Kebun Kopi Percontohan, Strategi Puncak Jaya Perkuat Ekonomi Berbasis Perkebunan

- Penulis

Selasa, 23 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mulia, Puncak Jaya – Jumat, 18 Desember 2025-Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Lingkungan Hidup, Perkebunan, dan Peternakan resmi membuka lahan kebun kopi percontohan di Distrik Pagaleme sebagai bagian dari upaya penguatan ekonomi masyarakat berbasis sektor perkebunan.

Kebun percontohan tersebut ditanami kopi Arabika (Coffea arabica) dengan luas lahan mencapai 2 hektare, berlokasi pada ketinggian sekitar 1.800 meter di atas permukaan laut (mdpl) yang sangat ideal untuk pengembangan kopi berkualitas. Kegiatan ini didanai melalui Dana Otonomi Khusus Tahun Anggaran 2025 dan dikelola oleh Kelompok Tani Distrik Pagaleme.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Perkebunan, dan Peternakan Kabupaten Puncak Jaya, Eri Wonda, S.IP., M.Si., menyampaikan bahwa pembukaan kebun kopi ini merupakan tahap awal dari pelaksanaan program sesuai dengan dokumen perencanaan dan anggaran daerah.

“Distrik Pagaleme merupakan wilayah yang berada dekat dengan pusat kota, sehingga kami berharap kebun kopi ini dapat menjadi kebun percontohan bagi pengembangan perkebunan kopi di ibu kota Kabupaten Puncak Jaya,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dinas Lingkungan Hidup, Perkebunan, dan Peternakan juga menyerahkan bantuan alat-alat pertanian kepada kelompok tani, berupa kapak, sekop, linggis, ember, parang, parang sabit, pipa, sepatu lumpur, serta bibit kopi Arabika untuk mendukung pembukaan lahan baru.

Lebih lanjut, Kepala Dinas menjelaskan bahwa pendampingan kepada kelompok tani akan dilakukan secara berkelanjutan selama empat tahun, mulai dari pembukaan lahan, penanaman, perawatan, hingga masa panen.

“Harapan kami, kelompok tani memiliki komitmen, kerja sama, dan kebersamaan dalam mengelola kebun kopi ini. Setelah empat tahun pendampingan, diharapkan kelompok tani dapat mengelola usaha perkebunan kopi ini secara mandiri sebagai salah satu sumber peningkatan ekonomi keluarga,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Haji Suteedya, tenaga pendamping yang didatangkan dari Pulau Jawa, menyampaikan kesiapannya untuk mendampingi langsung kelompok tani di kebun kopi. Ia akan memberikan pelatihan teknis mulai dari pembibitan, penanaman, pemeliharaan, hingga proses panen kopi.

“Kita akan belajar bersama, mulai dari membuat benih, menanam, merawat, hingga memetik kopi. Targetnya dalam tiga sampai empat tahun ke depan, kita sudah bisa menikmati hasil kopi Pagaleme bersama,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan masyarakat Distrik Pagaleme, Yekinus Telenggen, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas perhatian Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya.

“Kami sangat bersyukur dan kelompok tani sudah siap serta kompak membuka lahan. Kami ingin merasakan dan menikmati hasil kopi dari kebun kami sendiri. Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya dan Dinas Lingkungan Hidup, Perkebunan, dan Peternakan,” ungkapnya.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya berharap pengembangan kopi Arabika dapat menjadi komoditas unggulan daerah serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di Distrik Pagaleme dan sekitarnya.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Diskominfo Puncak Jaya

Berita Terkait

Sinergi Otsus: BP3OKP Papua Pegunungan Dorong Pembangunan SDM di Lanny Jaya
Sekelompok Warga Memalang Kantor Bupati dan BPKAD Nduga, Karena Kecewa Kinerja Pemerintah
Puncak Jaya Dorong Pengolahan Pangan Lokal Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
Dana Desa Lanny Jaya Disalahgunakan, Rp18 Miliar Disetor ke Kas Negara
Satreskrim Polres Jayawijaya Olah TKP Kebakaran Rumah di Jalan Gang Suci, Selidiki Penyebab Kebakaran
Arsip Keluarga, Identitas dan Perlindungan Hukum: Pesan Sosialisasi di Mulia
Bupati Nduga Resmi Buka RAPIM dan MUSDA KNPI, Dorong Pemuda Jadi Pelopor Perubahan
Polresta Jayapura Ungkap Tiga Kasus Pencurian, Satu Tersangka Diamankan

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:39 WIT

Sinergi Otsus: BP3OKP Papua Pegunungan Dorong Pembangunan SDM di Lanny Jaya

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:07 WIT

Sekelompok Warga Memalang Kantor Bupati dan BPKAD Nduga, Karena Kecewa Kinerja Pemerintah

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:59 WIT

Puncak Jaya Dorong Pengolahan Pangan Lokal Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:36 WIT

Dana Desa Lanny Jaya Disalahgunakan, Rp18 Miliar Disetor ke Kas Negara

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:26 WIT

Satreskrim Polres Jayawijaya Olah TKP Kebakaran Rumah di Jalan Gang Suci, Selidiki Penyebab Kebakaran

Berita Terbaru