Kadistrik Pastikan Informasi Adanya Penyerangan di Waris Sama Sekali Tidak Benar

- Penulis

Selasa, 5 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ARSO-Kepala Distrik Waris, Samuel Ibe, menegaskan bahwa berita tentang penyerangan terhadap dua pedagang di Distrik Waris pada Sabtu, 2 September lalu, adalah berita bohong atau hoax dan tidak dapat dipertanggungjawabkan. Ia menambahkan bahwa setelah dilakukan patroli dan cek lapangan, tidak ada masyarakat yang dianiaya dan kondisi Distrik Towe aman.

Ia juga menyatakan bahwa keadaan di Distrik Waris saat ini berada dalam keadaan aman dan proses perekonomian berjalan dengan baik. Selama ini, masyarakat yang berjualan di daerah Waris aman dan bahkan sampai malam hari aman saja dan tidak ada gangguan lain.

Untuk itu, ia menegaskan bahwa berita yang beredar adalah upaya untuk membatalkan pembangunan yang sedang dilakukan di Distrik Waris. Ia menegaskan bahwa hal ini adalah upaya yang disengaja untuk memperkeruh suasana Keerom dan khususnya Distrik Waris. Bupati Keerom saat ini tengah berusaha membangun Waris dan membangun Kantor Bupati di Waris.

Untuk itu, ia meminta agar upaya untuk menggagalkan pembangunan tersebut dihentikan. Kondisi Waris saat ini baik-baik saja dan tidak ada gangguan apapun.

“Ini ada yang bermain yang berusaha memperkeruh suasana Keerom dan khususnya Distrik Waris dan Bupati Keerom saat ini berusaha membangun Waris dan membangun Kantor Bupati di Waris. Ini saya informasi inikan berusaha menggagalkan pembangunan yang ada dan saya tegaskan hentikan dan kondisi Waris sampai saat ini baik-baik saja,”Pungkasnya.

Sebelumnya, telah beredar informasi di media sosial tentang serangan terhadap dua orang di Distrik Waris pada 2 September lalu. Namun, hal ini dibantah oleh Kapolres Keerom AKBP Christian Aer SH. SIK yang mengatakan bahwa tidak ada kejadian di Distrik Waris Kabupaten Keerom seperti yang diberitakan. Berdasarkan hasil pantauan dan monitoring langsung dilapangan oleh kepolisian sejak tanggal 2 hingga 4 September, tidak ada kejadian seperti yang diberitakan tersebut.

Untuk itu, masyarakat diminta selalu berhati-hati dalam menyebar informasi yang belum jelas kebenarannya, terlebih lagi di media sosial. Masyarakat harus memastikan terlebih dahulu kebenaran informasi tersebut sebelum menyebarluaskannya. Berita hoax dapat merugikan pihak-pihak yang dirugikan oleh berita tersebut dan dapat memperkeruh suasana di suatu daerah. Oleh karena itu, masyarakat bersama-sama menghindari penyebaran berita hoax dan selalu berhati-hati dalam menyebar informasi.(gin)

Berita Terkait

Kapolri Anugerahkan Predikat Prima untuk Polres Mimika
Dinas Pendidikan Papua Pegunungan Tampilkan Terobosan di Pameran Pembangunan
Pameran Mini Papua Pegunungan Tampilkan Capaian Pembangunan 2025
TP-PKK Papua Pegunungan Gelar Lomba Kreativitas Pelajar Sambut HUT RI ke-81
Generasi Muda Puncak Jaya Unjuk Kreativitas di Lomba Konten Digital
Latihan Brimob di Mimika: Demo Anarkis hingga Ancaman Bom
Semarak HUT RI, Polsek Mimika Barat Kibarkan Merah Putih di Apuri
248 Kampung di Nduga Bersiap Terima Dana Kampung Tahap I Tahun 2026

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:08 WIT

Kapolri Anugerahkan Predikat Prima untuk Polres Mimika

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:52 WIT

Dinas Pendidikan Papua Pegunungan Tampilkan Terobosan di Pameran Pembangunan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:29 WIT

Pameran Mini Papua Pegunungan Tampilkan Capaian Pembangunan 2025

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:07 WIT

TP-PKK Papua Pegunungan Gelar Lomba Kreativitas Pelajar Sambut HUT RI ke-81

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:40 WIT

Generasi Muda Puncak Jaya Unjuk Kreativitas di Lomba Konten Digital

Berita Terbaru

casibom   betcio   jojobet   jojobet   jojobet   jojobet