Daerah

Pelaku Penikaman di Pikhe Wamena Diamankan, Polisi Dalami Kasus

Wamena, Papua Pegunungan, 23 April 2025 – Kepolisian Resor Jayawijaya bergerak cepat menangani kasus penikaman yang terjadi di pertigaan Pikhe, Wamena, pada Selasa (22/4/2025) sekitar pukul 17.30 WIT. Insiden ini melibatkan seorang pelaku berinisial MJ yang kini telah diamankan oleh pihak kepolisian.

Korban, berinisial RP, mengalami luka di bagian punggung atas sebelah kanan akibat serangan menggunakan pisau dapur. Beruntung, luka yang dialami tidak terlalu dalam, sehingga korban segera mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Wamena dan kini telah diperbolehkan pulang dalam kondisi sadar. “Korban dalam kondisi sadar dan telah memberikan keterangan kepada kami. Penanganan medis sudah selesai, dan korban kini berada di rumah,” jelas Wakapolres Jayawijaya, Kompol I Wayan Laba, S.H., M.H.

Penyelidikan awal mengungkap bahwa pelaku MJ, yang tidak memiliki identitas resmi, menyerang korban setelah ditegur karena mondar-mandir di lokasi kejadian. Teguran tersebut diduga memicu pelaku untuk melakukan penikaman dari belakang. “Pelaku sudah beberapa kali terlibat tindak pidana. Teguran dari korban tampaknya memicu pelaku untuk melakukan penikaman,” tambah Wakapolres.

Polisi telah mengamankan barang bukti berupa pisau dapur yang digunakan dalam penikaman. Selain itu, empat saksi, termasuk pelapor, korban, dan keluarga pelaku, telah memberikan keterangan untuk memperkuat proses penyidikan. “Proses penyidikan berjalan lancar karena semua barang bukti dan keterangan saksi sudah lengkap. Tidak ada kendala berarti dalam penanganan kasus ini,” tegas Kompol I Wayan Laba.

Informasi lebih lanjut mengungkap bahwa pelaku MJ memiliki riwayat tindak pidana sebelumnya, termasuk penikaman dan pelemparan batu terhadap istri korban. Keluarga pelaku juga menyampaikan bahwa MJ memiliki indikasi gangguan jiwa. Meski demikian, pihak kepolisian tetap menjalankan prosedur penyidikan sesuai SOP yang berlaku. Pemeriksaan ke ahli jiwa akan dilakukan untuk memastikan kondisi mental pelaku, meskipun saat ini dokter ahli jiwa di Wamena sedang berada di luar kota.

Respons cepat dari masyarakat sekitar TKP yang langsung melaporkan kejadian ini kepada Polsek Wamena Kota dan Polres Jayawijaya turut membantu proses penangkapan pelaku. Dengan penyidikan yang berjalan lancar, Polres Jayawijaya berkomitmen untuk menyelesaikan kasus ini secara transparan dan sesuai hukum yang berlaku, demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Polres Puncak Gelar Nobar Final Piala Dunia, Wujudkan Kebersamaan Polri dan Masyarakat

PUNCAK – Polres Puncak menggelar nonton bareng (nobar) laga final Piala Dunia 2026 antara Spanyol…

1 menit ago

Kapolres Mimika Imbau Suporter Final Piala Dunia Jaga Ketertiban

TIMIKA – Menjelang laga final Piala Dunia yang akan digelar pada Senin (20/7/2026) pagi, Kapolres…

7 jam ago

Turnamen Kapolda Papua Tengah Cup 2026 Lahirkan Juara Muda Bulutangkis di Mimika

TIMIKA – Turnamen Badminton Kapolda Papua Tengah Cup 2026 tingkat SD, SMP, dan SMA resmi…

9 jam ago

Kapolda Papua Tengah : Ajak Masyarakat Rayakan Final Piala Dunia dengan Sportivitas

NABIRE – Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para pendukung…

9 jam ago

Meriah! Balap Perahu 15 PK HUT Bhayangkara Pecah di Nabire

NABIRE – Polda Papua Tengah sukses menyelenggarakan Lomba Balap Perahu Mesin Tempel 15 PK dalam…

11 jam ago

PN Jayapura Nyatakan Penetapan Tersangka LL Sah Menurut Hukum

Wamena – Gugatan praperadilan yang diajukan kuasa hukum mantan Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten…

1 hari ago