Pj. Sekda Yubelina Enumbi Tegas: ASN Absen Setahun Akan Diberhentikan

- Penulis

Senin, 27 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎Mulia, (Senin, 27/04)_Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Puncak Jaya, Yubelina Enumbi, SE., MM., MH, memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN), instansi vertikal, tenaga honorer, serta organisasi masyarakat. Apel ini dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Otonomi Daerah ke-30 yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Puncak Jaya.

‎Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen ASN dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung jalannya pemerintahan serta pembangunan daerah. Dalam amanatnya, Pj. Sekda menegaskan bahwa pemerintah daerah telah melaksanakan pengecekan terhadap ASN di wilayah Puncak Jaya. Ia mengingatkan agar ASN benar-benar melaksanakan tugas di tempat kerja masing-masing.

‎“Jangan sampai ada ASN yang hanya datang sebentar, menerima gaji, lalu kembali ke kota. Jika terdapat ASN yang sudah satu tahun tidak melaksanakan tugas, maka akan langsung diberhentikan,” tegasnya.

‎Selain itu, beliau menekankan pentingnya disiplin kerja. Walaupun secara nasional terdapat kebijakan Work From Home (WFH), khusus di Kabupaten Puncak Jaya ASN tetap diwajibkan masuk kerja pada hari Jumat. Hal ini dimaksudkan untuk melaksanakan senam bersama serta kegiatan kebersihan di kantor masing-masing. Menurutnya, kebijakan ini tidak hanya menjaga kesehatan ASN, tetapi juga memastikan lingkungan kerja tetap bersih dan nyaman.

‎Dalam kesempatan tersebut, Pj. Sekda juga menyoroti surat edaran terkait keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia menjelaskan bahwa kegiatan perdagangan seperti toko, kios, bengkel, dan warung hanya diperbolehkan buka mulai pukul 07.00 WIT hingga pukul 15.00 WIT. “Namun hingga saat ini masih ada toko yang buka hingga larut malam. Hal ini tidak sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan,” ujarnya.

‎Lebih jauh, beliau menghimbau seluruh ASN untuk memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah dengan menanam ubi-ubian. “Kita tahu bersama bahwa saat ini harga beras sangat mahal. Oleh karena itu, mari kita manfaatkan lahan yang ada untuk menanam pangan lokal. Dengan begitu kita bisa mendukung ketahanan pangan sekaligus mengurangi ketergantungan pada beras,” imbaunya.

‎Pj. Sekda juga memberikan arahan kepada seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar segera melaksanakan kegiatan tahun 2026 sesuai rencana kerja yang telah ditetapkan. “Jangan sampai kita terlambat melaksanakan program. Setiap kegiatan yang dilakukan oleh dinas terkait harus diketahui oleh pimpinan. Dengan koordinasi yang baik, kita bisa memastikan seluruh program berjalan sesuai target,” pungkasnya.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Diskominfo Puncak Jaya

Berita Terkait

Wamendagri Ribka Haluk Dorong RKPD 2027 Papua Pegunungan Selaras Prioritas Nasional
Musrenbang RKPD dan Otsus 2027, John Tabo Tegaskan Komitmen Perkuat Pembangunan Papua Pegunungan
Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Pegunungan dalam Nuansa Syukur
Kondisi Kemanusiaan dan Keamanan Yang tak Terjamin di Tanah Papua Membuktikan Gagalnya Otonomi Daerah Selama 30 Tahun.
Melianus Yatipai Klarifikasi Tuduhan Pencemaran Nama Baik, Tegaskan Komitmen Layani Aspirasi Rakyat Paniai
 Pemprov Papua Pegunungan Peringati Hari OTDA ke-30, Gubernur John Tabo Tekankan Persatuan dan Pelayanan Publik
Wabup Fredi Tabuni Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-XXX di Lanny Jaya
Festival Sagu: Antara Tantangan & Harapan

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 17:40 WIT

Wamendagri Ribka Haluk Dorong RKPD 2027 Papua Pegunungan Selaras Prioritas Nasional

Senin, 27 April 2026 - 17:22 WIT

Musrenbang RKPD dan Otsus 2027, John Tabo Tegaskan Komitmen Perkuat Pembangunan Papua Pegunungan

Senin, 27 April 2026 - 16:59 WIT

Pj. Sekda Yubelina Enumbi Tegas: ASN Absen Setahun Akan Diberhentikan

Senin, 27 April 2026 - 16:29 WIT

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Pegunungan dalam Nuansa Syukur

Senin, 27 April 2026 - 12:06 WIT

Kondisi Kemanusiaan dan Keamanan Yang tak Terjamin di Tanah Papua Membuktikan Gagalnya Otonomi Daerah Selama 30 Tahun.

Berita Terbaru