Serui – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen secara resmi menyambut kedatangan 1.035 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Cenderawasih (Uncen) Tahun 2026 yang akan melaksanakan pengabdian masyarakat di 50 kampung yang tersebar pada Distrik Yapen Selatan, Angkaisera, Anotaurei, Yawakukat, dan Kosiwo.
Prosesi penyambutan dipusatkan di Alun-alun Trikora Serui, Selasa (21/7/2026), diawali dengan seremoni penyerahan mahasiswa KKN dari Universitas Cenderawasih kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen. Penyerahan dilakukan oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Cenderawasih, Dr. Dirk Y.P. Runtuboy, dan diterima Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Yapen, Cyfrianus Yustus Mambay, melalui penyematan kartu identitas (ID Card) sebagai simbol dimulainya pelaksanaan KKN.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Kepulauan Yapen Roi Palunga, unsur Forkopimda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dosen pendamping KKN Universitas Cenderawasih, para kepala distrik, kepala kampung, serta seluruh mahasiswa peserta KKN.
Dalam sambutannya mewakili Rektor Universitas Cenderawasih, Dr. Dirk Y.P. Runtuboy menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen yang kembali memberikan kepercayaan kepada Universitas Cenderawasih untuk melaksanakan program KKN di wilayah tersebut.
Ia menegaskan bahwa Kuliah Kerja Nyata merupakan ruang pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah melalui interaksi langsung dengan masyarakat.
“KKN menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memahami realitas sosial, mendengar kebutuhan masyarakat, menghargai kearifan lokal, membangun empati, sekaligus menghadirkan solusi yang relevan dan berkelanjutan bagi pembangunan,” ujarnya.
Menurutnya, Universitas Cenderawasih meyakini perguruan tinggi harus hadir di tengah masyarakat sebagai pusat lahirnya ide, gagasan, inovasi, dan solusi yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah.
Ia juga menitipkan seluruh mahasiswa kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen agar selama menjalankan pengabdian dapat berkolaborasi dengan pemerintah daerah, aparat kampung, dan masyarakat dalam mendukung berbagai program pembangunan, mulai dari bidang pendidikan, lingkungan hidup, pemberdayaan masyarakat, administrasi kampung, hingga penerapan teknologi tepat guna sesuai kebutuhan di masing-masing wilayah.
Kepada para mahasiswa, Dr. Dirk berpesan agar menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi integritas, disiplin, etika, serta menghormati adat istiadat dan budaya lokal.
“Masyarakat akan lebih dahulu menilai karakter sebelum menilai kecerdasan. Karena itu, hiduplah bersama masyarakat, dengarkan mereka, hormati budaya setempat, dan tinggalkan jejak keteladanan, persahabatan, serta manfaat yang akan selalu dikenang,” pesannya.
Ia berharap sinergi antara Universitas Cenderawasih dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen terus berkembang, tidak hanya dalam pelaksanaan KKN, tetapi juga pada bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan sumber daya manusia, serta inovasi daerah.
Usai seremoni penyerahan mahasiswa, kegiatan dilanjutkan dengan apel bersama. Pada kesempatan tersebut, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Yapen, Cyfrianus Yustus Mambay, membacakan sambutan tertulis Bupati Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy.
Dalam sambutan Bupati disampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN Universitas Cenderawasih karena menjadi bagian dari kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berbasis pemberdayaan masyarakat.
Bupati berharap para mahasiswa mampu beradaptasi dengan lingkungan masyarakat, menghormati adat dan budaya setempat, serta menghadirkan program-program yang aplikatif sesuai kebutuhan kampung, seperti pendampingan UMKM, pengembangan produk unggulan, edukasi kewirausahaan, pemanfaatan teknologi informasi, peningkatan literasi, kesehatan masyarakat, pelestarian lingkungan, hingga pemberdayaan pemuda dan perempuan.
Tema KKN Universitas Cenderawasih Tahun 2026, yaitu “Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal dan Penguatan Ekonomi Kreatif”, dinilai sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Kepulauan Yapen yang mendorong pengembangan potensi lokal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui inovasi.
Setelah apel berakhir, Penjabat Sekretaris Daerah bersama jajaran pemerintah daerah mendatangi para mahasiswa untuk memastikan kesiapan pemberangkatan ke lokasi pengabdian. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen juga menyiapkan armada transportasi dan dukungan akomodasi guna mengantarkan seluruh mahasiswa menuju kampung-kampung lokasi pelaksanaan KKN.
Sebanyak 1.035 mahasiswa dijadwalkan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata mulai 21 Juli hingga 23 Agustus 2026 dan akan mengabdi di 50 kampung yang tersebar di lima distrik, dengan harapan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah sekaligus memperkuat sinergi antara Universitas Cenderawasih, pemerintah daerah, dan masyarakat Kabupaten Kepulauan Yapen
Penulis : Gin
Editor : Buendi
Sumber Berita: Pemda Yapen















