PMKRI Timika Gelar Launching dan Bedah Buku Hasil Karyanya Berjudul, “KAMORO” Kebudayaan Masyarakat dan Perubahan Sosial

- Penulis

Selasa, 23 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMIKA-Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Timika Santa Theresia menggelar kegiatan Launching dan Bedah Buku hasil karyanya berjudul “KAMORO” Kebudayaan Masyarakat dan Perubahan Sosial. Kegiatan ini berlangsung di Aula Hotel Cendrawasih 66, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Senin (22/4/2024).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob dengan menghadirkan para penanggap, yakni Guru Besar Sosiologi Universitas Cenderawasih, Prof. Dr.Drs. Avelinus Lefaan, MS, Tokoh Intelektual Suku Kamoro, Dr. Leonardus Tumuka, S.IP., M.Si, Tokoh Masyarakat Kamoro, Dominggus Kapiyau, S.Sos., M.Si, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Pusat PMKRI, Christian A.D. Rettob dan Editor Buku, Roberthus Yewen, S.Sos., M.Si.

Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob menyampaikan, apresiasi terhadap PMKRI Mimika yang sudah menulis dan menerbitkan buku “KAMORO” Kebudayaan Masyarakat dan Perubahan Sosial.

 

“Buku ini bisa menjadi referensi bacaan bagi semua kalangan, terutama masyarakat Mimika, khususnya Suku Kamoro,” ungkapnya.

 

Setelah membaca buku ini, John berharp dapat menambah wawasan dan bisa lebih tahu tentang suku, adat dan budaya Kamoro yang ada di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

 

“Bagi saya buku ini sudah bagus, tetapi perlu digali lagi terkait kebudayaan Suku Kamoro. Bisa lebih mendalam lagi penulisannya kedepan,” ucapnya.

 

Sementara itu, Ketua Presidium PMKRI Cabang Timika Santo Theresia, Mersi Sundung menjelaskan, buku “KAMORO” Kebudayaan Masyarakat dan Perubahan sosial ini dimulai pada tahun 2022 dengan menghadirkan pemateri yang merupakan senior dan anggota penyatu PMKRI, sekaligus Wartawan Kompas.com dan dosen pengajar mata kuliah Jurnalisme Kebudayaan di Universitas Papua, Roberthus Yewen.

 

“Setelah kami mendapatkan pelatihan menulis, maka selanjutkan melakukan survei dan penelitian selama 2 bulan dengan terjun ke lapangan. Kami lalu ke Kampung Pomako. Lalu karena kendala akomodasi, sehingga kami sempat menunda penelitian,” jelasnya.

 

Meskipun sempat tertunda, namun kata mantan Sekjen PMKRI Cabang Timika ini bahwa pihaknya kembali melanjutkan penelitian dan selanjutnya menyusun buku pada tahun 2023, hingga menyelesaikannya penulisan buku tersebut.

 

“Hari ini, kami sudah melaunching dan membedah bukunya. Ini semua berkat dan dukungan dari semua pihak. Semoga kehadiran buku ini memberikan kontribusi bagi Pemda Kabupaten Mimika dan Suku Kamoro kedepannya,” ujar Mersi.

 

Dia menyatakan, berbagai tanggapan dan masukan yang diberikan oleh para penanggap akan ditindaklanjuti oleh tim penulis buku bersama editor, sehingga kedepan bisa disempurnakan buku tersebut.

 

“Tim kami akan mengkaji ulang buku tersebut dengan berbagai masukan dari para penanggap,” pungkasnya.

 

“Untuk terbitan pertama ini, kami mencetak 100 eksmplar buku,” tutupnya.

Penulis : Gin

Editor : A. Buendi

Berita Terkait

Kabupaten Nduga Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026, Diakui Sebagai Pemerintahan Kabupaten Terbaik dalam Upaya Penurunan Kemiskinan Nasional
Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda Resmi Buka Latsar CPNS Formasi 2024, 665 Peserta Didorong Menjadi ASN Profesional, Berintegritas dan Siap Melayani Masyarakat
Polemik Penetapan Anggota DPRK Jalur Otsus Mengemuka, Warga Lima Wilayah Adat Jayawijaya Tuntut Penjelasan Gubernur Papua Pegunungan
Polres Jayawijaya Tingkatkan Patroli Pencegahan Kejahatan 3C, Personel Sisir Kawasan Bandara hingga Pasar Tradisional di Wamena
Sat Binmas Polres Jayawijaya Imbau Pelajar SMKS YAPESLI Wamena Jauhi Narkoba dan Bijak Bermedia Sosial
Polda Papua Tengah Kerahkan Operasi Patuh Noken 2026 Selama 14 Hari, Pengendara Melawan Arus hingga Pelaku Balap Liar Jadi Sasaran Utama
BMKG Catat 788 Titik Panas di Papua Pegunungan, Kabut Asap Ganggu Penerbangan
Kabut Asap Karhutla Masih Selimuti Wamena, Penerbangan Penumpang dan Kargo Belum Kembali Normal hingga Akhir Oktober

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:46 WIT

Kabupaten Nduga Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026, Diakui Sebagai Pemerintahan Kabupaten Terbaik dalam Upaya Penurunan Kemiskinan Nasional

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:38 WIT

Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda Resmi Buka Latsar CPNS Formasi 2024, 665 Peserta Didorong Menjadi ASN Profesional, Berintegritas dan Siap Melayani Masyarakat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:15 WIT

Polemik Penetapan Anggota DPRK Jalur Otsus Mengemuka, Warga Lima Wilayah Adat Jayawijaya Tuntut Penjelasan Gubernur Papua Pegunungan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35 WIT

Polres Jayawijaya Tingkatkan Patroli Pencegahan Kejahatan 3C, Personel Sisir Kawasan Bandara hingga Pasar Tradisional di Wamena

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:32 WIT

Sat Binmas Polres Jayawijaya Imbau Pelajar SMKS YAPESLI Wamena Jauhi Narkoba dan Bijak Bermedia Sosial

Berita Terbaru