Nota Perdamaian Ditanda Tangani, Masyarakat Nduga dan Lanny Jaya Mengakhiri Perang

- Penulis

Minggu, 6 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAMENA-Bertempat di Mapolres Jayawijaya di jalan Bhayangkara Distrik Wamena Kota pada Sabtu (5/10/2024) telah berlangsung penandatanganan nota kesepakatan perdamaian antara masyarakat Nduga dan masyarakat Lanny Jaya pasca terjadi Aksi saling serang yang terjadi pada hari Sabtu tanggal 28 September 2024 yang terjadi di Jalan Trans Wamena-Habema Distrik Napua Kabupaten Jayawijaya Provinsi Papua Pegununggan.

 

Hadir dalam kegiatan perdamaian tersebut antara lain Forkopimda Papua Pegunungan yang dipimpin Sekda Provinsi Papua Pegunungan Drs Wasuok Demianus Siep, LO Polda Papua untuk Papua Pegunungan Kombers Pol Aadi Yuseph Ecock, S.I.K, Forkopimda Nduga yang dipimpin Pj Bupati Nduga Elai Giban SE, MM, Forkopimda Lanny Jaya yang dipimpin Pj Bupati Lanny Jaya Alpius Yigibalom SE, MH, Forkopimda Jayawijaya yang di pimpin Pj Bupati Jayawijaya Thony Mayor, S.PD., M.M, Ketua PGGP Pdt. Ari Mabel, SPD., M.Th dan Penggiat HAM Theo Hesegem.

 

Dalam kegiatan tersebut dibacakan dan dilakukan penandatanganan Nota kesepakatan perdamaian antara masyarakat Nduga dan masyarakat Lany Jaya.

 

Dalam sambutannya Sekda Papua Pegunungan Drs Wasuok Demianus mengatakan mewakili Pj Gubernur Papua Pegunungan tidak membenarkan dan meminta jangan terjadi lagi peperangan antar suku.

 

“Kita adalah pembawa damai, menyatukan semua orang dan kita Provinsi Papua pegunungan adalah satu keluarga” tegasnya

 

dan hal ini kita membuktikan bahwa awal Kabupaten Jayawijaya adalah satu keluarga besar satu honai dan tidak pernah terjadi yang seperti yang terjadi kemarin hari lalu minggu yang lalu di Woma maupun yang kemarin terjadi sejak Kabupaten Jayawijaya tidak pernah terjadi peristiwa begini tetapi ini sudah dua kali yang kedua kali saya harap ini terakhir pertama dan terakhir,”tegasnya.

 

Telah terjadi beberapa kali pertikaian yang melibatkan kelompok masyarakat di wamena, karenanya Ia mengingatkan agar tidak terjadi lagi pertikaian di lembah baliem yang menjadi rumah bersama untuk beberapa suku di Papua Pegunungan. Sekda Siep meminta terjadi lagi permasalahan harus diproses secara hukum positif.

 

“Saya mohon dengan hormat pihak keamanan tangkap diproses kalau tidak ini menjadi pembiaran dan akan mengulang serta merembes sampai dengan orang yang tidak tahu permalasahan menjadi korban,”Katanya.

 

 

Pemprov Papua Pegunungan menyampaikan terima kasih atas kesepakatan yang telah disepakati dan kedepan hal-hal yang tidak diinginkan tidak terulang lagi.

 

Sementara itu Pj Bupati Nduga Elai Giban SE, MM mengatakan terima kasih kepada semua pihak yang telah menangani permasalahan. Khususnya Forkopimda se Provinsi Papua Pegunungan, pihak keamanan dan Masyarakat kedua belah pihak

 

“Kami sangat berterimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat sehingga perdamaian ini bisa terjadi, khusus kepada pemerintah jayawijaya kami memohon maaf karena wilayahnya menjadi tempat terjadinya permasalahan” Ungkapnya

 

Senada dengan itu Pj Bupati Lanny Jaya Alpius Yigibalom berharap agar masing-masing pihak dewasa untuk melihat ke depan agar tidak terjadi lagi persoalan perang antar saudara.

 

“Harapan kita ke depan, kita menjaga keadaan ini daerah kita ini. Mari kita jaga sama-sama. Jangan terjadi lagi pertikaian”Tegasnya.

Penulis : Gin

Editor : A. Buendi

Sumber Berita: Humas Nduga

Berita Terkait

Ledakan Diduga Bom PD II di Biak: 5 Tewas, 3 Hilang, dan 6 Rumah Hancur
Terduga Anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya Berinisial EK Diamankan di Kampung Bilogai
BCA Gelar Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa UNCEN dan UNAIR Adu Inovasi Bangun Desa Wisata
Youth Camp HKBP Papua Dorong Kreativitas Generasi Muda Lewat Ecoprint
Dari Lima Distrik Menuju Fakultas Kedokteran: Harapan Baru Anak Mamberamo Tengah
Langkah Berani Bupati Yonas: Membuka Jalur Mandiri Kedokteran untuk Putra-Putri Asli Mamberamo Tengah
Pemkab Nduga Tegaskan Disiplin Guru: Data Tenaga Pendidik Dimutakhirkan
Aksi Jambret Berakhir di Laut, Polisi Gunakan Kapal Cepat untuk Tangkap Pelaku

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:06 WIT

Ledakan Diduga Bom PD II di Biak: 5 Tewas, 3 Hilang, dan 6 Rumah Hancur

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:51 WIT

Terduga Anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya Berinisial EK Diamankan di Kampung Bilogai

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:10 WIT

BCA Gelar Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa UNCEN dan UNAIR Adu Inovasi Bangun Desa Wisata

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:00 WIT

Youth Camp HKBP Papua Dorong Kreativitas Generasi Muda Lewat Ecoprint

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:18 WIT

Dari Lima Distrik Menuju Fakultas Kedokteran: Harapan Baru Anak Mamberamo Tengah

Berita Terbaru