Kemendikbudristek: 57 putra asli Papua Pegunungan selesaikan SMA di Pulau Jawa

- Penulis

Rabu, 10 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAMENA-Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI melalui Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) menyatakan 57 putra-putra asli Papua Pegunungan (Papeg) telah menyelesaikan sekolah menengah atas (SMA) di Pulau Jawa dan Bali.

Sebanyak 57 siswa afirmasi dari tujuh kabupaten di wilayah Papua Pegunungan memperoleh program afirmasi pendidikan menengah atau Adem Puslapdik Kemendikbudristek RI selama tiga tahun di Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah dan Bali sejak 2023-2026.

Delegasi Puslapdik Kemendikbudristek RI Setyo Utomo di Wamena,  mengatakan pihaknya bersyukur selama tiga anak peserta didik anak-anak asli Papua Pegunungan telah mengikuti menyelesaikan pendidikan dengan baik di Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah dan Bali.

“Kami bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, anak-anak asli Papua Pegunungan yang masuk dalam program Adem bisa menyelesaikan studi dengan baik dan tepat waktu di daerah Jawa Timur, Jawa Tengah dan Bali,” katanya.

Dia menyebut 57 siswa asli Papua Pegunungan yang memperoleh program atau beasiswa Adem tersebar di tiga daerah yakni Jawa Timur 26 orang, Jawa Tengah 13 orang dan Bali 18 orang.

“Kami tentu sangat berharap setelah menyelesaikan program studi di Pulau Jawa dan Bali, karakter, kedisiplinan dan wawasan berpikir bertambah baik dan menjadi generasi pembawa perubahan di wilayah Papua Pegunungan,” ujarnya.

Sementara itu Penjabat (Pj) Sekda) Papua Pegunungan Wasuk D Siep mengharapkan 57 anak-anak asli Papua Pegunungan ini yang telah menyelesaikan studi di Pulau Jawa dan Bali dalam program Adem dapat melanjutkan ke jenjang strata satu atau S1.

“Kami berharap 57 anak-anak tidak kembali saja begini, tetapi negara sekali lagi dapat menanggung mereka melanjutkan ke jenjang S1 melalui program afirmasi pendidikan tinggi atau Adik yang dikhususkan bagi anak-anak di daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T),” katanya.

Dia menambahkan 57 anak-anak ini merupakan potensi luar biasa bagi wilayah Papua Pegunungan terkhususnya delapan kabupaten yakni Jayawijaya, Yahukimo, Nduga, Tolikara, Pegunungan Bintang, Lanny Jaya, Yalimo dan Mamberamo Tengah.

“Kami sangat berharap 57 anak-anak ini menjadi contoh bagi anak-anak seusianya di Papua Pegunungan, supaya dapat mengikuti jejak yang sama sehingga mereka menjadi generasi masa depan di Papua Pegunungan,” ujarnya.

Dia berharap anak-anak yang memperoleh kesempatan menempuh pendidikan di luar Papua supaya mendapatkan dukungan terutama dari keluarga.

“Kami berharap orang tua juga harus memberikan dukungan penuh kepada anak-anaknya yang memperoleh kesempatan sekolah di luar Papua. Mereka sekolah di luar Papua supaya mereka memiliki karakter, kepribadian, semangat dan pola pikir itu berubah untuk dapat memacu potensi yang ada dalam diri supaya lebih berkembang lagi,” katanya.

Delegasi Puslapdik Kemendikbudristek RI Setyo Utomo menyerahkan dokumen tertulis kepada Pj Sekda Papua Pegunungan Wasuok D Siap sebagai tandai penyerahan 57 siswa-siswi asli Papeg daerah setempat.

Penulis : Kaleb Lau

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Pemprov Papua Pegunungan

Berita Terkait

Datangi Keluarga Korban Penikaman di Pomako, Kapolres Mimika Pastikan Tersangka Diproses Hukum
Gereja Bersatu: Hentikan Militerisasi, Utamakan Dialog di Papua
Kunjungan Kapolres ke Kejari Mimika, Momentum Tingkatkan Koordinasi Penegakan Hukum
Wamendagri Minta Pemda Segera Rampungkan Rencana Aksi Percepatan Dana Otsus
Korwil Mahasiswa Studi Diminta Jujur, Pemerintah Lanny Jaya Siap Tindak Tegas Jika Ada Manipulasi
Pj Sekda Yapen Pimpin Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting, Bantuan Gizi Disalurkan di Ambai
Kembali ke Tanah Kamoro, Menjadi Kapolres Mimika Adalah Cita-Cita AKBP Alredo Rumbiak
Kapolda Papua Tengah Jermias Rontini Silaturahmi ke Kejati Papua, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:57 WIT

Datangi Keluarga Korban Penikaman di Pomako, Kapolres Mimika Pastikan Tersangka Diproses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:07 WIT

Gereja Bersatu: Hentikan Militerisasi, Utamakan Dialog di Papua

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:29 WIT

Kunjungan Kapolres ke Kejari Mimika, Momentum Tingkatkan Koordinasi Penegakan Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:56 WIT

Wamendagri Minta Pemda Segera Rampungkan Rencana Aksi Percepatan Dana Otsus

Jumat, 17 Juli 2026 - 05:50 WIT

Korwil Mahasiswa Studi Diminta Jujur, Pemerintah Lanny Jaya Siap Tindak Tegas Jika Ada Manipulasi

Berita Terbaru