Dari Gotong Royong, Harapan Keamanan Warga Paronggo Mulai Dibangun

- Penulis

Senin, 14 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MIMIKA — Pagi itu, bukan hanya tiang yang ditegakkan di Kampung Paronggo. Bersama masyarakat, personel Polsek Mimika Barat mulai membangun harapan baru akan pelayanan keamanan yang lebih dekat, cepat dan mudah dijangkau warga, Minggu (13/9/2026).

Personel kepolisian bersama warga mulai mengerjakan pemasangan umpak dan tiang bangunan. Kapolsek Mimika Barat Ipda Muhamad Yani bahkan turut turun langsung bersama anggotanya, berbaur dengan kepala kampung, kepala suku, tokoh masyarakat hingga kaum perempuan yang ikut memberikan dukungan.

Kegiatan tersebut menjadi gambaran kuat bahwa pembangunan Pospol bukan semata-mata pembangunan sebuah bangunan, tetapi lahir dari kebutuhan dan harapan masyarakat agar kehadiran polisi semakin dekat dengan kehidupan warga.

Kepala Kampung Paronggo Timotius Atapea, Kepala Suku Paronggo Welem Tepa, tokoh masyarakat dan warga setempat turut ambil bagian dalam proses pembangunan secara swadaya.

Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang kegiatan. Setelah beristirahat dan makan siang sekitar pukul 12.00 WIT, pekerjaan kembali dilanjutkan. Pemasangan umpak dan tiang bangunan berlangsung hingga sekitar pukul 15.30 WIT.

Pembangunan selanjutnya akan dilakukan secara bertahap hingga Pospol tersebut selesai dan dapat dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan kepolisian di Kampung Paronggo.

Kapolsek Mimika Barat Ipda Muhamad Yani mengapresiasi dukungan masyarakat yang secara sukarela ikut terlibat dalam pembangunan tersebut.

“Pembangunan Pospol ini merupakan bentuk sinergi antara Polri dan masyarakat. Kami sangat mengapresiasi kepedulian warga yang ikut bergotong royong. Kehadiran Pospol ini nantinya diharapkan bukan hanya menjadi tempat bertugas anggota, tetapi menjadi rumah pelayanan bagi masyarakat,” ujar Yani.

Ia menegaskan, kedekatan polisi dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.

“Kami akan terus mengedepankan koordinasi dan kolaborasi. Kalau polisi dan masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan, setiap persoalan dapat lebih cepat diketahui dan diselesaikan dengan baik,” katanya.

Penulis : Gin

Editor : A. Buendi

Sumber Berita: Polda Papua Tengah

Berita Terkait

Launching Sekolah Sepanjang Hari, Kapolres Puncak Jaya Bicara Masa Depan Anak Papua
Ribka Haluk Klarifikasi Isu OAP: Jangan Terpengaruh Informasi Keliru
Sidang Mediasi Sengketa Lahan Wamena Dijadwalkan 22 September
Bhayangkari Papua Tengah Salurkan 24 Koli Bantuan untuk Korban Kebakaran Paniai
Kapolres Puncak Jaya Dorong Pelajar Jadi Pemimpin Masa Depan Lewat Saka Bhayangkara
Bupati Nduga Yoas Beon Tinjau Ruas Jalan Kenyam–Krepkuri–Mumugu Sepanjang 23 Km, Dorong Perhatian Pemerintah Pusat untuk Perbaikan Infrastruktur Strategis
Polres Paniai Perketat Patroli Malam Pascateror Pembakaran Rumah Warga
Pemkab Nduga Salurkan 4 Ton Beras ke Empat Distrik, Wujud Kepedulian Hadapi Dampak Kekeringan yang Mengancam Ketersediaan Pangan Masyarakat

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 14:09 WIT

Launching Sekolah Sepanjang Hari, Kapolres Puncak Jaya Bicara Masa Depan Anak Papua

Senin, 14 September 2026 - 07:05 WIT

Dari Gotong Royong, Harapan Keamanan Warga Paronggo Mulai Dibangun

Senin, 14 September 2026 - 06:54 WIT

Ribka Haluk Klarifikasi Isu OAP: Jangan Terpengaruh Informasi Keliru

Minggu, 13 September 2026 - 06:02 WIT

Sidang Mediasi Sengketa Lahan Wamena Dijadwalkan 22 September

Minggu, 13 September 2026 - 05:51 WIT

Bhayangkari Papua Tengah Salurkan 24 Koli Bantuan untuk Korban Kebakaran Paniai

Berita Terbaru