NABIRE – Polda Papua Tengah memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta berbagai bencana alam di wilayah Papua Tengah. Langkah tersebut dilakukan menyusul arahan Wakapolri dalam rapat koordinasi pencegahan dan penanganan karhutla yang digelar secara daring melalui Zoom, Kamis (30/7/2026).
Rapat koordinasi tersebut dipimpin Wakapolri dan diikuti sejumlah kementerian serta lembaga terkait, di antaranya Kementerian Kehutanan, BNPB, BMKG, Basarnas, dan Kementerian Lingkungan Hidup.
Dari Papua Tengah, rapat diikuti Wakapolda Papua Tengah Kombes Pol Gustav R. Urbinas bersama jajaran pejabat utama Polda Papua Tengah.
Gustav mengatakan, meski Papua Tengah tidak termasuk wilayah yang saat ini menjadi salah satu daerah dengan potensi tinggi kebakaran hutan akibat fenomena El Nino, pihaknya tidak ingin lengah. Kesiapsiagaan tetap ditingkatkan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana.
“Memang daerah kita tidak menjadi salah satu lokasi bencana kebakaran hutan akibat fenomena El Nino dan puncak musim kebakaran pada Juli 2026. Namun kami tidak mau lengah. Kami tetap siaga dalam bentuk antisipasi dan kesiapan pasukan,” ujar Gustav.
Menurutnya, kesiapsiagaan tidak hanya difokuskan pada ancaman karhutla, tetapi juga mencakup potensi bencana alam lainnya, termasuk di wilayah perairan laut Papua Tengah.
Polda Papua Tengah, lanjut Gustav, akan melakukan pemetaan terhadap daerah-daerah yang memiliki potensi terjadi kebakaran hutan maupun bencana alam. Pemetaan tersebut dinilai penting sebagai langkah awal untuk menentukan pola antisipasi dan mempercepat respons apabila terjadi bencana.
“Kita juga akan melakukan pemetaan daerah-daerah yang berpotensi terjadi kebakaran hutan maupun bencana alam di wilayah perairan laut,” katanya.
Selain pemetaan, Polda Papua Tengah juga akan memperkuat koordinasi dan sinergi bersama instansi terkait. Langkah ini diperlukan untuk memastikan seluruh unsur memiliki kesiapan yang sama ketika menghadapi kondisi darurat.
“Kita akan meningkatkan koordinasi lintas instansi sehingga dapat memastikan kesiapan apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan akibat fenomena alam,” ujar Gustav.
Penulis : Gin
Editor : A. Buendi
Sumber Berita: Polda Papua Tengah















