NABIRE – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Direktorat Reskrim Polda Papua Tengah terus memburu satu pelaku pengeroyokan terhadap anggota URC Brigpol Riccy Kani yang hingga kini belum berhasil diamankan. Pelaku diketahui berinisial RB alias Obet.
RB merupakan satu dari enam orang yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan terhadap seorang anggota URC saat merespons pengaduan di Jalan Frans Kaisepo, kawasan Nabarua, Kabupaten Nabire, Kamis (20/8/2026) dini hari.
Dalam kejadian tersebut, korban dikeroyok dan mengalami luka pada bagian wajah serta patah pada rahang kanan dan kiri. Korban kemudian mendapat penanganan medis di rumah sakit.
Kabid Humas Polda Papua Tengah, AKBP I Made Suartika, menegaskan pihaknya tidak akan berhenti melakukan pengejaran terhadap RB. Polisi telah mengidentifikasi keberadaan pelaku dan terus melakukan upaya untuk menangkapnya.
“Terhadap satu pelaku berinisial RB alias Obet, sampai saat ini masih terus kami lakukan pengejaran. Kami sudah mengidentifikasi pelaku dan tim di lapangan terus bergerak untuk mencari serta mengamankan yang bersangkutan. Kami mengimbau kepada pelaku agar segera menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum,” tegas I Made.
Ia mengatakan, proses pengejaran dilakukan oleh tim khusus URC bersama personel Polsek Nabire Kota. Selain melakukan pencarian di sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian pelaku, polisi juga mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis.
“Selain melakukan pencarian, kami juga meminta bantuan keluarga agar menyampaikan kepada RB untuk segera menyerahkan diri kepada pihak kepolisian. Pendekatan ini dilakukan agar pelaku dapat menyerahkan diri dengan aman dan proses hukum terhadap dirinya dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.
Sementara itu, lima pelaku lainnya yang sebelumnya telah diamankan saat ini masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik. Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami peran masing-masing pelaku sekaligus mengungkap secara utuh rangkaian kejadian pengeroyokan tersebut.
“Untuk lima pelaku lainnya saat ini masih kami lakukan pemeriksaan oleh penyidik guna kepentingan penyidikan. Kami akan mendalami peran masing-masing, termasuk bagaimana keterlibatan mereka dalam kejadian tersebut. Seluruh proses akan dilakukan secara profesional dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” jelas I Made.
Polda Papua Tengah memastikan proses hukum terhadap para pelaku akan terus berjalan. Sementara itu, pengejaran terhadap RB alias Obet masih dilakukan hingga pelaku berhasil diamankan.
Mulia, 21 Agustus 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Ketahanan Pangan kembali menghadirkan…
Wamena — Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya mengingatkan masyarakat di Kabupaten Jayawijaya dan Papua Pegunungan untuk…
WAMENA, 21 Agustus 2026 – Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya melalui Bagian ULP Sekretariat Daerah kembali…
TIOM – Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya memberikan penjelasan terkait aksi dan aspirasi Himpunan Pelajar dan…
JAYAPURA, Papua — Komitmen memperkuat keterlibatan pengusaha lokal Papua dalam pembangunan daerah kembali mendapat dorongan.…
YAHUKIMO, Papua Pegunungan – Tim gabungan Polres Yahukimo bersama Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 terus…