Wamena, 2 Mei 2025 – Anggota DPR Papua Pegunungan, Marius Wamu, S.E., menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Jayawijaya dengan menyalurkan tiga ton beras dan 90 karton mie bagi warga di distrik yang mengalami dampak serius.
Bencana banjir yang melanda Jayawijaya sejak Desember 2024 hingga April 2025 akibat curah hujan tinggi dan meluapnya Sungai Baliem , telah menyebabkan kerusakan parah pada rumah-rumah warga serta area perkebunan. Sebagai respon atas krisis yang terjadi, Marius Wamu turun langsung memberikan bantuan pangan kepada masyarakat terdampak di Distrik Maima, Asolokobal, Wita Waya , dan beberapa kampung lainnya.
“Saya melihat langsung dampak dari banjir ini dan merasa terpanggil untuk membantu. Sebagai anak daerah yang dipilih oleh rakyat, saya punya kewajiban untuk hadir di tengah mereka,” ujar Marius Wamu saat menyerahkan bantuan pada Jumat (2/5/2025).
Distribusi bantuan yang dilakukan mencakup:
– Distrik Maima: 1 ton beras dan 30 karton mie untuk Kampung Minimo, Menagaima, dan Kepi.
– Distrik Wita Waya: 1 ton beras dan 30 karton mie untuk empat kampung terdampak.
– Distrik Asolokobal: 500 kg beras dan 30 karton mie untuk Kampung Helaluba.
– Kampung Husewa: 500 kg beras dan 30 karton mie.
Marius Wamu menegaskan bahwa bantuan ini bukan atas nama lembaga, melainkan inisiatif pribadinya sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit. “Kami sebagai wakil rakyat tidak boleh diam dalam situasi darurat seperti ini. Musibah bisa terjadi kapan saja, dan saat itulah kita harus hadir bagi mereka yang membutuhkan,” katanya.
Bupati Jayawijaya, Athenius Murib , menyebut bahwa berdasarkan data BPBD , terdapat 22 distrik dari 40 distrik di Jayawijaya yang terdampak banjir. “Kami masih terus mengumpulkan data terkait jumlah kampung terdampak, korban jiwa, dan kondisi warga karena medan yang sulit serta akses yang terputus akibat longsor,” jelasnya.
Pemerintah terus berupaya mencari solusi terbaik untuk pemulihan wilayah terdampak, termasuk koordinasi dengan berbagai pihak dalam menyalurkan bantuan. Langkah seperti yang dilakukan Marius Wamu diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dan membantu mereka bertahan hingga kondisi kembali stabil.
Dengan sinergi antara pemerintah, legislator, dan masyarakat, Jayawijaya diharapkan segera bangkit dari dampak banjir dan pulih kembali dalam waktu dekat. Solidaritas dan kepedulian seperti ini menjadi bukti nyata bahwa Papua Pegunungan bergerak bersama dalam menghadapi tantangan.
NABIRE - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menyampaikan rasa syukur atas terwujudnya pengembangan…
WAMENA, 20 April 2026 – Lautan manusia memadati Stadion Pendidikan Itlay Ikinia Wamena, Senin (20/4),…
Oksibil, Papua Pegunungan — Personel gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Pegunungan Bintang berhasil…
Mulia, (Senin, 20/04)_Bupati Puncak Jaya Dr. Yuni Wonda, S.Sos.,S.IP.,MM pimpin langsung apel gabungan.Dalam amanahnya, beliau…
Mulia, Senin (20/04) – Bupati Puncak Jaya, Dr. Yuni Wonda, S.Sos., S.IP., MM memimpin apel…
Yahukimo – Menindaklanjuti insiden kontak tembak yang terjadi pada Rabu, 15 April 2026, Satgas Operasi…