Pemilik Hak Ulayat Timbun Kantor BPN dengan Pasir: Sertifikat Tanah Jadi Pemicu Aksi

- Penulis

Sabtu, 12 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena – Kantor Pertanahan Kabupaten Jayawijaya Provinsi Papua Pegunungan telah dipalang sudah memasuki 12 Hari terhitung sejak tinggal 1 Juli 2025. Pemalangan tersebut dilakukan Masyarakat adat pemilik hak ulayat karena Kepala BPN tidak terbit sertifikat tanah berdasarkan pelepasan adat miliknya.

Yakobus Kosay mengatakan, Pihak BPN telah membuka namun, kami kembali lakukan pemalangan dengan menimbun pasir depan pintu gerbang dan mengembok pintu dengan kayu.

” Pemalangan akan dibuka kembali jika ada kejelasan dari pihak pertanahan terkait tuntutan kami,”jelasnya.Sabtu (12/7/25).

Setelah adanya pemalangan kantor tersebut berbagai pihak yang mempunyai persoalan yang sama, salah satunya dari Pilatus Huby yang mengatakan, semua pemilik hak hulayat dan masyarakat adat di Wamena sebagian besar sedang mengeluhkan dengan hal yang sama, selama ini pihak BPN Jayawijaya terbitkan sertifikat tanah tanpa ada pelepasan tanah adat, kami juga menunggu karena mempunya persoalan yang sama, segera BPN segera bukan pemalangan kantor dengan menjawab atau solusi bagi pihak yang memalang kantor.

Sebentara itu, Lepis Ukha juga menjampaikan keluhan yang serupa agar BPN Jayawijaya kerja sesuai dengan pelapasan tanah adat.

Saya punya peroalan yang berulang kali lapor namun, belum pernah proses cepat, padahal hanya kesalahan nama, ini yang kami kesalkan, kemudian sekarang lagi terjadi pemalangan karena mengalami situasi yang sama.

Jadi saya minta pertanahan jangan main kuring kucingan, tanah di Wamena stop bermain main, stop dengar – dengan pemerintah, BPN melayanj rakyat bukan melayani pemerintah.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Polres Intan Jaya, Pemkab dan Kejari Nabire Teken Nota Kesepahaman, Perkuat Sinergi Penanganan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah
Polres Puncak Jaya Serahkan Bantuan Sembako kepada Tokoh Agama
FEKDI x IFSE 2026: Papua Torehkan Prestasi Nasional, Digitalisasi dan Pengendalian Inflasi Makin Diperkuat
Pemkab Mamberamo Tengah Siapkan Strategi Aktifkan Semua TK/PAUD Demi Akses Pendidikan Berkualitas
BPN Jayawijaya Wujudkan Tema “Transformasi Melayani Lebih Pasti” dengan Penyerahan Sertipikat Elektronik kepada Pemprov Papua Pegunungan dan Lembaga Keagamaan
PKAS Kota Jayapura Gelar Ibadah Oikumene di SMAN 4, Ratusan Siswa-Siswi SMA/SMK Didorong Jadi Berkat bagi Sesama dan Kota Jayapura
Momentum HUT ke-81 TNI di Intan Jaya Diwarnai Aksi Nyata, TNI-Polri Bersama Tenaga Medis Turun ke Jalan Membersihkan Sampah
Bunda PAUD Nduga Replina K. Beon Kunjungi TK Giliad Kenyam, Serahkan Alat Bantu Belajar dan Makanan Bergizi untuk Anak Usia Dini

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 23:43 WIT

Polres Intan Jaya, Pemkab dan Kejari Nabire Teken Nota Kesepahaman, Perkuat Sinergi Penanganan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah

Jumat, 25 September 2026 - 23:27 WIT

Polres Puncak Jaya Serahkan Bantuan Sembako kepada Tokoh Agama

Jumat, 25 September 2026 - 23:09 WIT

FEKDI x IFSE 2026: Papua Torehkan Prestasi Nasional, Digitalisasi dan Pengendalian Inflasi Makin Diperkuat

Jumat, 25 September 2026 - 23:01 WIT

Pemkab Mamberamo Tengah Siapkan Strategi Aktifkan Semua TK/PAUD Demi Akses Pendidikan Berkualitas

Jumat, 25 September 2026 - 15:04 WIT

BPN Jayawijaya Wujudkan Tema “Transformasi Melayani Lebih Pasti” dengan Penyerahan Sertipikat Elektronik kepada Pemprov Papua Pegunungan dan Lembaga Keagamaan

Berita Terbaru