Daerah

Rakornas 2026: Sinergi Pusat dan Daerah Menuju Indonesia Emas 2045

Jakarta, – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengikuti arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang berlangsung di Sentul Internasional Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

Rapat tersebut digelar untuk mengoptimalkan capaian berbagai program prioritas Presiden Prabowo. Tema Rakornas tahun ini adalah “Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045”.

Program prioritas Presiden diantaranya penanganan Kebijakan Ekonomi, Investasi, dan Energi. Sementara program strategis yakni Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Swasembada Pangan, Kampung Nelayan Merah Putih, dan Makan Bergizi Gratis. Serta peran Jaksa Agung, Polri, TNI, dan KPK dalam melakukan pengawasan.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo menegaskan kepada daerah harus memahami peran sebagai pelayan rakyat, dengan bersama berjuang menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia.

“Kita tidak boleh menyerah. Kita tidak boleh takut dengan kesulitan. Kita tidak boleh mengatakan aduh, apa bisa dan apa mampu karena disini banyak kelompok kelompok yang selalu menimbulkan keraguan,” katanya.

Prabowo menegaskan, sebagai pemimpin tidak boleh menyerah sebelum bertanding karena Indonesia memiliki kekayaan alam yang sangat-sangat banyak, tapi belum dikelola secara baik.

“Sekarang saya ajak kita semua. Mari kita sebagai pemimpin, mulai sekarang membulatkan tekad untuk membenahi diri kita dan unsur kita dan lingkungan kita dan lingkaran kita untuk menyelamatkan, menjaga dan mengelola kekayaan alam untuk kepentingan rakyat,” tegasnya.

“Tidak ada urusan, saudara berasal dari partai mana. Tidak ada gunanya kita ribut terus karena dunia ini berkembang sangat cepat. Intinya, saudara-saudara dipilih untuk bekerja bagi seluruh rakyat Indonesia,” tegasnya lagi.

Kepada seluruh kepala daerah, Prabowo berpesan agar tidak boleh ada permusuhan, tidak boleh ada sakit hati. “Kalah menang biasa, karena kita mengabdi untuk bangsa dan rakyat Indonesia,” katanya.

Sementara Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavianmenegaskan, 2026 menjadi tahun kedua pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, yang merupakan penjabaran visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Keberhasilan tersebut perlu terus dioptimalkan tahun ini dengan menyelaraskan langkah pemerintah pusat dan daerah,” kata Tito. (*)

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Turnamen Kapolda Papua Tengah Cup 2026 Lahirkan Juara Muda Bulutangkis di Mimika

TIMIKA – Turnamen Badminton Kapolda Papua Tengah Cup 2026 tingkat SD, SMP, dan SMA resmi…

1 jam ago

Kapolda Papua Tengah : Ajak Masyarakat Rayakan Final Piala Dunia dengan Sportivitas

NABIRE – Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para pendukung…

2 jam ago

Meriah! Balap Perahu 15 PK HUT Bhayangkara Pecah di Nabire

NABIRE – Polda Papua Tengah sukses menyelenggarakan Lomba Balap Perahu Mesin Tempel 15 PK dalam…

3 jam ago

PN Jayapura Nyatakan Penetapan Tersangka LL Sah Menurut Hukum

Wamena – Gugatan praperadilan yang diajukan kuasa hukum mantan Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten…

20 jam ago

Kapolres Mimika Terkesan Wajah Bersih Kampung Kokona

TIMIKA – Kesan pertama yang dirasakan Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak saat menginjakkan kaki…

20 jam ago

Distrik Yigi, Dal, Mbua, dan Mbulmu Yalma Terima Bantuan Beras dari Pemkab Nduga

Nduga – Pemerintah Kabupaten Nduga melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menyalurkan bantuan pangan berupa 4…

21 jam ago