TIOM, 8 Juni 2026 – Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya bergerak cepat memastikan informasi adanya warga Kampung Wunabunggu, Distrik Melagi, yang meninggal dunia diduga akibat ledakan bom pada Sabtu, 6 Juni 2026. Sesuai perintah Bupati Lanny Jaya, Aletinus Yigibalom, S.Pd dan Wakil Bupati Lanny Jaya Fredi Ginia Tabuni ST, Tim yang dipimpin langsung oleh Sekda Lanny Jaya, Tendien Wenda, S.Th., S.IP., M.Si, bersama Kapolres Lanny Jaya, Dandim 1713 Lanny Jaya,DPRK,Jajaran pimpinan OPD, serta Kepala Distrik Melagi langsung bergerak turun ke lokasi untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.
Sekda Tendien Wenda menjelaskan bahwa benar telah terjadi Ledakan yang menyebabkan korban atas nama Desina Weya, berusia 18 tahun, meninggal dunia.saat korban bersama teman-temannya sedang membakar kelapa hutan. Saat korban melangkah ke kesamping dari titik pembakaran, tiba-tiba terjadi ledakan yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” ungkapnya.
Setelah ledakan, teman-teman korban sempat trauma dan panik, menemukan saudara mereka sudah meninggal dunia.Usai kejadian jenazah Almarhumah Desina Weya ditinggalkan di TKP. Setelah bermalam tepatnya pada Minggu, 7 Juni 2026, keluarga bersama masyarakat melaksanakan pemakaman dengan cara membakar jenazah sesuai tradisi setempat.
Sekda menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial, yang mengatakan bahwa korban meninggal akibat bom yang dijatuhkan dari helikopter atau pesawat tidak dibenarkan sesuai informasi dari saksi mata di TKP.
“Fakta yang kami dapatkan langsung dari Saksi mata yang berada ditempat kejadian bahwa ledakan berasal dari bahan peledak yang terjadi Langsung TKP. Namun untuk memastikan sumber ledakan serta bahan ledak hanya bisa dibuktikan dengan adanya investigasi dan olah TKP.
Dalam kesempatan Kunjungan tersebut, Pemkab Lanny Jaya telah menyampaikan langsung Ucapan Belasungkawa atas insiden yang terjadi serta juga memberikan bantuan berupa sembako kepada keluarga korban dan masyarakat setempat sebagai bentuk kepedulian. Masyarakat menyampaikan terima kasih atas respon cepat pemerintah daerah yang hadir langsung di tengah duka.
Dalam kesempatan itu, masyarakat dan keluarga korban menyampaikan aspirasi agar Permerintah Daerah menarik Satgas yang ditempatkan diwilayah tersebut sehingga warga bisa kembali ke kampung dan bisa beraktifitas dan kembali berkebun.Anak anak sekolahpun nantinya dapat kembali bersekolah.
“Masyarakat meminta agar Pemerintah Daerah memberikan perhatian dan dukungan sembako serta Keamanan di Distrik Melagi. Aspirasi masyarakat diterima langsung oleh Pemerintah Daerah dan Pimpinan TNI dan POLRI.
Dengan memastikan kebenaran informasi yang ada. Pemda Lanny Jaya berharap kedepan tidak ada lagi kejadian serupa yang mengakibatkan masyarakatnya meninggal dunia.
Dengan langkah cepat ini,pemerintab kab lanny jaya menunjukan komitmen untuk hadir langsung ditengah masyarakat,memastikan kebenaran informasi,memberikan bantuan,serta menampung aspirasi warga demi terciptanya rasa aman dan keberlanjutan kehidupan sosial didistrik melagi dan masyarakat lanny jaya pada umumnya.
LANNY JAYA, 9 JUNI 2026– Suara keras datang dari kalangan intelektual Lanny Jaya menyusul tragedi…
TIMIKA, 8 Juni 2026 – Pemerintah Kabupaten Nduga melalui RSUD Elvrida Sara resmi menjalin kerja…
JAKARTA, 8 Juni 2026 – Bupati Lanny Jaya, Aletinus Yigibalom, S.Pd, melakukan pertemuan strategis dengan…
Wamena, 8 Juni 2026 – Bunda PAUD Provinsi Papua Pegunungan, Bunda Anggieta Bestari Tabo, menghadiri…
Nabire – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Papua Tengah berhasil menangkap seorang pelaku peredaran obat…
Jayapura,8 Juni 2026 – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perkembangan inflasi di wilayah kerja Kantor…