Pentingnya Posyandu: Puncak Jaya Perkuat Ketahanan Keluarga

- Penulis

Selasa, 23 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mulia, Puncak Jaya – Kamis, 18 Desember 2025-Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) melaksanakan kegiatan Peningkatan Peran dan Pemberdayaan Keluarga serta Organisasi Kemasyarakatan Tingkat Kabupaten, sebagai bagian dari upaya pembangunan keluarga melalui pembinaan ketahanan dan kesejahteraan keluarga.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Bidang Keluarga Berencana DP3AKB Kabupaten Puncak Jaya, Periben Enumbi, SE, yang hadir mewakili Kepala Dinas DP3AKB.

Dalam sambutannya, Periben Enumbi menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Kepala Dinas DP3AKB karena adanya keperluan keluarga yang tidak dapat ditinggalkan. Ia juga mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan atas kesehatan dan kesempatan yang diberikan sehingga seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan baik.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran keluarga dan masyarakat dalam pencegahan stunting, sekaligus meningkatkan pemahaman tentang pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak sejak dini. Sasaran kegiatan meliputi remaja, calon pengantin dan pasangan usia subur (PUS), ibu hamil, ibu pasca persalinan, serta bayi dan balita.

Selain itu, kegiatan ini juga mencakup pemantauan dan pendataan keluarga berisiko stunting sebagai dasar penyusunan intervensi yang tepat sasaran di Kabupaten Puncak Jaya.

Pelaksanaan kegiatan didanai melalui Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2025, sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Periben Enumbi menekankan pentingnya peran ibu dan keluarga dalam memantau pertumbuhan dan perkembangan anak melalui kunjungan rutin ke Posyandu.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap para ibu semakin memahami pentingnya membawa anak ke Posyandu secara rutin untuk memantau berat badan, tinggi badan, dan status gizi anak agar tidak masuk dalam kategori berisiko stunting,” ujarnya.

Ia juga berharap lebih dari 100 peserta yang mengikuti kegiatan ini dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam pengasuhan anak sehari-hari, sehingga angka risiko stunting di Kabupaten Puncak Jaya dapat terus menurun.

Materi pertama disampaikan oleh Martenci Krey, SKM, yang menekankan pentingnya kehadiran ibu secara langsung dalam kegiatan Posyandu, bukan hanya diwakili oleh anggota keluarga lain.

Ia menjelaskan bahwa Posyandu memiliki peran penting dalam:
Pemantauan pertumbuhan dan perkembangan bayi dan balita-
-Pemberian imunisasi sesuai jadwal
-Pemeriksaan kesehatan ibu hamil
-Pendataan keluarga, termasuk kelengkapan administrasi kependudukan

Martenci juga mengingatkan pentingnya kelengkapan dokumen keluarga, seperti Kartu Keluarga, sebagai bagian dari pendataan program kesehatan dan keluarga berencana.

“Penimbangan dan pemeriksaan anak harus dilakukan secara rutin setiap bulan. Walaupun imunisasi sudah lengkap, anak tetap perlu ditimbang untuk memantau pertumbuhannya,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pendataan ibu hamil, bayi, balita, serta calon pengantin sangat penting sebagai dasar intervensi kesehatan dan pencegahan stunting yang berkelanjutan.

Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif dalam sesi diskusi serta penyampaian materi. Perwakilan peserta menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya dan DP3AKB atas pelaksanaan kegiatan yang dinilai sangat bermanfaat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya dan DP3AKB atas kegiatan ini. Materi yang diberikan sangat membantu kami dalam memahami cara menjaga kesehatan ibu dan anak serta pentingnya rutin ke Posyandu,” ujar salah satu perwakilan peserta.

Melalui kegiatan ini, DP3AKB Kabupaten Puncak Jaya berharap terbangunnya kesadaran bersama antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat dalam menjaga kesehatan ibu dan anak.

Dengan kolaborasi yang kuat serta partisipasi aktif keluarga dan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya optimistis upaya pencegahan stunting dapat berjalan efektif dan berkelanjutan demi terwujudnya keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkualitas.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Diskominfo Puncak Jaya

Berita Terkait

Pemkab Nduga Salurkan 2,5 Ton Beras untuk Warganya Yang Mengungsi di Distrik Walaik Kabupaten Jayawijaya
Tak Hanya Terima Bantuan, Guru Dibekali Keterampilan Operasikan Starlink
HUT Polwan ke-78: Polwan Polres Jayawijaya Gelar Bakti Sosial di Pasar Potikelek
Kadis Kominfo Akbar: Internet Harus Jadi Sumber Belajar, Bukan Sekadar Hiburan
Bupati Yuni Wonda: Pendidikan Prioritas, Generasi Muda Harus Melek Teknologi
Apresiasi FOCIM Kota Jayapura, BTM: Keluarga Diberkati, Kota Diberkati
Sosialisasi Stunting Digelar Serentak di Distrik Ilu dan Dokome
DP3AKB Puncak Jaya Gelar Edukasi Gizi, Libatkan Keluarga dan Tenaga Kesehatan

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 18:24 WIT

Pemkab Nduga Salurkan 2,5 Ton Beras untuk Warganya Yang Mengungsi di Distrik Walaik Kabupaten Jayawijaya

Kamis, 3 September 2026 - 17:03 WIT

Tak Hanya Terima Bantuan, Guru Dibekali Keterampilan Operasikan Starlink

Kamis, 3 September 2026 - 15:46 WIT

HUT Polwan ke-78: Polwan Polres Jayawijaya Gelar Bakti Sosial di Pasar Potikelek

Kamis, 3 September 2026 - 15:18 WIT

Kadis Kominfo Akbar: Internet Harus Jadi Sumber Belajar, Bukan Sekadar Hiburan

Kamis, 3 September 2026 - 14:16 WIT

Bupati Yuni Wonda: Pendidikan Prioritas, Generasi Muda Harus Melek Teknologi

Berita Terbaru