Pemilik Hak Ulayat Tuntut Kepastian Hukum atas Tanah APMS Putra Balim

- Penulis

Selasa, 1 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena – Pemilik hak ulayat atas tanah di Jalan Bhayangkara, Wamena—lokasi berdirinya APMS Putra Balim—Yakobus Kosay, mendesak Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Jayawijaya untuk segera menerbitkan sertifikat atas tanah tersebut. Ia menegaskan, berdasarkan proses hukum dan keputusan pengadilan, tanah itu bukan merupakan aset milik Pemerintah Daerah Jayawijaya maupun perusahaan APMS Putra Balim.

Yakobus menyampaikan hal ini saat melakukan aksi damai di depan Kantor Pertanahan Jayawijaya, Selasa (1/7/2025). Ia menyatakan pihaknya telah bersabar menunggu sejak awal tahun, namun belum ada kejelasan tindak lanjut dari BPN.

“Kami sudah menunggu terlalu lama, dari bulan Januari. Keputusan PK sudah keluar, Kejari pun sudah menyurati pihak BPN, tapi belum ada tanggapan. Kami dirugikan karena proses ini seperti dibiarkan berlarut-larut, padahal tinggal menunggu tanda tangan,” ujar Yakobus.

Ia juga menjelaskan bahwa proses pelepasan hak telah dilakukan dan surat permohonan telah masuk ke Kantor Pertanahan. Namun, pihak BPN menyebut tanah tersebut sebagai aset milik Pemda. Hal itu kemudian dibantah Yakobus dan dibawa ke jalur hukum.

“Kami naik sidang, dan hasilnya tidak memenangkan Pemda maupun perusahaan. Artinya, hak ulayat dikembalikan. Karena itu kami minta hari ini agar sertifikat segera diterbitkan. Jika tidak ada tanggapan dalam tiga hari ke depan, kami akan palang kantor,” tegasnya.

Sementara itu, Pegawai Kantor Pertanahan Jayawijaya, Desy Ameng, menyebut pihaknya telah menerima aspirasi yang disampaikan warga. Namun, Kepala Kantor Pertanahan belum dapat ditemui karena sedang berada di luar kota. “Mereka datang untuk menyampaikan aspirasi soal sertifikat tanah di Jalan Bhayangkara. Namun Bapak Kepala sedang ada di luar karena kejadian di Cekura. Tadi kami sudah hubungi beliau, dan kemungkinan baru bisa hadir pada hari Jumat,” kata Desy.

Ia berharap warga bisa bersabar hingga pimpinan kembali ke Wamena untuk memberikan penjelasan secara langsung

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Berita Terkait

Mediasi Pertanahan: Kantah Jayawijaya Dorong Penyelesaian PTSL Secara Kekeluargaan
Kantah Jayawijaya Ikuti Evaluasi Strakom dan Kepegawaian BPN Papua
Kapolda Papua Tengah: Pengamanan Freeport Tidak Boleh Cuma Tunggu Gangguan!
Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Satpol-PP Puncak Jaya Raih Juara I Turnamen Voli Putra
Wabup Mus Kogoya: Sportivitas dan Kebersamaan Lebih Penting dari Kemenangan
Animo Tinggi, Walikota Cup 2026 Bukti Tenis Meja Papua Punya Masa Depan Cerah
Polres Jayawijaya Periksa HP Personel, Pastikan Tak Ada yang Terlibat Judi Online dan Pinjol
Program Magang Dokter Spesialis, Upaya Nduga Perkuat Layanan Kesehatan

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:03 WIT

Mediasi Pertanahan: Kantah Jayawijaya Dorong Penyelesaian PTSL Secara Kekeluargaan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:48 WIT

Kantah Jayawijaya Ikuti Evaluasi Strakom dan Kepegawaian BPN Papua

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:26 WIT

Kapolda Papua Tengah: Pengamanan Freeport Tidak Boleh Cuma Tunggu Gangguan!

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:25 WIT

Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Satpol-PP Puncak Jaya Raih Juara I Turnamen Voli Putra

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:10 WIT

Wabup Mus Kogoya: Sportivitas dan Kebersamaan Lebih Penting dari Kemenangan

Berita Terbaru

casibom   holiganbet   jojobet   casibom   jojobet   holiganbet