing telah terlihat adanya perubahan signifikan dialami para pelajar khususnya dari segi perubahan karakter.

“Karakater anak-anak kita sudah terlihat mulai berani berinteraksi dan niat belajarnya semakin tinggi. Tentu ini membanggakan kami, karena kini anak-anak sudah mampu menunjukkan dan menepis stigma, tentang anak-anak Papua yang selama ini dianggap tidak mampu berbuat banyak,” katanya.

Ribka Haluk menilai apa yang ditunjukan oleh Fanita Tenouye tentu mengharumkan nama baik Pemerintah Provinsi Papua Tengah. Ia beranggapan Fanita bukan hanya sekedar mendapatkan sepeda dari Presiden, melainkan mampu menyuntik semangat anak-anak di Papua Tengah untuk lebih giat lagi belajar.

“Fanita adalah siswi pelajar dengan metode Gasing fase 1 yang diselenggarakan selama 17 hari di Kabupaten Nabire. Kemajuan yang besar telah dialami pada anak-anak kami, ini adalah visi kami untuk mencerdaskan anak-anak di Provinsi Papua Tengah dan kedepan 8 kabupaten akan mengikuti sekolah Gasing ini. Bagi Fanita selamat telah mendapat sepeda dan terima kasih telah menjadi motivtasi bagi anak-anak lainnya,” pungkasnya.(gin)

Penulis : Gin

Editor : A. Buendi

Berita Terkait

Pemkab Nduga Salurkan 2,5 Ton Beras untuk Warganya Yang Mengungsi di Distrik Walaik Kabupaten Jayawijaya
Tak Hanya Terima Bantuan, Guru Dibekali Keterampilan Operasikan Starlink
HUT Polwan ke-78: Polwan Polres Jayawijaya Gelar Bakti Sosial di Pasar Potikelek
Kadis Kominfo Akbar: Internet Harus Jadi Sumber Belajar, Bukan Sekadar Hiburan
Bupati Yuni Wonda: Pendidikan Prioritas, Generasi Muda Harus Melek Teknologi
Apresiasi FOCIM Kota Jayapura, BTM: Keluarga Diberkati, Kota Diberkati
Sosialisasi Stunting Digelar Serentak di Distrik Ilu dan Dokome
DP3AKB Puncak Jaya Gelar Edukasi Gizi, Libatkan Keluarga dan Tenaga Kesehatan

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 18:24 WIT

Pemkab Nduga Salurkan 2,5 Ton Beras untuk Warganya Yang Mengungsi di Distrik Walaik Kabupaten Jayawijaya

Kamis, 3 September 2026 - 17:03 WIT

Tak Hanya Terima Bantuan, Guru Dibekali Keterampilan Operasikan Starlink

Kamis, 3 September 2026 - 15:46 WIT

HUT Polwan ke-78: Polwan Polres Jayawijaya Gelar Bakti Sosial di Pasar Potikelek

Kamis, 3 September 2026 - 15:18 WIT

Kadis Kominfo Akbar: Internet Harus Jadi Sumber Belajar, Bukan Sekadar Hiburan

Kamis, 3 September 2026 - 14:16 WIT

Bupati Yuni Wonda: Pendidikan Prioritas, Generasi Muda Harus Melek Teknologi

Berita Terbaru