Pembangunan Berkelanjutan! Musrenbangda Hasilkan Ribuan Program Strategis

- Penulis

Jumat, 9 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, 9 Mei 2025 – Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbangda) Tahun 2026 di Ballroom Kantor Gubernur, Bandara Lama, resmi ditutup oleh Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa. Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam menyusun rencana kerja pembangunan daerah, dengan fokus pada percepatan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam laporan yang disampaikan oleh Kepala Bappeda Provinsi Papua Tengah, Eliezer Yogi, S.STP, M.Si, Musrenbangda telah menghasilkan 176 program, 428 kegiatan, dan 1.337 sub-kegiatan yang akan menjadi pondasi bagi pembangunan di tahun mendatang.

“Melihat besarnya kebutuhan masyarakat serta keterbatasan pendanaan, usulan ini akan dibahas lebih lanjut dalam forum berikutnya,” jelas Eliezer Yogi.

Gubernur Papua Tengah: Rencana Harus Berjalan dengan Nyata

Dalam sambutannya, Gubernur Meki Nawipa menekankan bahwa Musrenbang bukan hanya sekadar diskusi, tetapi harus melahirkan langkah nyata yang mendorong pembangunan.

“Kalau hanya duduk bicara rencana tapi tidak ada langkah besar yang dilakukan, maka daerah ini tidak akan maju. Saya ingin melihat perubahan nyata dalam dua tahun ke depan. Nabire harus menjadi ibu kota yang maju, disusul oleh kabupaten-kabupaten di sekitarnya,” tegasnya.

Musrenbangda Ditutup dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman

Sebagai tanda komitmen dan kesepakatan bersama, acara ditutup dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Gubernur Papua Tengah dan Kepala Bapperida Provinsi Papua Tengah.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Sumber Berita: Pemprov Papua Tengah

Berita Terkait

Serahkan Rp 1.2 M, 44 Ekor Babi dan 18 Ton Beras dan Bama. Bupati Aletinus Yigibalom Tegaskan: Bantuan Perdamaian Bukan Denda Kepala
Penamatan SD Inpres Mulia: Awal Perjalanan Menuju Masa Depan Lebih Baik
Wamendagri Ribka Haluk Apresiasi Perdamaian Adat Konflik Wouma–Kurima dan Lanny di Wamena
Gubernur John Tabo Tegaskan Perdamaian Adat Jadi Fondasi Papua Pegunungan
Patah Panah, Sambung Persaudaraan, Kurima dan Lanny Sepakat Berdamai
Patah Panah Jadi Tanda Berakhirnya Konflik Sosial, Bupati Aletinus Yigibalom: Mari Saling Menjaga dan Menghormati
Dialog Jadi Kunci, Waterpauw Ingatkan Pentingnya Komunikasi Humanis dalam Pembangunan Papua
Pembukaan Pelatihan Keterampilan Kempetensi Bidang Mebeler Bagi Pencari Kerja

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 08:27 WIT

Serahkan Rp 1.2 M, 44 Ekor Babi dan 18 Ton Beras dan Bama. Bupati Aletinus Yigibalom Tegaskan: Bantuan Perdamaian Bukan Denda Kepala

Senin, 25 Mei 2026 - 07:56 WIT

Penamatan SD Inpres Mulia: Awal Perjalanan Menuju Masa Depan Lebih Baik

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:37 WIT

Wamendagri Ribka Haluk Apresiasi Perdamaian Adat Konflik Wouma–Kurima dan Lanny di Wamena

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:16 WIT

Gubernur John Tabo Tegaskan Perdamaian Adat Jadi Fondasi Papua Pegunungan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:31 WIT

Patah Panah, Sambung Persaudaraan, Kurima dan Lanny Sepakat Berdamai

Berita Terbaru