Pelaku Penikaman di Pikhe Wamena Diamankan, Polisi Dalami Kasus

- Penulis

Kamis, 24 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena, Papua Pegunungan, 23 April 2025 – Kepolisian Resor Jayawijaya bergerak cepat menangani kasus penikaman yang terjadi di pertigaan Pikhe, Wamena, pada Selasa (22/4/2025) sekitar pukul 17.30 WIT. Insiden ini melibatkan seorang pelaku berinisial MJ yang kini telah diamankan oleh pihak kepolisian.

Korban, berinisial RP, mengalami luka di bagian punggung atas sebelah kanan akibat serangan menggunakan pisau dapur. Beruntung, luka yang dialami tidak terlalu dalam, sehingga korban segera mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Wamena dan kini telah diperbolehkan pulang dalam kondisi sadar. “Korban dalam kondisi sadar dan telah memberikan keterangan kepada kami. Penanganan medis sudah selesai, dan korban kini berada di rumah,” jelas Wakapolres Jayawijaya, Kompol I Wayan Laba, S.H., M.H.

Penyelidikan awal mengungkap bahwa pelaku MJ, yang tidak memiliki identitas resmi, menyerang korban setelah ditegur karena mondar-mandir di lokasi kejadian. Teguran tersebut diduga memicu pelaku untuk melakukan penikaman dari belakang. “Pelaku sudah beberapa kali terlibat tindak pidana. Teguran dari korban tampaknya memicu pelaku untuk melakukan penikaman,” tambah Wakapolres.

Polisi telah mengamankan barang bukti berupa pisau dapur yang digunakan dalam penikaman. Selain itu, empat saksi, termasuk pelapor, korban, dan keluarga pelaku, telah memberikan keterangan untuk memperkuat proses penyidikan. “Proses penyidikan berjalan lancar karena semua barang bukti dan keterangan saksi sudah lengkap. Tidak ada kendala berarti dalam penanganan kasus ini,” tegas Kompol I Wayan Laba.

Informasi lebih lanjut mengungkap bahwa pelaku MJ memiliki riwayat tindak pidana sebelumnya, termasuk penikaman dan pelemparan batu terhadap istri korban. Keluarga pelaku juga menyampaikan bahwa MJ memiliki indikasi gangguan jiwa. Meski demikian, pihak kepolisian tetap menjalankan prosedur penyidikan sesuai SOP yang berlaku. Pemeriksaan ke ahli jiwa akan dilakukan untuk memastikan kondisi mental pelaku, meskipun saat ini dokter ahli jiwa di Wamena sedang berada di luar kota.

Respons cepat dari masyarakat sekitar TKP yang langsung melaporkan kejadian ini kepada Polsek Wamena Kota dan Polres Jayawijaya turut membantu proses penangkapan pelaku. Dengan penyidikan yang berjalan lancar, Polres Jayawijaya berkomitmen untuk menyelesaikan kasus ini secara transparan dan sesuai hukum yang berlaku, demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Berita Terkait

74 Pelajar Terbaik Ikuti Diklat Paskibraka Provinsi Papua Pegunungan 2026
Syukuran Satu Tahun Kepemimpinan, Bupati Puncak Jaya Ajak ASN Jadi Teladan
Bupati Puncak Jaya Tegaskan Disiplin ASN dan CPNS sebagai Fondasi Pemerintahan Profesional
Usai Aksi Pemalangan, Polres Mimika Gerak Cepat Amankan Lima Terduga Pelaku Pembegalan
Polres Puncak Gelar Nobar Final Piala Dunia, Wujudkan Kebersamaan Polri dan Masyarakat
Kapolres Mimika Imbau Suporter Final Piala Dunia Jaga Ketertiban
Turnamen Kapolda Papua Tengah Cup 2026 Lahirkan Juara Muda Bulutangkis di Mimika
Kapolda Papua Tengah : Ajak Masyarakat Rayakan Final Piala Dunia dengan Sportivitas

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 11:48 WIT

74 Pelajar Terbaik Ikuti Diklat Paskibraka Provinsi Papua Pegunungan 2026

Senin, 20 Juli 2026 - 10:58 WIT

Syukuran Satu Tahun Kepemimpinan, Bupati Puncak Jaya Ajak ASN Jadi Teladan

Senin, 20 Juli 2026 - 10:29 WIT

Bupati Puncak Jaya Tegaskan Disiplin ASN dan CPNS sebagai Fondasi Pemerintahan Profesional

Senin, 20 Juli 2026 - 08:27 WIT

Usai Aksi Pemalangan, Polres Mimika Gerak Cepat Amankan Lima Terduga Pelaku Pembegalan

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:26 WIT

Polres Puncak Gelar Nobar Final Piala Dunia, Wujudkan Kebersamaan Polri dan Masyarakat

Berita Terbaru