Kronologi Lengkap Longsor di Jalan Trans Papua Jayapura – Wamena, Kerusakan di 35 Titik

- Penulis

Selasa, 10 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA-Jalan Trans Papua Wamena-Jayapura terputus akibat longsor yang mengakibatkan puluhan truk terjebat dan tiga orang luka-luka. Data yang berhasil dihimpun hingga 9 Februari 2026 adapun kronologis longsor tersebut yakni

Sabtu, 7 Februari 2026:

  • 19.00 WIT: terjadi hujan dengan intensitas sedang.
  • 20.00 WIT: hujan sempat mereda.
  • 21.00 WIT – 03.00 WIT (Minggu, 8 Februari 2026): hujan intensitas tinggi menyebabkan ketidakstabilan lereng, longsoran terjadi pada lereng, beberapa badan jalan amblas.

Minggu, 8 Februari 2026:

  • Pagi hari: banyak titik longsoran, badan jalan putus di beberapa lokasi.
  • Laporan korban di area turunan Kalikil dekat sungai:
  • 1 orang patah tulang tangan kanan, luka lecet pada kaki dan tangan.
  • 2 orang luka ringan.

Kejadian:
Longsoran terjadi saat rombongan parkir di area istirahat. Longsor menyebabkan pohon tumbang dan aliran air deras melintas di badan jalan, korban terseret arus ±10 meter. Korban dievakuasi ke arah Benawa, bertemu Tim HK di area Pisau Doser, lalu dibawa ke kecamatan terdekat untuk pertolongan pertama.

Kerugian:
Belum bisa diperiksa menyeluruh karena akses jalan baru dibuka sampai STA 23+800. STA di atas titik tersebut masih dalam proses pembukaan menuju arah Elelim.

PPK KPBU Jalan Trans Papua Jayapura-Wamena, Febryan Nurdiansyah mengatakan hujan intensitas tinggi berlangsung hingga Minggu dini hari, menyebabkan ketidakstabilan lereng.

Akibatnya, banyak pohon tumbang dan aliran air deras melintas di badan jalan. Tiga orang dari rombongan lajuran di turunan Kalikil terseret arus sejauh 10 meter. Satu korban mengalami patah tulang tangan kanan, sementara dua lainnya luka ringan. Mereka berhasil dievakuasi ke kecamatan terdekat untuk pertolongan pertama.

Data lapangan menunjukkan puluhan titik longsor antara STA 27+900 hingga STA 48+100. Sebagian besar ruas masih belum bisa dilewati, meski beberapa lokasi sudah dibersihkan dan akses sementara dibuka. Di titik Air Terjun (STA 42+900), pemasangan aramco darurat memungkinkan kendaraan melintas. Namun di Kali Jernih (STA 48+100), jalur air masih tertutup material longsoran.

Selain longsor, kerusakan parah juga terjadi pada infrastruktur penunjang. Jembatan Bailey hanyut terbawa arus, sementara beberapa aramco eksisting rusak berat tergerus banjir.

“Tim Kementerian PUPR bersama LMP Trans Papua terus melakukan pembersihan material, pemasangan sandbag, hingga mobilisasi jembatan darurat,”Jelasnya.

Situasi ini menegaskan rapuhnya akses vital Trans Papua terhadap cuaca ekstrem. Jalan yang menjadi nadi penghubung antarwilayah kini lumpuh di banyak titik. Upaya penanganan darurat masih berlangsung, dengan prioritas membuka jalur hingga Elelim agar distribusi bantuan dan mobilitas warga kembali normal.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Pemkab Nduga Salurkan 2,5 Ton Beras untuk Warganya Yang Mengungsi di Distrik Walaik Kabupaten Jayawijaya
Tak Hanya Terima Bantuan, Guru Dibekali Keterampilan Operasikan Starlink
HUT Polwan ke-78: Polwan Polres Jayawijaya Gelar Bakti Sosial di Pasar Potikelek
Kadis Kominfo Akbar: Internet Harus Jadi Sumber Belajar, Bukan Sekadar Hiburan
Bupati Yuni Wonda: Pendidikan Prioritas, Generasi Muda Harus Melek Teknologi
Apresiasi FOCIM Kota Jayapura, BTM: Keluarga Diberkati, Kota Diberkati
Sosialisasi Stunting Digelar Serentak di Distrik Ilu dan Dokome
DP3AKB Puncak Jaya Gelar Edukasi Gizi, Libatkan Keluarga dan Tenaga Kesehatan

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 18:24 WIT

Pemkab Nduga Salurkan 2,5 Ton Beras untuk Warganya Yang Mengungsi di Distrik Walaik Kabupaten Jayawijaya

Kamis, 3 September 2026 - 17:03 WIT

Tak Hanya Terima Bantuan, Guru Dibekali Keterampilan Operasikan Starlink

Kamis, 3 September 2026 - 15:46 WIT

HUT Polwan ke-78: Polwan Polres Jayawijaya Gelar Bakti Sosial di Pasar Potikelek

Kamis, 3 September 2026 - 15:18 WIT

Kadis Kominfo Akbar: Internet Harus Jadi Sumber Belajar, Bukan Sekadar Hiburan

Kamis, 3 September 2026 - 14:16 WIT

Bupati Yuni Wonda: Pendidikan Prioritas, Generasi Muda Harus Melek Teknologi

Berita Terbaru