Daerah

Kodim 1706/Nduga Pantau Kelangkaan Bapokting dan BBM di Kenyam

NDUGA – Kodim 1706/Nduga melalui jajaran kewilayahan terus memantau perkembangan ketersediaan bahan pokok penting (Bapokting) dan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan, menyusul terhambatnya distribusi logistik akibat musim kemarau yang menyebabkan debit Kali Kenyam mengalami penyusutan.

Pemantauan dilakukan pada Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 14.00 WIT, salah satunya di Kios Ginting, Kompleks Area Bandara Kenyam. Berdasarkan keterangan pemilik kios, Sdri. Ginting, pasokan beras dan BBM saat ini mengalami kelangkaan karena kapal pengangkut logistik belum dapat melintas menuju Pelabuhan Batas Batu akibat rendahnya debit air.

Menurutnya, kondisi kemarau tahun 2026 memberikan dampak cukup besar terhadap masyarakat Kenyam. Selain beras dan BBM, pasokan air minum kemasan serta sejumlah kebutuhan lainnya ikut terdampak. Beberapa kapal pengangkut logistik dilaporkan masih tertahan di sekitar wilayah Mumugu karena kondisi sungai belum memungkinkan untuk dilalui.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sementara waktu, para pelaku usaha mengandalkan distribusi melalui pesawat kecil. Namun, keterbatasan kapasitas angkut menyebabkan jumlah barang yang masuk belum sebanding dengan kebutuhan masyarakat.

Berdasarkan hasil pemantauan, beras premium maupun medium saat ini sulit diperoleh, sementara BBM jenis Pertalite dan Solar juga mengalami kelangkaan. Air minum kemasan dan minyak tanah turut mengalami keterbatasan. Adapun sejumlah kebutuhan lain seperti minyak goreng, gula, telur, daging ayam, ikan, bawang, umbi-umbian dan kebutuhan harian lainnya masih tersedia, meskipun beberapa komoditas dalam jumlah terbatas dan mengalami kenaikan harga.

Untuk BBM, harga Pertalite di tingkat pengecer tercatat berkisar Rp50.000 hingga Rp70.000 per liter, sedangkan Solar sekitar Rp40.000 per liter, dengan kondisi stok yang sangat terbatas atau tidak tersedia.

Kondisi tersebut terjadi karena jalur sungai masih menjadi salah satu jalur utama pengangkutan logistik dalam jumlah besar menuju wilayah Kabupaten Nduga. Ketika debit Kali Kenyam menurun, kapal bermuatan logistik berisiko kandas sehingga distribusi menuju Pelabuhan Batas Batu mengalami hambatan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, pihak terkait di Kabupaten Nduga telah berkoordinasi dengan Bulog Timika dalam upaya memenuhi kebutuhan beras masyarakat. Beras Bulog juga telah dipersiapkan untuk didistribusikan menuju Kabupaten Nduga menggunakan kapal kayu. Namun, kelancaran pengiriman masih sangat bergantung pada kondisi cuaca dan peningkatan debit air Kali Kenyam.

Dandim 1706/Nduga: Kebutuhan Masyarakat Menjadi Perhatian Bersama

Dandim 1706/Nduga Letkol Inf Ardian Kristiawan, S.E., menyampaikan bahwa Kodim 1706/Nduga akan terus mengikuti perkembangan situasi serta membangun koordinasi dengan Pemerintah Daerah dan instansi terkait dalam menyikapi kondisi tersebut.

“Kelangkaan beras dan BBM yang terjadi saat ini perlu menjadi perhatian kita bersama karena menyangkut kebutuhan sehari-hari masyarakat. Kodim 1706/Nduga akan terus memantau perkembangan di lapangan serta berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah dan pihak terkait untuk mendukung upaya kelancaran distribusi logistik ke wilayah Nduga.”

Dandim berharap kondisi cuaca dan debit air Kali Kenyam segera membaik sehingga kapal-kapal pengangkut logistik dapat kembali beroperasi secara normal dan pasokan kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi.

“Kami berharap distribusi beras, BBM dan kebutuhan pokok lainnya dapat segera kembali lancar. Kepada masyarakat kami mengimbau untuk tetap tenang, tidak melakukan pembelian secara berlebihan, serta bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Dengan sinergi seluruh pihak, kami optimistis kondisi ini dapat kita hadapi bersama.”Tegasnya

Kodim 1706/Nduga akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan ketersediaan dan distribusi kebutuhan pokok sebagai bagian dari kepedulian terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah binaan.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

KPU Papua Pegunungan Gelar Forum Konsultasi Publik, Perkuat Keterbukaan Informasi dan Transformasi Digital

WAMENA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Pegunungan menggelar Forum Konsultasi Publik tentang Standar…

2 jam ago

Koordinasi BPN Jayawijaya dan Kanwil Papua, Upaya Konkret Percepat Penyelesaian Masalah Pertanahan di Distrik Pisugi

JAYAPURA – Kantor Pertanahan Kabupaten Jayawijaya terus berkomitmen menyelesaikan berbagai persoalan pertanahan di wilayah kerjanya.…

3 jam ago

Satresnarkoba Polres Nabire Tangkap Dua Pemuda, Amankan 104,57 Gram Ganja yang Dibawa dari Jayapura

NABIRE – Satuan Reserse Narkoba Polres Nabire menangkap dua pemuda berinisial FR (19) dan MYMA…

4 jam ago

Naik Jadi Tipe C, RSUD Tiom Akan Dibangun Gedung Empat Lantai Seluas 7.000 Meter Persegi, Jadi Simbol Transformasi Layanan Kesehatan Masyarakat Lanny Jaya

TIOM-LANNY JAYA-PAPUA PEGUNUNGAN – Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya menyambut baik kedatangan tim survei dari Kementerian…

6 jam ago

Polda Papua Tengah Catat 926 Kasus Konvensional dan 39 Kasus Transnasional, Evaluasi Triwulan III Jadi Dasar Perkuat Pencegahan Kejahatan

NABIRE – Polda Papua Tengah mencatat 926 kasus tindak pidana konvensional dan 39 kasus tindak…

6 jam ago

Polres Jayawijaya Amankan Terduga Pelaku Pembunuhan di Bolakme, Cegah Konflik Antarkeluarga

Wamena – Kepolisian Resor Jayawijaya bersama Polsek Bolakme mengamankan seorang terduga pelaku pembunuhan di Kampung…

7 jam ago