Papua Pegunungan Dorong Kemandirian Desa Lewat Fasilitasi Usaha Ekonomi Masyarakat

- Penulis

Jumat, 12 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena, 12 September 2025 — Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi desa melalui kegiatan bertajuk Fasilitasi Pembangunan Usaha Ekonomi Masyarakat dan Pemerintah Desa. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Penjabat Sekretaris Daerah Papua Pegunungan, Drs. Wosuok Demianus Siep, yang berlangsung di Hotel Beliem Pilamo, Wamena. Acara tersebut dihadiri oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta lebih dari 400 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari Kabupaten Jayawijaya, dan mencakup delapan kabupaten di wilayah Papua Pegunungan.

Dalam sambutannya, Drs. Wosuok menyampaikan bahwa desa merupakan ujung tombak pembangunan daerah. Menurutnya, pemerintah desa bersama masyarakat memiliki peran strategis dalam menggerakkan roda ekonomi lokal, menjaga kearifan budaya, dan menciptakan kesejahteraan dari bawah. Oleh karena itu, penguatan kapasitas ekonomi desa harus menjadi fokus perhatian bersama. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata dari komitmen Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dalam mendorong kemandirian desa dan memperkuat ekonomi rakyat melalui fasilitasi, pendampingan, dan penguatan usaha ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

Lebih lanjut, Wosuok menekankan bahwa Pendapatan Asli Desa (PADes) bukan sekadar angka dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), melainkan indikator keberhasilan desa dalam mengelola dan mengembangkan potensi yang dimiliki, baik sumber daya alam, budaya, pariwisata, maupun kreativitas masyarakat. Ia mengajak seluruh kepala distrik, kepala kampung, dan aparat desa untuk bersama-sama membangun unit usaha desa yang dikelola secara transparan dan profesional, menggali potensi ekonomi lokal, memberi ruang bagi generasi muda untuk berinovasi, menjalin kemitraan dengan pelaku usaha dan lembaga keuangan, serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendampingan berkelanjutan.

Wosuok juga berharap agar kegiatan ini tidak berhenti sebagai seremoni belaka, melainkan harus ditindaklanjuti dengan program-program pengembangan ekonomi desa yang menyentuh langsung masyarakat, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan rakyat Papua Pegunungan. Ia menegaskan bahwa semangat kegiatan ini sejalan dengan visi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Pegunungan untuk mewujudkan provinsi yang Bersinar —Berdaya Saing, Religius, Sinergis, Inovatif, Nyaman, Aman, dan Raharja—yang ditopang oleh komponen adat, agama, dan pemerintah sebagai “Tiga Tungku” dalam mengatasi ketertinggalan, keterisolasian, dan keterbelakangan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergandengan tangan membangun Papua Pegunungan dimulai dari kampung, sebagaimana motto provinsi.

Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan, Pendi Jikwa, menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pelatihan pengembangan usaha ekonomi dan pendampingan bisnis produk unggulan masyarakat desa. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat desa dalam mengembangkan usaha ekonomi, memperkuat pendapatan asli desa melalui pendampingan usaha ekonomi, serta membangun kemitraan antara pemerintah desa dan pelaku ekonomi masyarakat.

Dengan semangat kolaborasi dan pemberdayaan, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal yang konkret dalam membangun Papua Pegunungan dari kampung, demi mewujudkan kesejahteraan yang inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.

Penulis : Kaleb Lau

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Pemprov Papua Pegunungan

Berita Terkait

Tangis Pecah di Nabire, 11 Korban Kebakaran Paniai Dimakamkan Bersama
Identitas Korban Kebakaran Paniai Terkuak, Jenazah Diserahkan ke Keluarga
Dana Otsus Tahap II Terancam Tertunda, Wamendagri Ribka Haluk Tegur Pemda
Latfor dan DVI Polda Papua Turun Tangan Selidiki Kebakaran Pasar Bopauda
Kopi Puncak Jaya Resmi Diperkenalkan di Bandung, Buka Peluang Pasar Nasional
Kasus Pencurian Tuntas, Barang Bukti Dikembalikan ke Dukcapil Puncak Jaya
Papua Pegunungan Perkuat Sinergi Lintas Sektor Hadapi AIDS, TBC, dan Malaria
30 Personel Dukcapil Jemput Bola Layani Administrasi di Distrik Ilu

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 11:10 WIT

Tangis Pecah di Nabire, 11 Korban Kebakaran Paniai Dimakamkan Bersama

Rabu, 9 September 2026 - 08:55 WIT

Identitas Korban Kebakaran Paniai Terkuak, Jenazah Diserahkan ke Keluarga

Rabu, 9 September 2026 - 06:45 WIT

Dana Otsus Tahap II Terancam Tertunda, Wamendagri Ribka Haluk Tegur Pemda

Rabu, 9 September 2026 - 06:23 WIT

Latfor dan DVI Polda Papua Turun Tangan Selidiki Kebakaran Pasar Bopauda

Selasa, 8 September 2026 - 16:29 WIT

Kopi Puncak Jaya Resmi Diperkenalkan di Bandung, Buka Peluang Pasar Nasional

Berita Terbaru