TIOM, 23 April 2026 – Aula Kantor Bupati Lanny Jaya menjadi saksi penting terselenggaranya Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah dan Musrenbang Otonomi Khusus Kabupaten Lanny Jaya Tahun 2026 dalam Rangka Penyusunan RKPD Tahun 2027. Acara yang digelar Kamis pagi ini dibuka secara resmi oleh Bupati Lanny Jaya, Aletinus Yigibalom, S.Pd, dengan dihadiri Sekda Lanny Jaya, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Tim Asistensi dari Bapperida Provinsi Papua Pegunungan.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Musrenbang merupakan bagian integral dari sistem perencanaan pembangunan sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Nasional dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Menurutnya, penyusunan perencanaan adalah kewajiban setiap pemerintah daerah untuk memastikan pembangunan berjalan terarah, terintegrasi, dan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Musrenbang ini adalah forum penting untuk menyinergikan usulan dari bawah dengan perencanaan yang sudah ditetapkan dalam RPJPD maupun RPJMD. Tujuannya jelas: mewujudkan visi Lanny Jaya sehat, cerdas, dan produktif bagi masyarakat,” tegas Bupati Aletinus Yigibalom.
Visi dan Misi Pembangunan Lanny Jaya
Bupati kemudian memaparkan visi pembangunan daerah: “Terwujudnya kesejahteraan rakyat, cerdas dan sehat menuju masyarakat Lanny Jaya yang produktif dan berdaya saing.”
Visi tersebut dijabarkan dalam lima misi utama:
- Menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik dengan dukungan teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
- Meningkatkan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, berdaya saing, dan berbudaya.
- Membangun perekonomian yang produktif, kreatif, dan inovatif demi kesejahteraan masyarakat.
- Mempercepat pembangunan infrastruktur daerah yang memadai, mendorong akses antarwilayah, serta menjaga kelestarian lingkungan hidup.
- Mewujudkan iklim kondusif bagi terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat yang berlandaskan nilai adat istiadat.

Fokus Prioritas Nasional dan Daerah
Musrenbang kali ini juga diarahkan untuk menyelaraskan program OPD dengan kebijakan prioritas pemerintah pusat dan provinsi. Hal ini sesuai dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 900.1.15.5-3606 Tahun 2024, yang menekankan verifikasi, validasi, dan klasifikasi nomenklatur perencanaan pembangunan daerah.
Bupati menekankan bahwa forum ini harus menghasilkan rumusan program yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam menekan kemiskinan ekstrem, stunting, inflasi daerah, serta tantangan pembangunan lainnya.
Apresiasi dan Harapan
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Tim Asistensi Bappeda Provinsi Papua Pegunungan yang hadir untuk memberikan arahan teknis. Ia berharap dukungan provinsi dan pusat dapat memperkuat penyusunan program yang bisa diakomodir melalui APBD provinsi maupun pemerintah pusat.
“Saya berharap forum ini tidak hanya menjadi seremonial, tetapi benar-benar menghasilkan rumusan program prioritas yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Mari kita bekerja bersama demi Lanny Jaya yang lebih maju,” ujar Bupati.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Aletinus Yigibalom menyampaikan rasa syukur atas partisipasi semua pihak. Ia menegaskan bahwa hasil Musrenbang akan menjadi dasar penting dalam penyusunan RKPD Tahun 2027.
“Dengan memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, Musrenbang RKPD dan Musrenbang Otsus Kabupaten Lanny Jaya Tahun 2026 saya nyatakan resmi dibuka,” tutupnya dengan penuh semangat.
Penulis : Gin
Editor : Tim Redaksi
Sumber Berita: Pemda Lanny Jaya
















