Polres Dogiyai Pastikan Nopison Tebai Anggota KKB Tewas dalam Kontak Tembak

- Penulis

Minggu, 10 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dogiyai – Polres Dogiyai meengaskan bahwa Nopison Tebai (21) meruapakan salah seorang pelaku penembakan terhadap sopir lintas Dogiyai-Paniai yang terafiliasi dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) TPNPB-OPM Kodap XI Odiyai Dogiyai Batalyon 03 Degeianouda.

“Kita memastikan bahwa yang tewas saat kontak tembak tadi adalah anggota KKB. Pada saat kita amankan lokasi tempat kejadian perkara, dari tangannya kita temukan senjata api rakitan dan amunisi kaliber 5,56,” ungkap Kapolres Dogiyai AKBP Denis Arya Putra, Minggu (10/5/2026) malam.

Identitas Anggota KKB yang Ditembak Mati Menurut Denis, orang yang tewas diduga merupakan anggota TPNPB-OPM Kodap XI Odiyai Dogiyai Batalyon 03 Degeianouda atas nama Napison Tebai.

Selain ditemukannya senjata api, ungkap Denis, di lokasi kejadian juga ditemukan sejumlah barang bukti berupa tiga parang, satu kampak, busur panah, anak panah, telepon genggam dan tas noken yang berisikan sejumlah dokumen tentang struktur organisasi kelompok KKB Kodap XI Odiyai/Dogiyai.

“Jadi ada beberapa dokumen dan buku yang dimiliki pelaku tentang struktur organisasi KKB Kodap XI Odiyai/Dogiyai dan KNPB. Selain itu ada juga foto ditemukan dari telepon genggamnya pelaku menggunakan atribut KKB sambil memegang senjata api,” lugasnya.

Denis menegaskan langkah tegas yang diambil kepolisian merupakan respon dari adanya laporan masyarakat atas ulah kelompok KKB yang melakukan serangkaian gangguan keamanan terhadap sopir lintas di Jalur Trans Nabire-Paniai tepatnya di Kampung Idadagi, Distrik Dogiyai.

“Jadi saat kami merespon laporan masyarakat, langsung mendapat tembakan dari kelompok KKB. Kemudian anggota pun melakukan tindakan tegas dan terukur untuk melumpuhkan para pelaku,” pungkasnya.

Denis menegaskan bahwa informasi yang menyebutkan korban merupakan seorang pelajar hingga saat ini belum terbukti dan masih dalam proses pendalaman oleh aparat kepolisian. Ia meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh narasi yang dapat memperkeruh situasi keamanan di tengah masyarakat.

“Kami berharap masyarakat tidak termakan isu-isu liar yang sengaja disebarkan oleh pihak-pihak tertentu. Informasi yang menyebut korban adalah pelajar belum dapat dipastikan kebenarannya dan saat ini masih dalam proses penyelidikan,” ujar Kapolres Dogiyai

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Polda Papua Tengah

Berita Terkait

Datangi Keluarga Korban Penikaman di Pomako, Kapolres Mimika Pastikan Tersangka Diproses Hukum
Gereja Bersatu: Hentikan Militerisasi, Utamakan Dialog di Papua
Kunjungan Kapolres ke Kejari Mimika, Momentum Tingkatkan Koordinasi Penegakan Hukum
Wamendagri Minta Pemda Segera Rampungkan Rencana Aksi Percepatan Dana Otsus
Korwil Mahasiswa Studi Diminta Jujur, Pemerintah Lanny Jaya Siap Tindak Tegas Jika Ada Manipulasi
Pj Sekda Yapen Pimpin Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting, Bantuan Gizi Disalurkan di Ambai
Kembali ke Tanah Kamoro, Menjadi Kapolres Mimika Adalah Cita-Cita AKBP Alredo Rumbiak
Kapolda Papua Tengah Jermias Rontini Silaturahmi ke Kejati Papua, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:57 WIT

Datangi Keluarga Korban Penikaman di Pomako, Kapolres Mimika Pastikan Tersangka Diproses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:07 WIT

Gereja Bersatu: Hentikan Militerisasi, Utamakan Dialog di Papua

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:29 WIT

Kunjungan Kapolres ke Kejari Mimika, Momentum Tingkatkan Koordinasi Penegakan Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:56 WIT

Wamendagri Minta Pemda Segera Rampungkan Rencana Aksi Percepatan Dana Otsus

Jumat, 17 Juli 2026 - 05:50 WIT

Korwil Mahasiswa Studi Diminta Jujur, Pemerintah Lanny Jaya Siap Tindak Tegas Jika Ada Manipulasi

Berita Terbaru