Daerah

ASN, Honorer, dan Ormas Bersatu: Momentum Kebersamaan Bangun Puncak Jaya Lebih Tangguh

Mulia, (Senin, 20/04)_Bupati Puncak Jaya Dr. Yuni Wonda, S.Sos.,S.IP.,MM pimpin langsung apel gabungan.Dalam amanahnya, beliau menegaskan bahwa ketahanan pangan harus menjadi prioritas bersama. Ia mengingatkan bahwa kondisi geografis Puncak Jaya tidak memungkinkan untuk menanam padi, sehingga masyarakat perlu mengoptimalkan potensi lokal dengan menanam komoditas yang lebih sesuai seperti ubi, umbian, dan sayur-sayuran.
‎
‎“Kita harus punya kebun sendiri. Jangan hanya bergantung pada beras. Di samping dan belakang rumah harus ada kebun. Dengan begitu, setiap keluarga bisa memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri,” ujar Bupati.
‎
‎Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa ajakan ini bukan sekadar imbauan, melainkan kebutuhan mendesak. Hal ini disebabkan oleh adanya pemangkasan dana dari pemerintah pusat yang berdampak pada kemampuan daerah dalam menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat. “Dana dari pusat banyak yang dipangkas, sehingga kita harus kreatif dan mandiri. Berkebun dan beternak adalah solusi nyata untuk mengurangi ketergantungan,” tegasnya.
‎
‎Selain berkebun, Bupati juga mendorong masyarakat untuk memelihara ternak di rumah. Menurutnya, keberadaan ternak tidak hanya menjadi sumber pangan tambahan, tetapi juga dapat meningkatkan ekonomi keluarga. “Kalau setiap rumah punya kebun dan ternak, kita tidak akan kekurangan. Ini adalah langkah nyata menuju kemandirian pangan,” tambahnya.
‎
‎Apel gabungan ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen bersama dalam membangun Puncak Jaya yang mandiri, produktif, dan berdaya saing. Bupati menekankan bahwa ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat.
‎
‎Dengan semangat gotong royong, Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya berharap gerakan berkebun dan beternak dapat menjadi budaya baru yang mengakar di tengah masyarakat. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah, mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan, meski menghadapi keterbatasan anggaran dari pusat.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Wakil Bupati Mus Kogoya Tegaskan CPNS Harus Segera Kembali ke Mulia, Persiapan Prajabatan Jadi Momentum Pembinaan Aparatur Profesional

MULIA, 28 September 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya meminta seluruh Calon Pegawai Negeri Sipil…

10 menit ago

Polres Deiyai Terus Buru DPO MM, Penggerebekan di Kampung Waitakotu Hasilkan Senjata Api Rakitan, Puluhan Amunisi, dan Barang Bukti Lain

DEIYAI – Perburuan terhadap seorang Daftar Pencarian Orang (DPO) berinisial MM terus dilakukan Polres Deiyai.…

29 menit ago

Apel Pagi Pemkab Puncak Jaya Jadi Momentum Perkuat Tanggung Jawab Aparatur, Mus Kogoya Ingatkan CPNS, Honorer, dan OPD Jalankan Kewajiban dengan Serius

MULIA, 28 September 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya kembali melaksanakan apel pagi sebagai bagian…

54 menit ago

Dinas Dukcapil Puncak Jaya Gelar Percepatan Administrasi di Wilayah II, Dorong Kesadaran Masyarakat Perbarui Data Kependudukan

ILU, PUNCAK JAYA — Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya terus memperkuat pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat…

1 jam ago

Dekranasda Tolikara Pamerkan Emas Asli Papua dan Batik Bermotif Khas di Ajang Kriyanusa 2026, Bukti Kreativitas Anak Daerah Tembus Panggung Nasional

JAKARTA, 27 September 2026 — Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tolikara turut ambil bagian…

8 jam ago

Polres Nduga Latih Pelajar SMK Kenyam dengan PBB, Tanamkan Disiplin dan Tanggung Jawab Sejak Dini

NDUGA – Polres Nduga terus mendorong pembinaan karakter dan kedisiplinan di kalangan generasi muda. Salah…

1 hari ago