Mahasiswa Katolik dari Empat Wilayah Papua Bertemu di Jayawijaya Bahas Isu Strategis

- Penulis

Senin, 17 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena, 17 November 2025 – Konferensi Studi Regional Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Komda Papua resmi digelar di Kabupaten Jayawijaya. Kegiatan ini mempertemukan mahasiswa Katolik dari empat wilayah Papua, Papua Tengah, Papua Selatan, dan Papua Pegunungan, dalam sebuah forum intelektual dan reflektif bertema Mengurai Jejak Kelam dan Titik Rekonsiliasi dalam Honai Dialogis.

Acara dibuka dengan sambutan dari Sekretaris Daerah Provinsi Papua Pegunungan, Drs. Wasuok Demianus Siep, yang mewakili Gubernur Dr. John Tabo. Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi tinggi kepada PMKRI atas penyelenggaraan konferensi yang dinilai relevan dengan dinamika sosial dan sejarah Papua saat ini.

“Tema konferensi ini sangat penting. Ia mengajak kita melihat kembali jejak sejarah, memahami pengalaman kelam, dan menelaah tantangan yang masih membayangi masyarakat Papua,” ujar Gubernur dalam sambutan tertulisnya.

Gubernur Tabo menekankan bahwa honai bukan sekadar rumah adat, melainkan simbol filosofi lokal yang mengajarkan nilai-nilai dialog, penerimaan, dan penghargaan terhadap martabat manusia. Ia menyebut bahwa penyelesaian persoalan Papua tidak akan berhasil tanpa pendekatan dialogis dan kemanusiaan.

“Rekonsiliasi bukan hanya tugas pemerintah dan gereja, tetapi juga membutuhkan keberanian moral dari anak-anak muda yang berani berpikir jernih dan menawarkan jalan yang memuliakan manusia Papua,” tambahnya.

Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, lanjut Gubernur, terus bekerja membangun infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Namun, pembangunan fisik harus diimbangi dengan pemulihan sosial melalui dialog budaya dan tindakan kemanusiaan. Ia berharap hasil kajian dari konferensi ini dapat memperkaya kebijakan pembangunan daerah.

Wakil Bupati Jayawijaya, Ronny Elopere, sebagai tuan rumah, menyambut hangat seluruh peserta konferensi dan menyampaikan apresiasi atas kekompakan panitia. Ia berharap kegiatan berjalan aman dan lancar hingga penutupan.

Sementara itu, Senior PMKRI Meky Wetipo mengungkapkan tantangan awal PMKRI di Jayawijaya, terutama karena tidak adanya universitas di daerah tersebut. Ia menyebut bahwa alumni dari berbagai kota studi seperti Jakarta, Manado, Jayapura, dan Makassar bersatu untuk membangun ruang diskusi di Jayawijaya.

Dalam pemetaan yang dilakukan oleh PMKRI St. Fransiskus Asisi Jayawijaya, dua isu utama yang diangkat adalah Lapangan Pekerjaan, Terutama untuk struktur pemerintahan daerah. Dialog, Sebagai sarana negosiasi dan kerja sama dengan organisasi lain.

Konferensi ini diharapkan menjadi ruang belajar, bertumbuh, dan membangun jejaring lintas wilayah demi masa depan Papua yang damai, bermartabat, dan sejahtera.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Pemprov Papua Pegunungan

Berita Terkait

Keluarga Besar Polres Intan Jaya Salurkan Bantuan bagi Pengungsi di Sugapa
Aksi Solidaritas PKK: BAMA dan Pakaian Layak Pakai untuk Pengungsi
Kemendagri Salurkan Bantuan Sosial untuk Korban Konflik Wamena
Quick Wins BPJS Kesehatan Hadirkan Skrining Kesehatan dan Pemantauan Gizi di Jayapura
Keluarga Batak Jayawijaya Hadir Bawa Harapan dan Dukungan bagi Pengungsi
Wamendagri Bersama Gubernur Papua Pegunungan Pastikan Penanganan Pascakonflik Berjalan Cepat
Ibadah Syukuran & Perpisahan SMP Negeri 1 Kenyam: Momen Penuh Haru dan Sukacita
Kapolda Papua Tengah Dorong Dukungan untuk Pabrik Pakan Ternak Lokal di Nabire

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 18:54 WIT

Keluarga Besar Polres Intan Jaya Salurkan Bantuan bagi Pengungsi di Sugapa

Senin, 18 Mei 2026 - 17:52 WIT

Aksi Solidaritas PKK: BAMA dan Pakaian Layak Pakai untuk Pengungsi

Senin, 18 Mei 2026 - 17:00 WIT

Kemendagri Salurkan Bantuan Sosial untuk Korban Konflik Wamena

Senin, 18 Mei 2026 - 10:36 WIT

Quick Wins BPJS Kesehatan Hadirkan Skrining Kesehatan dan Pemantauan Gizi di Jayapura

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:50 WIT

Keluarga Batak Jayawijaya Hadir Bawa Harapan dan Dukungan bagi Pengungsi

Berita Terbaru