RAPBD 2026 Diserahkan, 11 Perda Disahkan: Papua Pegunungan Mantap Melangkah

- Penulis

Selasa, 2 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 1 Desember 2025 — Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menunjukkan langkah progresif dalam pengelolaan keuangan daerah. Bersama Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) Papua Pegunungan, mereka secara resmi menyerahkan Dokumen Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) RAPBD Tahun Anggaran 2026 kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta.

Penyerahan yang berlangsung di Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri ini menjadi tonggak penting menuju evaluasi dan penetapan APBD 2026. Tak hanya cepat, Papua Pegunungan juga mencatat prestasi: menjadi provinsi tercepat kedua di Papua Raya dan ke-12 dari 38 provinsi se-Indonesia dalam menyerahkan dokumen RAPBD.

“Puji Tuhan, ini buah kerja keras bersama. Kami berharap APBD bisa segera dijalankan awal tahun depan untuk mempercepat pembangunan dan pelayanan publik,” ujar Wasuok Demianus Siep, Penjabat Sekda sekaligus Ketua Tim Pengelola Anggaran Daerah (TPAD).

Sebelumnya, DPR Papua Pegunungan telah menyetujui APBD Induk 2026 senilai Rp1,2 triliun dalam Rapat Paripurna pada 28 November 2025. Ketua DPRP, Yos Elopere, menyampaikan apresiasi atas kelancaran proses pembahasan dan menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang akuntabel dan berpihak pada masyarakat di delapan kabupaten.

Tak hanya itu, DPR juga menetapkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp169,8 miliar, dengan mayoritas berasal dari pajak daerah. Langkah ini menunjukkan komitmen kuat untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah.

Sebagai pelengkap, DPR Papua Pegunungan juga mengesahkan 11 Raperdasi menjadi Peraturan Daerah. Isinya mencakup isu strategis seperti peningkatan gizi masyarakat, pelestarian budaya asli, insentif investasi, hingga RPJMD dan RPJPD yang menjadi peta jalan pembangunan jangka menengah dan panjang.

Dengan langkah cepat dan strategis ini, Papua Pegunungan menegaskan diri sebagai provinsi muda yang serius membangun. Tahun 2026 pun diharapkan menjadi momentum percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di jantung Pegunungan Papua.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Pemprov Papua Pegunungan

Berita Terkait

Pemkab Nduga Salurkan 2,5 Ton Beras untuk Warganya Yang Mengungsi di Distrik Walaik Kabupaten Jayawijaya
Tak Hanya Terima Bantuan, Guru Dibekali Keterampilan Operasikan Starlink
HUT Polwan ke-78: Polwan Polres Jayawijaya Gelar Bakti Sosial di Pasar Potikelek
Kadis Kominfo Akbar: Internet Harus Jadi Sumber Belajar, Bukan Sekadar Hiburan
Bupati Yuni Wonda: Pendidikan Prioritas, Generasi Muda Harus Melek Teknologi
Apresiasi FOCIM Kota Jayapura, BTM: Keluarga Diberkati, Kota Diberkati
Sosialisasi Stunting Digelar Serentak di Distrik Ilu dan Dokome
DP3AKB Puncak Jaya Gelar Edukasi Gizi, Libatkan Keluarga dan Tenaga Kesehatan

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 18:24 WIT

Pemkab Nduga Salurkan 2,5 Ton Beras untuk Warganya Yang Mengungsi di Distrik Walaik Kabupaten Jayawijaya

Kamis, 3 September 2026 - 17:03 WIT

Tak Hanya Terima Bantuan, Guru Dibekali Keterampilan Operasikan Starlink

Kamis, 3 September 2026 - 15:46 WIT

HUT Polwan ke-78: Polwan Polres Jayawijaya Gelar Bakti Sosial di Pasar Potikelek

Kamis, 3 September 2026 - 15:18 WIT

Kadis Kominfo Akbar: Internet Harus Jadi Sumber Belajar, Bukan Sekadar Hiburan

Kamis, 3 September 2026 - 14:16 WIT

Bupati Yuni Wonda: Pendidikan Prioritas, Generasi Muda Harus Melek Teknologi

Berita Terbaru