Maximus Tipagau Sampaikan Berbelasungkawa Atas Kejadian Longsor di Wini Kali Kabur

- Penulis

Senin, 15 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timika- Maximus Tipagau, seorang pemimpin muda yang berpengaruh dari Tanah Papua, mengungkapkan perasaan duka yang mendalam atas kehilangan tujuh nyawa dalam bencana longsor yang melanda Wini Kali Kabur, Timika, pada Minggu (14/7/2024).

“Dengan penuh kesedihan, kami mengucapkan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya warga dalam bencana longsor. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan ketenangan. Semoga para korban mendapatkan tempat yang layak di sisi-Nya,” ujar Maximus Tipagau pada Senin (15/7/2024) di Timika.

Kejadian tragis ini tidak hanya meninggalkan luka mendalam bagi keluarga dan kerabat korban, tetapi juga meruntuhkan hati seluruh masyarakat Mimika. Maximus menambahkan, “Semoga mereka mendapatkan ketenangan abadi di sisi-Nya, dan semoga perjalanan pemulihan bagi yang masih berjuang dapat berjalan dengan lancar dan penuh harapan.”

Di tengah-tengah duka yang menyelimuti komunitas, Maximus Tipagau mengajak seluruh warga untuk bersatu dalam memberikan dukungan kepada mereka yang membutuhkan, serta untuk tetap menjaga semangat gotong royong yang telah menjadi kekuatan utama masyarakat Timika dalam menghadapi cobaan.

Menurut keterangan resmi dari Kepolisian, kejadian longsor ini terjadi di area Wini Kali Kabur pada Minggu (14/7/2024) sekitar pukul 09.00 WIT, diduga dipicu oleh curah hujan yang tinggi sejak pagi hari. Kabid Humas Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., menjelaskan bahwa laporan pertama berasal dari seorang saksi yang melaporkan bencana tanah longsor tersebut.

“Dari kejadian ini, tujuh orang dinyatakan meninggal dunia, termasuk lima orang dewasa dan dua anak-anak. Saat ini, identitas para korban sedang dalam proses identifikasi lebih lanjut,” ucap Kabid Humas pada hari kejadian.

Kapolres Mimika, AKBP I Komang Budiarta, S.I.K., dalam imbauannya kepada masyarakat, mengingatkan akan pentingnya kewaspadaan terhadap daerah-daerah rawan seperti banjir dan longsor. Dia juga mendorong agar masyarakat aktif memantau perkembangan cuaca dan mematuhi peringatan dini untuk meminimalisir risiko yang dapat mengancam keselamatan jiwa.

Kehadiran Maximus Tipagau dalam menyatakan rasa duka ini tidak hanya mencerminkan empati yang tulus terhadap korban bencana, tetapi juga komitmennya untuk ikut serta dalam upaya pemulihan dan keselamatan masyarakat di Timika

Dalam situasi yang penuh keprihatinan ini, Maximus Tipagau memperlihatkan teladan yang kuat tentang bagaimana seorang pemimpin dapat bersikap dalam menghadapi tragedi, yaitu dengan bersatu dan memberikan dukungan kepada mereka yang membutuhkan, serta dengan tetap memelihara semangat kebersamaan dalam komunitas.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Berita Terkait

Meriah! Balap Perahu 15 PK HUT Bhayangkara Pecah di Nabire
PN Jayapura Nyatakan Penetapan Tersangka LL Sah Menurut Hukum
Kapolres Mimika Terkesan Wajah Bersih Kampung Kokona
Distrik Yigi, Dal, Mbua, dan Mbulmu Yalma Terima Bantuan Beras dari Pemkab Nduga
Sosialisasi Perlindungan Perempuan dan Anak Digelar di Distrik Dokome
Dana Otsus 2026 Dukung Penguatan Data Gender dan Anak di Wuyuneri
Papua Pegunungan Perkuat Sinergi Nasional di Munaslub APPSI 2026
Satgas Gabungan Lumpuhkan KKB Kodap XVI Yahukimo, Senjata dan Amunisi Diamankan

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:32 WIT

Meriah! Balap Perahu 15 PK HUT Bhayangkara Pecah di Nabire

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:56 WIT

PN Jayapura Nyatakan Penetapan Tersangka LL Sah Menurut Hukum

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:31 WIT

Kapolres Mimika Terkesan Wajah Bersih Kampung Kokona

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:57 WIT

Distrik Yigi, Dal, Mbua, dan Mbulmu Yalma Terima Bantuan Beras dari Pemkab Nduga

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:03 WIT

Sosialisasi Perlindungan Perempuan dan Anak Digelar di Distrik Dokome

Berita Terbaru

Daerah

Kapolres Mimika Terkesan Wajah Bersih Kampung Kokona

Sabtu, 18 Jul 2026 - 17:31 WIT