Tokoh Papua Pegunungan Dopen Wakerkwa Minta Kritik Ismail Asso Disertai Data dan Solusi, Bukan Sekadar Pernyataan dari Jakarta

- Penulis

Jumat, 25 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAMENA – Tokoh dan intelektual Papua Pegunungan, Dopen Wakerkwa, SH, menyayangkan sikap salah satu anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Pegunungan, Ismail Asso, yang dinilai kerap menyampaikan kritik terhadap Gubernur Papua Pegunungan tanpa disertai data dan solusi konkret.

Dopen menilai kritik terhadap pemerintah merupakan bagian dari kehidupan demokrasi. Namun, menurut dia, kritik seharusnya disampaikan berdasarkan data yang jelas serta menawarkan solusi yang dapat membantu pemerintah menjawab berbagai persoalan masyarakat.

Ia juga mempertanyakan aktivitas Ismail Asso sebagai anggota MRP Papua Pegunungan yang disebutnya lebih banyak berada di Jakarta dibandingkan menjalankan tugas dan menyerap aspirasi masyarakat di Papua Pegunungan.

“Bapak Ismail seharusnya hadir dan melayani masyarakat di Papua Pegunungan. Jangan hanya berada di Jakarta kemudian terus memberikan kritik kepada Gubernur tanpa disertai data dan solusi,” ujar Dopen.

Dopen yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lanny Jaya tersebut mengatakan, sebagai partai pendukung dan pengusung Gubernur Papua Pegunungan, pihaknya berkepentingan memastikan setiap kritik terhadap pemerintah disampaikan secara proporsional dan berdasarkan fakta.

Ia menegaskan, pihaknya tidak mempersoalkan kritik yang disampaikan kepada pemerintah. Namun, kritik tersebut, kata dia, harus diarahkan untuk memperbaiki pelayanan dan mempercepat pembangunan di Papua Pegunungan.

“Kalau ada persoalan, mari kita duduk bersama. Hadir di Papua Pegunungan, bertemu rakyat, dengarkan keluhan mereka, kemudian bersama-sama mencari jalan keluar,” katanya.

Dopen juga mengajak seluruh unsur pemerintahan dan lembaga representasi masyarakat di Papua Pegunungan untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka. Menurutnya, Gubernur, MRP, DPR Papua Pegunungan, serta berbagai elemen masyarakat perlu duduk bersama membahas persoalan daerah dan merumuskan langkah konkret untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Saudara sebagai anggota MRP datang dan duduk bersama rakyat di Papua Pegunungan. Jangan hanya berbicara dari luar Papua. Mari duduk bersama Gubernur, Ketua MRP, Ketua DPR Papua Pegunungan dan seluruh elemen masyarakat. Kita atur honai bersama, mencari jalan bagaimana masyarakat Papua Pegunungan bisa hidup lebih sejahtera dan bermartabat,” tegasnya.

Dopen mengatakan, pihaknya juga akan menelusuri berbagai persoalan yang menjadi dasar kritik terhadap pemerintah hingga tuntas. Ia menyebut, langkah tersebut diperlukan agar setiap pernyataan yang disampaikan kepada publik dapat dipertanggungjawabkan.

Ia menambahkan bahwa partai pendukung dan mengapresiasi Gubernur Papua Pegunungan Jhon Tabo sebagai tokoh politik senior di Papua Pegunungan dan hal ini menurutnya Ismail Asso juga dapat menghargai hal tersebut.

Selain itu, Dopen menyampaikan bahwa pihaknya mempertimbangkan langkah hukum terkait pernyataan-pernyataan yang dinilainya tidak berdasar. Ia menyebut kemungkinan laporan kepada aparat penegak hukum, termasuk Polda Papua maupun Mabes Polri.

Selain itu Dana Otsus dan juga Perkantoran yang belum dibangun yang sering dikritik, menurut Dopen seharusnya Ismail Asso mempertanyakan hal tersebut kepada kepementerian terkait bukan hanya menyerang Gubernur Papua Pegunungan.

“Kan Bapak di Jakarta terus bisa tanya Presiden kah, Wakil Presiden kah atau Menteri terkait to. Itu juga harus disampaikan kenapa dana otsus sampai seperti itu, kenapa kantor Gubernur itu belum dibagun, tanya juga Kementerianlah baru itu berimbang dan ada data serta solusinya,”Tegasnya.

Meski demikian, Dopen menekankan bahwa penyelesaian berbagai persoalan Papua Pegunungan seharusnya mengedepankan dialog dan kepentingan masyarakat.

“Yang paling penting adalah kepentingan rakyat. Kita semua adalah anak Papua Pegunungan. Karena itu, mari kita bersatu, saling menghargai dan bersama-sama mencari solusi untuk pembangunan serta kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : Gin

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Polres Nduga Gelar Pembinaan Mental dan Rohani, Personel Didorong Perkuat Iman dan Integritas dalam Melayani Masyarakat
Seleksi PAG dan SBP Polri 2026 Dimulai, Peserta di Papua Tengah Teken Pakta Integritas untuk Proses Bersih, Transparan, dan Akuntabel
Kapolda Papua Tengah Kirim 43 Jenis Obat dan Vitamin ke Beoga, Wujudkan Kepedulian terhadap Pelayanan Kesehatan Masyarakat Pedalaman
Pemerintah Papua Pegunungan Bersama TNI-Polri dan Forkopimda Gelar Rakor Kamtibmas, Perkuat Sinergi Jaga Keamanan dan Dukung Pembangunan Daerah
BTM Kukuhkan PAC PDI Perjuangan Jayapura, Ingatkan SK Adalah Mandat untuk Bekerja dan Melayani Rakyat
Gubernur John Tabo Terima Sertifikat KIPP Gunung Susu Dari BPN Jayawijaya
Rapat Koordinasi Kamtibmas di Wamena, Kapolda Papua Tegaskan Perlunya Evaluasi Bersama TNI, Polri dan Pemerintah Daerah Hadapi Ancaman Keamanan
Tim Olmek Nawa Serukan Netralitas Pemerintah dan SC-OC dalam Rapimpurda Hingga Musda KNPI Yahukimo

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 08:34 WIT

Tokoh Papua Pegunungan Dopen Wakerkwa Minta Kritik Ismail Asso Disertai Data dan Solusi, Bukan Sekadar Pernyataan dari Jakarta

Kamis, 24 September 2026 - 13:39 WIT

Polres Nduga Gelar Pembinaan Mental dan Rohani, Personel Didorong Perkuat Iman dan Integritas dalam Melayani Masyarakat

Kamis, 24 September 2026 - 13:23 WIT

Seleksi PAG dan SBP Polri 2026 Dimulai, Peserta di Papua Tengah Teken Pakta Integritas untuk Proses Bersih, Transparan, dan Akuntabel

Kamis, 24 September 2026 - 13:01 WIT

Kapolda Papua Tengah Kirim 43 Jenis Obat dan Vitamin ke Beoga, Wujudkan Kepedulian terhadap Pelayanan Kesehatan Masyarakat Pedalaman

Kamis, 24 September 2026 - 06:20 WIT

Pemerintah Papua Pegunungan Bersama TNI-Polri dan Forkopimda Gelar Rakor Kamtibmas, Perkuat Sinergi Jaga Keamanan dan Dukung Pembangunan Daerah

Berita Terbaru