Wamena, 22 Januari 2026 – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menegaskan komitmennya untuk melakukan penataan Aparatur Sipil Negara (ASN) secara adil dan transparan setelah pemekaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Hal tersebut disampaikan Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo, saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Gubernur, Kamis (22/1). Menurutnya, pemekaran OPD membuka ruang bagi ASN untuk berkembang dan berkarier dengan lebih baik.
“Pemekaran ini memberi kesempatan bagi ASN Pegunungan untuk berkarier secara adil,” ujar John Tabo.
Dalam apel tersebut, tercatat sekitar 400 ASN hadir dari total 1.200 pegawai, atau hampir 40 persen. Meski jumlah kehadiran belum maksimal, Gubernur menekankan pentingnya disiplin sebagai dasar penilaian jabatan.
Ia menjelaskan, pemisahan OPD dilakukan agar pelayanan publik lebih efektif dan tidak saling tumpang tindih. Sebagai tindak lanjut, Gubernur telah menyerahkan nota dinas kepada sembilan OPD baru dan 1 Biro hasil pemekaran.
“Penilaian jabatan harus berlandaskan disiplin, absensi, dan kinerja,” tegasnya.
Dengan langkah ini, Pemprov Papua Pegunungan berharap pelayanan kepada masyarakat semakin terarah dan ASN dapat menunjukkan dedikasi terbaiknya.
Tolikara, 15 April 2026 – Aksi keributan antarwarga yang terjadi di Desa Mairini, Distrik Bokondini,…
Yahukimo – Kontak tembak antara Satgas Operasi Damai Cartenz dan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kodap…
Wamena, 15 April 2026 — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Papua Pegunungan mengikuti kegiatan Halalbihalal…
WAMENA, 14 April 2026 – Polemik mengenai anggaran operasional Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua…
WAMENA – Suasana penuh khidmat menyelimuti ruang sidang DPRK Lanny Jaya pada Selasa, 14 April…
TIOM – Suasana khidmat menyelimuti Gedung DPRK Lanny Jaya di Tiom, Selasa (14/04/2026). Dewan Perwakilan…