Daerah

Bupati Tolikara Dorong Swasembada Pangan Lewat Cetak Sawah 300 Hektar

Jakarta – Bupati Tolikara, Willem Wandik, menyiapkan pengembangan lahan sawah seluas 300 hektar di Distrik Douw sebagai langkah strategis mendukung percepatan swasembada pangan di Papua Pegunungan. Rencana tersebut disampaikan langsung saat menghadiri Konsolidasi Pembangunan Pertanian Wilayah Papua Tahun 2026 yang dipimpin Menteri Pertanian RI di Auditorium Gedung F Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2026).

Pertemuan yang dihadiri para gubernur, bupati, dan wali kota se-Tanah Papua itu merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dalam mempercepat swasembada pangan dan energi melalui program cetak sawah serta pengembangan hilirisasi komoditas perkebunan.

Dalam kesempatan tersebut, Willem Wandik memaparkan konsep “Douw Lumbung Padi”, yakni program pengembangan kawasan persawahan yang memanfaatkan lahan rawa di Distrik Douw menjadi sentra produksi pangan baru bagi Kabupaten Tolikara dan Papua Pegunungan.

“Kami telah menyiapkan sekitar 300 hektar lahan di Distrik Douw untuk dikembangkan menjadi kawasan persawahan. Lahan rawa yang selama ini hanya ditumbuhi ilalang akan kami ubah menjadi sawah produktif yang dapat mendukung ketahanan pangan masyarakat,” ujar Willem Wandik.

Menurutnya, potensi lahan di Distrik Douw sangat menjanjikan karena memiliki sumber air alami yang dapat dimanfaatkan untuk sistem irigasi sederhana tanpa harus melakukan pembukaan lahan dengan biaya besar.

“Kami berharap pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian dapat memberikan dukungan sehingga program ini bisa menjadi proyek percontohan pengembangan lumbung pangan di Papua Pegunungan. Ini bukan hanya tentang menghasilkan beras, tetapi juga membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Bupati menjelaskan, tahap awal program akan dimulai dengan pembangunan sawah percontohan seluas 10 hektar yang nantinya dikembangkan secara bertahap hingga mencapai target 300 hektar sesuai hasil survei teknis dan kajian kelayakan lahan. Program tersebut juga akan didukung pembentukan kelompok tani, penyediaan alat dan mesin pertanian, pendampingan penyuluh, serta pembangunan sarana pascapanen.

Dalam usulan yang diajukan kepada Kementerian Pertanian, kawasan persawahan di Distrik Douw diproyeksikan mampu menghasilkan produktivitas hingga 6–7 ton gabah per hektare. Pengembangan tersebut diharapkan dapat menjadi fondasi lahirnya lumbung pangan baru di Kabupaten Tolikara sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Provinsi Papua Pegunungan.

Melalui forum Konsolidasi Pembangunan Pertanian Wilayah Papua 2026, Pemerintah Kabupaten Tolikara berharap program Douw Lumbung Padi memperoleh dukungan dari pemerintah pusat sehingga cita-cita menjadikan Distrik Douw sebagai salah satu sentra produksi pangan di Tanah Papua dapat segera terwujud.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Polda Papua Tengah Gelar Lomba Saka Bhayangkara, Puluhan Pelajar SMA/SMK Diasah Jadi Generasi Disiplin dan Pelopor Kamtibmas

NABIRE – Puluhan pelajar tingkat SMA/SMK sederajat mengikuti Lomba Pramuka Saka Bhayangkara yang digelar Direktorat…

11 jam ago

Sinergitas TNI-Polri Kian Solid, Puluhan Personel Sisir Kota Mulia Lewat Patroli dan Razia Senjata Tajam

PUNCAK JAYA – Sinergitas TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Puncak Jaya terus diperkuat.…

11 jam ago

Komisi Informasi Papua Barat Menangkan Ahli Waris, BPN Manokwari Diperintahkan Serahkan Warkah Dua Sertipikat Tanah Milik Almarhum Charles Siatmiko Hendratno

MANOKWARI,  – Komisi Informasi (KI) Provinsi Papua Barat mengabulkan sebagian permohonan mempertahankan informasi publik yang…

17 jam ago

RSUD ELVRIDA SARA LANJUTKAN PROGRAM MAGANG TAHAP II DI RSUD MIMIKA, PERKUAT TRANSFORMASI MENUJU AKREDITASI

MIMIKA – Dalam rangka mempercepat transformasi pelayanan kesehatan dan mempersiapkan akreditasi rumah sakit, RSUD Elvrida…

1 hari ago

Kapolda Papua Tengah Pimpin Aksi Green Policing di Nabire, Gandeng TNI, KKSS dan Masyarakat Bersihkan Lingkungan serta Tanam Pohon

NABIRE – Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah terus memperkuat kepedulian terhadap lingkungan melalui program Green…

2 hari ago

Pemberantasan Kejahatan Terus Digencarkan, Kejari Jayawijaya Musnahkan Barang Bukti dari 59 Kasus yang Telah Berkekuatan Hukum Tetap

WAMENA – Kejaksaan Negeri (Kejari) Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, memusnahkan barang bukti dari 59 perkara…

2 hari ago