Pencaker Papua Pegunungan Dirikan Posko Aksi di Depan Kantor Gubernur, Tuntut Dialog Langsung

- Penulis

Senin, 30 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena – Sejumlah pencari kerja (pencaker) dari Provinsi Papua Pegunungan yang tergabung dalam Forum Pribumi Papua Pegunungan, Aliansi Honorer Nasional, Hi-Labewa, serta koordinator lapangan dari delapan kabupaten mendirikan posko aksi di depan Kantor Gubernur Papua Pegunungan, Senin (30/6/2025).

Di posko tersebut terlihat berbagai perlengkapan seperti kapak, kayu bakar, dan dandang yang digunakan untuk memasak air dan menyeduh kopi, sebagai penghangat selama aksi berlangsung.

Pendirian posko ini merupakan bentuk tuntutan kepada Gubernur Papua Pegunungan dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) atas belum ditanggapinya hasil seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2024.

Ketua Forum Pribumi Papua Pegunungan, Yusup Yikwa, menegaskan bahwa pihaknya akan tetap bertahan sampai ada kepastian pertemuan langsung dengan gubernur.
“Kami akan tetap bertahan di sini dengan membuka posko secara resmi sampai ada kepastian bertemu dengan Gubernur Papua Pegunungan terkait tuntutan kami,” ujarnya.

Adapun tuntutan yang disampaikan para pencaker mencakup:

1. Meminta kebijakan Gubernur terkait 251 formasi CPNS yang belum terisi di Provinsi Papua Pegunungan.
2. Mempertanyakan nasib 179 anak cucu perintis yang tidak lulus, sementara hanya 21 orang yang dinyatakan lolos; serta mendesak kebijakan afirmatif dari pemerintah provinsi.
3. Mendesak optimalisasi seluruh kuota agar tidak ada formasi yang dikembalikan ke pemerintah pusat di Jakarta.

Ketua Himpunan Lahir Besar Wamena (Hi-Labewa), Samuel Pigai, juga menyampaikan pernyataan sikap.
“Kami meminta kepada pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, dalam hal ini Bapak Gubernur, untuk membuka ruang dialog serta menghadirkan OPD terkait guna membahas aspirasi para pencaker. Tujuannya agar para pencaker tidak lagi turun ke jalan dan potensi konflik dapat diminimalkan.”

Samuel menilai, sejak pengumuman hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS, dinas terkait belum memfasilitasi pertemuan antara pencaker dan Gubernur, meskipun permintaan tersebut telah disuarakan dalam berbagai aksi.

Ia melanjutkan, ruang dialog yang terbuka akan memungkinkan para pencaker menyampaikan langsung aspirasi dan tuntutan kepada pemerintah provinsi. Dengan demikian, komunikasi dan kerja sama dapat terbangun lebih baik, serta potensi gangguan terhadap ketertiban umum dapat dicegah.
“Permintaan ini menunjukkan bahwa para pencaker ingin didengar secara langsung oleh Bapak Gubernur. Jika itu terjadi, suasana yang kondusif dan harmonis antara pemerintah dan pencaker bisa tercipta,” tutupnya.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Berita Terkait

Meriahkan HUT ke‑4, TP PKK Mamberamo Tengah Gelar Jalan Sehat Bersama ASN, TNI‑POLRI, Pelajar, dan Masyarakat
Komnas HAM Fasilitasi Kepulangan 18 Warga Imsun, Akhiri Bertahun-Tahun Hidup dalam Pengungsian Akibat Konflik Bersenjata di Aifat Selatan
Wakil Bupati Mus Kogoya Buka Sosialisasi Perizinan Berbasis Risiko, Tekankan Pentingnya Kepatuhan Pelaku Usaha
Dari Pakta Integritas hingga Pesan Kebersamaan, Pelantikan Pengurus PGRI Cabang Kota Jayapura Jadi Momentum Memperkuat Peran Guru di Lima Distrik
Polres Deiyai Bersama Brimob BKO Wujudkan Kepedulian Lingkungan Lewat Aksi Bersih-Bersih Pasar, Lapangan, dan Rumah Ibadah di Waghete
Sekda Mamberamo Tengah Tegaskan Pancasila Jadi Pedoman ASN dalam Melayani Masyarakat dan Menjaga Persatuan Bangsa
KPU Papua Pegunungan Pastikan Hak Pilih Terakomodasi, Data Pemilih Tersebar di 252 Kecamatan dan 2.625 Kampung
Pengiriman Sabu dari Jayapura Terbongkar, Polisi Tangkap RAT dan Ungkap Keterlibatan Napi Lapas Nabire

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:03 WIT

Meriahkan HUT ke‑4, TP PKK Mamberamo Tengah Gelar Jalan Sehat Bersama ASN, TNI‑POLRI, Pelajar, dan Masyarakat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:35 WIT

Komnas HAM Fasilitasi Kepulangan 18 Warga Imsun, Akhiri Bertahun-Tahun Hidup dalam Pengungsian Akibat Konflik Bersenjata di Aifat Selatan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:25 WIT

Wakil Bupati Mus Kogoya Buka Sosialisasi Perizinan Berbasis Risiko, Tekankan Pentingnya Kepatuhan Pelaku Usaha

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:08 WIT

Dari Pakta Integritas hingga Pesan Kebersamaan, Pelantikan Pengurus PGRI Cabang Kota Jayapura Jadi Momentum Memperkuat Peran Guru di Lima Distrik

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:57 WIT

Polres Deiyai Bersama Brimob BKO Wujudkan Kepedulian Lingkungan Lewat Aksi Bersih-Bersih Pasar, Lapangan, dan Rumah Ibadah di Waghete

Berita Terbaru