Mulia, 12 Agustus 2026 – Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Puncak Jaya turut diwujudkan melalui kreativitas generasi muda di ruang digital.
Dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Kearsipan dan perpustakaan daerah menggelar Lomba Konten Kreator Digital. Kegiatan ini menjadi wadah bagi peserta untuk menuangkan ide, kreativitas, dan kemampuan mereka dalam menghasilkan karya digital yang positif serta mengangkat berbagai potensi daerah.
Tidak sekadar menghasilkan video, para peserta juga diberikan kesempatan untuk mempresentasikan hasil karya konten mereka secara langsung di hadapan dewan juri. Satu per satu peserta tampil membawa karya masing-masing, menjelaskan ide, konsep, proses pembuatan, hingga pesan yang ingin disampaikan melalui video yang telah diproduksi.
Suasana presentasi berlangsung penuh antusias. Meskipun sebagian peserta terlihat tegang saat berada di hadapan dewan juri, semangat dan keberanian untuk tampil tetap terlihat. Para peserta berusaha menyampaikan hasil karya mereka dengan percaya diri sekaligus menjawab berbagai pertanyaan dan masukan dari dewan juri.
Kesempatan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi para peserta. Selain menjadi bagian dari proses penilaian, presentasi juga melatih keberanian, kemampuan komunikasi, kreativitas, serta kemampuan peserta dalam mempertanggungjawabkan ide dan karya yang telah mereka hasilkan.
Antusiasme peserta dalam mempresentasikan video menunjukkan bahwa generasi muda Puncak Jaya memiliki potensi besar untuk berkembang di bidang kreativitas digital. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang pembelajaran agar peserta semakin percaya diri dalam menggunakan teknologi sebagai sarana berkarya dan menyampaikan pesan positif kepada masyarakat.
Koordinator Lomba Konten Kreator, Kamos Kogoya, S.Pd., menyampaikan bahwa lomba tersebut bertujuan memberikan ruang kepada generasi muda untuk menyalurkan kreativitas sekaligus memanfaatkan teknologi digital secara produktif.
“Tujuan dari lomba ini adalah memberikan ruang kepada generasi muda untuk berkarya dan menyalurkan kreativitasnya melalui media digital. Kami ingin peserta mampu menghasilkan konten yang tidak hanya menarik, tetapi juga memiliki nilai positif, informatif, edukatif, serta mampu memperkenalkan Kabupaten Puncak Jaya kepada masyarakat yang lebih luas,” ujar Kamos.
Menurutnya, proses presentasi menjadi salah satu bagian penting karena peserta tidak hanya dituntut menghasilkan karya dalam bentuk video, tetapi juga mampu menjelaskan gagasan yang ada di balik karya tersebut.
“Peserta tidak hanya membuat video, tetapi mereka juga diberikan kesempatan untuk menjelaskan hasil karyanya di hadapan juri. Di sinilah kami melihat keberanian, kemampuan peserta dalam menyampaikan ide, serta sejauh mana mereka memahami konten yang dibuat,” jelasnya.
Kamos mengapresiasi semangat para peserta yang tetap tampil percaya diri dan berusaha memberikan presentasi terbaik. Menurutnya, keberanian untuk tampil merupakan bagian dari proses pembentukan generasi muda yang kreatif dan memiliki kepercayaan diri.
“Kami sangat mengapresiasi semangat peserta. Ada yang mungkin merasa gugup, tetapi mereka tetap maju dan mempresentasikan hasil karyanya. Bagi kami, itu sudah menjadi bagian dari proses belajar dan pengalaman yang sangat berharga,” katanya.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya berhenti sebagai perlombaan dalam rangka HUT Kemerdekaan, tetapi dapat menjadi awal bagi tumbuhnya komunitas dan kreator digital di Kabupaten Puncak Jaya.
“Harapan kami, setelah lomba ini peserta tidak berhenti berkarya. Terus belajar, terus membuat konten yang positif, dan manfaatkan media digital untuk memperkenalkan potensi Puncak Jaya. Kami ingin semakin banyak anak muda yang mampu menghasilkan karya dan membawa nama baik daerah,” ungkap Kamos.
Selain sebagai ajang kompetisi, Lomba Konten Kreator Digital juga menjadi sarana untuk mendorong penggunaan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab. Para peserta diharapkan mampu menjadi bagian dari generasi digital yang tidak hanya aktif menggunakan media sosial, tetapi juga mampu menghasilkan konten yang memberikan informasi, edukasi, hiburan yang positif, serta inspirasi bagi masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, semangat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Puncak Jaya diharapkan semakin bermakna dengan hadirnya karya-karya kreatif generasi muda.
Kemerdekaan diisi dengan karya. Kreativitas menjadi kekuatan, dan ruang digital menjadi panggung bagi generasi muda Puncak Jaya untuk memperkenalkan potensi daerah kepada dunia.
Mewakili ketiga dewan juri lomba Amaret, sampaikan kepada seluruh peserta yang belum berhasil meraih juara agar tidak patah semangat. Kegiatan ini bukan hanya tentang kemenangan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk belajar, mengembangkan kreativitas, dan terus berkarya. “Tetap semangat, terus berkarya dan jangan berhenti mencoba,” pesannya.
Sementara itu, Roni Wonda selaku peserta menyampaikan apresiasi kepada panitia yang telah menyelenggarakan lomba dengan baik. Ia juga mengusulkan agar ke depan dapat dibentuk komunitas fotografi Puncak Jaya sebagai wadah bagi anak-anak muda untuk belajar, berkreasi, dan mempublikasikan potensi daerah.
“Melalui komunitas ini, kita bisa bersama-sama mempublikasikan keindahan alam serta pembangunan yang sedang berjalan di Puncak Jaya, baik di bidang ekonomi, kesehatan maupun pendidikan. Kami juga berharap anak-anak asli Puncak Jaya dapat ikut belajar dan berkembang bersama,” ujarnya.
Penulis : Gin
Editor : A. Buendi
Sumber Berita: Diskominfo Puncak Jaya















