Daerah

Pemkab Jayawijaya Percepat Normalisasi Saluran Air, Atasi Genangan di 11 Titik

Jayawijaya, 10 April 2025 – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya mengambil langkah nyata dalam mengatasi genangan air yang sering terjadi di wilayah Wamena. Wakil Bupati Jayawijaya, Ronny Elopere, mengumumkan bahwa ada 11 titik kritis yang menjadi fokus untuk normalisasi aliran air, termasuk Jalan JB Wenas, Sinakma, dan Jalan Irian. Langkah ini adalah bagian dari upaya jangka panjang untuk menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kesehatan masyarakat.

Upaya Cepat dan Terencana

Alat berat telah disiapkan untuk memulai normalisasi saluran air secara manual sebelum perencanaan teknis yang lebih menyeluruh dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) pada tahun 2026. “Titik-titik genangan ini akan segera ditangani. Kami juga meminta warga yang tinggal di atas jalur air agar sadar untuk membongkar bangunan mereka demi kelancaran aliran air,” ujar Ronny Elopere.

Kolaborasi untuk Solusi

Ronny mengungkapkan bahwa pemerintah akan menggelar pertemuan bersama pihak terkait, seperti Balai Jalan Nasional, Dinas PU Provinsi, dan Pemkab Jayawijaya, untuk merumuskan langkah kolaboratif dalam menata aliran air di jalan-jalan strategis. Wilayah prioritas mencakup ruas jalan nasional Hom-Hom menuju Tolikara dan Yalimo yang memerlukan perbaikan saluran air secara menyeluruh.

“Dalam diskusi ini, kami akan menetapkan tugas masing-masing pihak agar masalah genangan air yang berulang dapat segera teratasi. Kolaborasi ini sangat penting untuk memastikan kenyamanan masyarakat,” katanya.

Kampanye Kesadaran Kebersihan

Selain langkah teknis, Wabup Ronny mengimbau masyarakat untuk mendukung upaya pemerintah dengan menjaga kebersihan lingkungan. “Sampah yang berserakan memperburuk kondisi saluran air. Kesadaran warga untuk membuang sampah di tempat yang disediakan menjadi kunci keberhasilan dalam mengatasi genangan,” tegasnya.

Komitmen Jangka Panjang

Pemerintah Kabupaten Jayawijaya berkomitmen untuk menjadikan normalisasi saluran air sebagai prioritas utama. Rencana ini mencakup evaluasi bangunan yang tidak sesuai peruntukan lahan, termasuk pemeriksaan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) pada rumah-rumah yang dibangun di jalur air.

“Kami akan terus mendorong perbaikan ini demi keamanan dan kenyamanan warga. Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, kita dapat menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari genangan air,” tutup Ronny Elopere.

Langkah ini diharapkan menjadi solusi nyata untuk mengatasi masalah genangan air dan menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat Jayawijaya.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Konflik Berkepanjangan di Tanah Papua Dinilai Mengorbankan Masyarakat Sipil, Presiden Harus Tarik Pasukan Non-Organik

JAYAPURA – Situasi keamanan di Tanah Papua kembali menjadi sorotan setelah eskalasi baku tembak antara…

2 jam ago

PBB dan PKSA Papua Desak Pencarian Diki Barus Dibuka Terang Benderang

JAYAPURA – Pemuda Batak Bersatu (PBB) Provinsi Papua bersama PBB Kota Jayapura dan PBB Kabupaten…

2 jam ago

Aiptu Dominggus Gannaran Dijemput di Bandara Sentani, Langsung Dirujuk ke RS Bhayangkara

Jayapura, 16 April 2026 – Polres Tolikara melalui perwakilannya melaksanakan penjemputan terhadap Aiptu Dominggus Gannaran,…

2 jam ago

Puluhan Personel Brimob Kawal Mediasi di Bokondini Kabupaten Tolikara

Tolikara, 16 April 2026 – Situasi keamanan di Distrik Bokondini, Kabupaten Tolikara, mendapat perhatian serius…

3 jam ago

Senjata Api Polisi Dikembalikan, Polres Tolikara Apresiasi Peran Tokoh Masyarakat

Tolikara, 15 April 2026 – Aksi keributan antarwarga yang terjadi di Desa Mairini, Distrik Bokondini,…

12 jam ago

Operasi Damai Cartenz Tegaskan Langkah Terukur Hadapi Gangguan Keamanan Yahukimo

Yahukimo – Kontak tembak antara Satgas Operasi Damai Cartenz dan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kodap…

13 jam ago