Kepala Kampung Se Kabupaten Nduga Gelar Aksi Demo Tolak Pemotongan Dana Desa Oleh Pemerintah Pusat

Kenyam, 10 Desember 2025 — Suasana di ibu kota Kabupaten Nduga memanas ketika sebanyak 248 kepala kampung/desa turun menyuarakan kekecewaan mereka atas pemotongan Dana Desa sebesar 60 persen oleh pemerintah pusat. Aksi damai ini berlangsung di halaman kantor pemerintah daerah dan diterima langsung oleh Plt. Bupati Nduga Yoas Beon, S.IP, bersama jajaran pejabat daerah.

 Suara Hati dari Kampung

Dalam orasinya, perwakilan kepala kampung menyampaikan bahwa pemotongan dana tersebut sangat memukul pembangunan di kampung-kampung yang masih tertinggal. Mereka menilai Dana Desa adalah sumber utama untuk membiayai infrastruktur dasar, pemberdayaan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Nduga.

“Kami sedih dan kecewa. Dana kampung adalah harapan kami untuk membangun jalan, air bersih, dan fasilitas pendidikan. Pemotongan ini sangat menyulitkan,” ujar salah satu kepala kampung dengan nada emosional.

Selain menolak pemotongan, para pendemo juga menyuarakan penolakan terhadap keberadaan Koperasi Merah Putih, yang dinilai tidak berpihak pada kepentingan masyarakat kampung.

 Pemerintah Daerah Akui Pemotongan

Menanggapi aspirasi tersebut, Plt. Bupati Yoas Beon menjelaskan bahwa pemotongan Dana Desa sebesar 60 persen memang benar terjadi dan merupakan kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat.

“Kami sudah menerima surat resmi dari Kementerian Keuangan. Pemotongan ini dilakukan berdasarkan regulasi nasional terkait efisiensi anggaran,” jelas Yoas Beon di hadapan para kepala kampung.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan untuk membatalkan kebijakan tersebut, namun tetap berkomitmen untuk menyampaikan aspirasi masyarakat Nduga ke tingkat pusat.

Dialog dan Harapan

Aksi demo berlangsung tertib dan diakhiri dengan dialog terbuka antara perwakilan kepala kampung dan pejabat daerah. Pemerintah daerah berjanji akan menindaklanjuti aspirasi ini dan mencari solusi agar pembangunan di kampung tetap berjalan meski dengan anggaran terbatas.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Pemkab Nduga Sambut Kapolres Nduga yang Baru, Dorong Kolaborasi dan Penguatan Keamanan

Kenyam, Kabupaten Nduga — Pemerintah Kabupaten Nduga menyambut kedatangan Kapolres Nduga yang baru, Kompol Erol…

17 jam ago

Festival Budaya Lembah Baliem Dihentikan, Dua Warga Terluka Akibat Penembakan

Wamena – Pelaksanaan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) ke-34 di Distrik Welesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua…

22 jam ago

Momen Unik: Wamenpar Turun Langsung Abadikan Atraksi Budaya Papua Pegunungan

WAMENA — Ada pemandangan menarik yang mencuri perhatian penonton dalam pembukaan Festival Budaya Lembah Baliem…

1 hari ago

Wamenpar Ni Luh Puspa Resmi Buka Festival Budaya Lembah Baliem ke-34

WAMENA — Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia (Wamenpar RI), Ni Luh Puspa, membuka Festival Budaya…

1 hari ago

Festival Budaya Lembah Baliem ke-34: Papua Pegunungan Tunjukkan Wajah ke Dunia

WAMENA, 7 Agustus 2026 — Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan mendukung pelaksanaan Festival Budaya Lembah Baliem…

1 hari ago

Lima Dokter Muda Nduga Resmi Magang di RS Unhas Makassar Guna Lanjutkan Pendidikan Spesialis

MAKASSAR – Lima dokter muda asal Kabupaten Nduga resmi diserahkan kepada manajemen Rumah Sakit Universitas…

1 hari ago