Aparat keamaan saat mengevakuasi saksi korban selamat dari serangan KKB di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
JAYAPURA – Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, menyatakan aparat keamanan telah menemui saksi korban yang selamat dari serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Yahukimo, Papua Pegunungan.
Saksi korban telah berada di Kampung Mabul, Distrik Buluanop, Kabupaten Asmat, Papua Selatan. Total ada dua saksi korban yang saat ini sudah dibawa ke Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, untuk dimintai keterangan.
“Sampai pukul 17.00 ini, anggota Damai Cartenz dan Polda Papua, ada 11 orang, sudah sampai Mabul. Kita membawa beberapa saksi untuk diinterogasi untuk memperjelas situasi dan kondisi di TKP,” ujar Faizal di Jayapura, Rabu (9/4/2025).
Faizal menyebut ada beberapa korban yang mengalami luka akibat penyerangan tersebut dan kini sedang menjalani perawatan medis. “Yang dibawa (diinterogasi) ini yang tidak ada masalah kesehatan, kalau yang luka-luka sedang menjalani perawatan di Mabul,” terangnya.
Sebelumnya, Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani membenarkan kabar penyerangan pendulang emas oleh Kelompok Kriminal Bersenjata di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Hanya saja, pihaknya belum dapat memastikannya, karena saat ini anggota Satgas Damai Cartenz masih menuju ke lokasi kejadian. “Kalau kejadiannya memang ada,” ucapnya. (*)
Kadinkes Provinsi dan Walikota Berikan Apresiasi JAYAPURA — Di tengah duka dan keterbatasan yang masih…
JAYAPURA-Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Family of Christ International Ministry (FOCIM) Kota Jayapura Periode 2026-2031 secara…
KUYAWAGE, 4 September 2026 — Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya kembali bergerak menangani dampak bencana hujan…
DOGIYAI – Mobil truk tangki BBM milik PT Gunung Selatan ditembaki orang tak dikenal (OTK)…
PUNCAK JAYA – Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini resmi melantik AKBP Yudha Wicaksono…
NABIRE – Peta kepemimpinan di jajaran Polda Papua Tengah kembali berubah. Gerbong mutasi bergerak, sejumlah…