Pemkab Puncak Jaya Bangun Budaya Sadar Arsip Melalui Sosialisasi Tiga Hari

- Penulis

Selasa, 21 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mulia, 21 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah terus berupaya meningkatkan kualitas tata kelola arsip di tengah masyarakat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Pengelolaan Arsip Dinamis dan Digitalisasi Arsip untuk Meningkatkan Kesadaran Masyarakat dalam Mengelola Arsip Keluarga yang dilaksanakan selama tiga hari, mulai 21 hingga 23 Juli 2026, di Gedung Perpustakaan Daerah Kabupaten Puncak Jaya.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Puncak Jaya, Yubelina Enumbi, SE., MM., MH., yang hadir mewakili Bupati Puncak Jaya. Turut hadir Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Puncak Jaya Kamos Kokoya, A.Md., Kepala Distrik Rimuli, narasumber Mozes D. Rumbino dan Habel Panggalo, Kepala Bidang Asemi Yoman, serta ratusan masyarakat Distrik Rimuli sebagai peserta.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Puncak Jaya, Kamos Kokoya, A,Ma.pd menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan masyarakat dalam mengelola arsip keluarga secara tertib, aman, serta memanfaatkan teknologi digital sebagai media penyimpanan dokumen penting.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta akan mengikuti berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari penyampaian materi tentang pengelolaan arsip dinamis, pentingnya arsip keluarga sebagai dokumen negara, pengenalan digitalisasi arsip, hingga praktik langsung pemindaian (scan) dokumen, pembuatan akun penyimpanan digital, serta pendampingan penyimpanan arsip secara elektronik. Pada hari terakhir, peserta akan mengikuti evaluasi untuk memastikan seluruh materi dan praktik dapat diterapkan secara mandiri di lingkungan keluarga masing-masing.

Dalam sambutannya, Pj. Sekda Yubelina Enumbi menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, dokumen keluarga seperti akta kelahiran, kartu keluarga, KTP, ijazah, buku nikah, sertifikat, dan dokumen penting lainnya merupakan arsip negara yang harus dijaga dengan baik karena memiliki nilai hukum dan akan digunakan sepanjang kehidupan.

Ia menegaskan bahwa digitalisasi arsip menjadi solusi dalam menghadapi risiko kehilangan maupun kerusakan dokumen akibat kebakaran, bencana alam, ataupun faktor lainnya. Dengan adanya salinan digital, masyarakat tetap dapat mengakses dokumen penting kapan pun dibutuhkan.

Pj. Sekda juga mengajak seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan di lingkungan keluarga dan disebarluaskan kepada masyarakat lainnya.

“Melalui kegiatan ini saya berharap masyarakat Kabupaten Puncak Jaya semakin memahami pentingnya menjaga arsip keluarga. Arsip bukan sekadar tumpukan dokumen, tetapi bukti hukum dan identitas yang harus dipelihara. Mari manfaatkan perkembangan teknologi untuk mengamankan dokumen penting keluarga demi masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Usai membuka kegiatan secara resmi, Pj. Sekda bersama para tamu undangan melakukan foto bersama dan meninjau pelaksanaan sesi awal sosialisasi. Selanjutnya, kegiatan akan berlangsung hingga 23 Juli 2026 dengan agenda penyampaian materi, Narasumber pertama Asemi Yoman SE.MM,Narasumber kedua Habel Panggalo S.kom. Narasumber ketiga Mozes D.Rumbino ST. diskusi interaktif, praktik digitalisasi arsip, pendampingan pembuatan akun penyimpanan digital, serta evaluasi hasil pembelajaran peserta.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya berharap tumbuh budaya sadar arsip di tengah masyarakat sehingga setiap keluarga mampu mengelola, menyimpan, dan melindungi dokumen penting secara tertib, aman, serta mudah diakses melalui pemanfaatan teknologi digital.

Penulis : Gin

Editor : A. Buendi

Sumber Berita: Diskominfo Puncak Jaya

Berita Terkait

Tingkatkan Gizi dan Kesadaran Hidup Sehat, TP PKK Lanny Jaya Hadir untuk Masyarakat Kuyawage
Pemprov Papua Pegunungan Distribusikan 25.000 Bibit Ikan dan 3,8 Ton Pakan, Dorong Ketahanan Pangan serta Tingkatkan Kesejahteraan Petani
MRP Papua Pegunungan Pertanyakan Kuota IPDN yang Hilang, Tiga Kabupaten Hanya Loloskan Dua Praja dari Jatah Tiga Orang
TP PKK Lanny Jaya Salurkan Modal Usaha Rp85 Juta untuk Mama-Mama Pelaku Usaha Produktif, Perkuat Ekonomi Keluarga dari Kampung hingga Kota
Kasus Pencurian Semen di STKIP Kristen Wamena Mulai Terungkap, Dua Terduga Pelaku Diamankan dan Dua Lainnya Masih Diburu
Dapat Laporan dari Pilot Drone, Polisi dan Damkar Jayawijaya Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran Lahan di Kampung Wouma
Razia Miras di Wamena, Sat Resnarkoba Polres Jayawijaya Amankan Puluhan Botol Minuman Berlabel dari Lokasi yang Diduga Jadi Tempat Penjualan
BBM Subsidi Diduga Dijual Kembali dengan Harga Selangit, DPRK Jayawijaya Soroti Pertalite Eceran di Wamena Capai Rp35 Ribu per Liter

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:31 WIT

Tingkatkan Gizi dan Kesadaran Hidup Sehat, TP PKK Lanny Jaya Hadir untuk Masyarakat Kuyawage

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:29 WIT

Pemprov Papua Pegunungan Distribusikan 25.000 Bibit Ikan dan 3,8 Ton Pakan, Dorong Ketahanan Pangan serta Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:23 WIT

MRP Papua Pegunungan Pertanyakan Kuota IPDN yang Hilang, Tiga Kabupaten Hanya Loloskan Dua Praja dari Jatah Tiga Orang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:31 WIT

TP PKK Lanny Jaya Salurkan Modal Usaha Rp85 Juta untuk Mama-Mama Pelaku Usaha Produktif, Perkuat Ekonomi Keluarga dari Kampung hingga Kota

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:25 WIT

Kasus Pencurian Semen di STKIP Kristen Wamena Mulai Terungkap, Dua Terduga Pelaku Diamankan dan Dua Lainnya Masih Diburu

Berita Terbaru