WAMENA, 20 April 2026 – Lautan manusia memadati Stadion Pendidikan Itlay Ikinia Wamena, Senin (20/4), saat ribuan warga dari berbagai penjuru Jayawijaya berkumpul dalam suasana penuh sukacita untuk merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Pekabaran Injil di Lembah Baliem.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Gubernur Papua Pegunungan, Ones Pahabol, yang hadir bersama Penjabat Sekretaris Daerah, Wasuok Demianus Siep.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Jayawijaya di bawah kepemimpinan Atenius Murib dan jajaran, yang dinilai berhasil menyatukan 17 denominasi gereja dalam satu perayaan besar yang berlangsung penuh kebersamaan.
Menurutnya, peringatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga momentum untuk menghargai perjuangan para hamba Tuhan yang telah membawa Injil ke wilayah pegunungan dengan berbagai keterbatasan.
“Saya memberikan penghormatan kepada para pelayan Tuhan yang telah membawa kabar baik ke daerah yang sulit dijangkau. Meski harus berjalan kaki dan menghadapi tantangan berat, mereka tetap setia melayani,” ujarnya.
Ia menambahkan, perjalanan Injil selama 72 tahun di Lembah Baliem mencerminkan kematangan iman. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa nilai-nilai Injil harus benar-benar diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Wagub juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Kristus sebagai titik persatuan, serta meninggalkan berbagai tindakan kekerasan dan kejahatan yang masih terjadi.
“Saya mengajak kita semua untuk menemukan titik temu dalam Kristus. Jika masih terjadi konflik dan kekerasan, itu berarti kita belum sepenuhnya hidup dalam nilai-nilai Injil,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Jayawijaya, Atenius Murib, menyampaikan bahwa perayaan tahun ini merupakan yang kedua kalinya digelar secara terpadu dalam masa kepemimpinannya, setelah sebelumnya dilaksanakan secara terpisah.
Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak masyarakat untuk melakukan refleksi atas perjuangan para misionaris dan leluhur yang telah membawa Injil ke Jayawijaya dalam kondisi penuh tantangan.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya introspeksi diri serta komitmen untuk menjalani hidup baru sesuai ajaran Firman Tuhan.
“Sudah 72 tahun Injil hadir di Jayawijaya. Ini saatnya kita bangkit untuk hidup saling menolong dan menjaga persatuan,” ungkapnya.
Namun, ia juga menyoroti berbagai persoalan sosial yang masih terjadi, seperti kekerasan, penyalahgunaan minuman keras, hingga dampak sosial lainnya seperti KDRT, kecelakaan lalu lintas, seks bebas, HIV/AIDS, dan narkoba.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan bersama agar nilai-nilai Injil benar-benar dihidupi dalam kehidupan masyarakat.
Perayaan HUT ke-72 Pekabaran Injil di Lembah Baliem ini diharapkan menjadi momentum memperkuat iman, persatuan, serta membangun kehidupan masyarakat yang lebih damai dan sejahtera.
Oksibil, Papua Pegunungan — Personel gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Pegunungan Bintang berhasil…
Mulia, (Senin, 20/04)_Bupati Puncak Jaya Dr. Yuni Wonda, S.Sos.,S.IP.,MM pimpin langsung apel gabungan.Dalam amanahnya, beliau…
Mulia, Senin (20/04) – Bupati Puncak Jaya, Dr. Yuni Wonda, S.Sos., S.IP., MM memimpin apel…
Yahukimo – Menindaklanjuti insiden kontak tembak yang terjadi pada Rabu, 15 April 2026, Satgas Operasi…
WAMENA, 18 April 2026 – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menegaskan komitmennya dalam mendorong peningkatan kualitas…
JAKARTA, 18 April 2026 – Di tengah harapan akan pembangunan dan kesejahteraan di Tanah Papua,…