JAYAPURA – Ungkapan syukur dan terima kasih disampaikan jemaat Gereja GKI Tiatira Ruya, Klasis Yalimo-Elelim, kepada Brian Gerald Sendoh dan keluarga atas kepedulian serta dukungan mereka dalam pembangunan gedung gereja di Kampung Naira, Distrik Airu, Kabupaten Jayapura.
Dukungan melalui janji iman yang di tunaikan oleh keluarga Brian Gerald Sendoh menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan gereja yang berlangsung selama kurang lebih empat tahun, sejak 2022 hingga 2026. Kini, kerja keras jemaat yang dilakukan secara swadaya bersama dukungan keluarga Brian tersebut akhirnya terwujud melalui peresmian gedung Gereja GKI Tiatira Ruya, Kamis (29/10/2026).
Peresmian tersebut dihadiri Wakil Bupati Yalimo Yan Kiraklak, keluarga Brian Gerald Sendoh, Badan Pekerja Sinode Wilayah X GKI di Tanah Papua Pdt. Judas Meage, Ketua Klasis GKI Yalimo-Elelim Pdt. Yahya Waliangen, Pdt. Terianus Hesegem, anggota DPRD Kabupaten Yalimo, serta ratusan jemaat GKI Tiatira Ruya.
Pdt. Terianus Hesegem mengatakan, atas nama gereja dan seluruh jemaat, pihaknya menyampaikan penghargaan serta rasa terima kasih kepada Brian Gerald Sendoh yang telah mengambil bagian dalam pembangunan rumah ibadah tersebut.
“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Saudara Brian Gerald Sendoh bersama keluarga atas dukungan dan kepeduliannya melalui janji iman. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan Gereja GKI Tiatira Ruya selama empat tahun, sejak 2022 hingga 2026,” ungkapnya.
Menurutnya, pembangunan gereja bukan sekadar menghadirkan sebuah bangunan fisik, melainkan menyediakan tempat bagi jemaat untuk beribadah, mempererat persekutuan, serta menumbuhkan iman dan kasih kepada sesama.
“Kami percaya bahwa setiap dukungan yang diberikan dengan ketulusan hati merupakan bagian dari pelayanan kepada Tuhan. Kami berharap kebaikan ini menjadi berkat, bukan hanya bagi jemaat GKI Tiatira Ruya, tetapi juga bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Ia berharap semangat kebersamaan dan kepedulian yang telah terbangun selama proses pembangunan dapat terus dipelihara sehingga gereja menjadi tempat yang menghadirkan pengharapan, kedamaian, dan pelayanan bagi jemaat maupun masyarakat sekitar.
“Kiranya Tuhan senantiasa memberkati Saudara Brian Gerald Sendoh bersama keluarga, memberikan kesehatan, kekuatan, serta kelimpahan berkat dalam setiap langkah kehidupan. Atas nama gereja dan seluruh jemaat, sekali lagi kami menyampaikan terima kasih,” tuturnya.
Sementara itu, perwakilan jemaat GKI Tiatira Ruya, Seblum Suwi, mengungkapkan rasa haru dan syukur karena gedung gereja yang selama ini dibangun dengan penuh perjuangan akhirnya dapat diselesaikan dan diresmikan.
“Bagi kami, hari ini merupakan hari yang sangat istimewa. Apa yang selama ini menjadi harapan dan kerinduan jemaat akhirnya dapat terwujud. Kami bersyukur karena setelah melalui proses pembangunan selama kurang lebih empat tahun, kini kami memiliki gedung gereja yang dapat digunakan bersama untuk beribadah dan melayani Tuhan,” ungkap Seblun.
Ia mengatakan, penyelesaian pembangunan gereja tersebut tidak terlepas dari kerja keras, pengorbanan, dan kebersamaan seluruh jemaat. Di tengah berbagai keterbatasan, jemaat tetap berusaha memberikan kontribusi sesuai kemampuan agar pembangunan rumah Tuhan dapat terus berjalan hingga selesai.
“Kami juga ingin menyampaikan terima kasih secara khusus kepada Bapak Brian Gerald Sendoh, seorang warga Kota Jayapura, yang dengan ketulusan hati mau membagikan berkatnya untuk membantu pembangunan gereja kami. Meskipun beliau berada di Kota Jayapura, kepeduliannya telah menjangkau kami di Kampung Naira, daerah terpencil. Ini merupakan bentuk kasih dan kepedulian yang sangat berarti bagi jemaat,” katanya.
Menurut Seblum, bantuan tersebut bukan hanya bernilai secara materi, tetapi juga memberikan semangat dan pengharapan kepada jemaat untuk terus berjuang menyelesaikan pembangunan gereja. Baginya, kepedulian Brian menjadi bukti bahwa kasih dan kebersamaan tidak dibatasi oleh jarak maupun tempat tinggal.
“Kami berharap apa yang telah dilakukan Bapak Brian Gerald Sendoh bersama keluarga menjadi kesaksian dan inspirasi bagi banyak orang untuk terus berbagi berkat dengan sesama. Kami tidak dapat membalas semua kebaikan ini, tetapi kami percaya Tuhan yang akan membalas setiap ketulusan hati dengan berkat yang berlimpah,” tutupnya.















