Jalan Salib di Gereja Katolik Sarmi Meriah, Polisi Kawal Ketat

- Penulis

Jumat, 18 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat kepolisian mengawal ketat Jalan Salib dalam perayaan Paskah di Sarmi, Papua. (Polda Papua)

Aparat kepolisian mengawal ketat Jalan Salib dalam perayaan Paskah di Sarmi, Papua. (Polda Papua)

SARMI – Perayaan Paskah di Kabupaten Sarmi, Papua berjalan aman. Ratusan jemaat Gereja Katolik Santo Antonius antusias mengikuti Jalan Salib yang berlangsung meriah pada Jumat (18/4/2025).

Prosesi Jalan Salib hidup dimulai dari Jalan Rawa Biru, Kelurahan Mararena hingga finis di Gereja Katolik Santo Antonius Sarmi.  Pastor RD Yan Batlayeri memimpin langsung rombongan dengan iringi lagu-lagu rohani.

Prosesi Jalan Salib mendapat pengawalan dan pengamanan ketat dari Polsek Sarmi Kota dan Satuan Lalu Lintas Polres Sarmi. Pengamanan ini merupakan wujud komitmen Polri dalam menjamin kebebasan beragama dan beribadah bagi seluruh warga negara.

Pengaturan lalu lintas juga dilakukan untuk memastikan kelancaran pawai dan meminimalisir gangguan terhadap pengguna jalan lainnya.

“Pengawalan dan pengamanan ini untuk memastikan pawai Jalan Salib berjalan dengan aman, lancar, dan meriah,” kata Kapolsek Sarmi Kota, Iptu Suhartono, didampingi Kaur Bin Ops Lantas, Ipda Aksani Taqwim.

Suhartono bilang, pengawalan juga untuk memberikan rasa aman kepada para peserta. Ia  menegaskan bahwa Polri akan terus hadir untuk menjaga kerukunan umat beragama dan menciptakan suasana kondusif di wilayah Kota Sarmi.

“Kami dari Polsek Sarmi kota bersama Sat Lantas Polres Sarmi bersinergi untuk mengamankan kegiatan Jalan Salib tersebut. Kami ingin memastikan saudara-saudara kita dapat melaksanakan ibadah dengan tenang,” ujarnya.

Ia memastikan Jalan Salib dalam rangka perayaan Paskah  2025 lancar, aman, dan kondusif. Hal ini berkat berkat sinergi yang baik antara Polri dan masyarakat.

“Pengamanan ini juga merupakan wujud toleransi dan komitmen kami dalam menjaga kebebasan beragama,” katanya. (*)

Penulis : Syaiful

Editor : Achmad

Sumber Berita: Polda Papua

Berita Terkait

Ledakan Diduga Bom PD II di Biak: 5 Tewas, 3 Hilang, dan 6 Rumah Hancur
Terduga Anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya Berinisial EK Diamankan di Kampung Bilogai
BCA Gelar Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa UNCEN dan UNAIR Adu Inovasi Bangun Desa Wisata
Youth Camp HKBP Papua Dorong Kreativitas Generasi Muda Lewat Ecoprint
Dari Lima Distrik Menuju Fakultas Kedokteran: Harapan Baru Anak Mamberamo Tengah
Langkah Berani Bupati Yonas: Membuka Jalur Mandiri Kedokteran untuk Putra-Putri Asli Mamberamo Tengah
Pemkab Nduga Tegaskan Disiplin Guru: Data Tenaga Pendidik Dimutakhirkan
Aksi Jambret Berakhir di Laut, Polisi Gunakan Kapal Cepat untuk Tangkap Pelaku

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:06 WIT

Ledakan Diduga Bom PD II di Biak: 5 Tewas, 3 Hilang, dan 6 Rumah Hancur

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:51 WIT

Terduga Anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya Berinisial EK Diamankan di Kampung Bilogai

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:10 WIT

BCA Gelar Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa UNCEN dan UNAIR Adu Inovasi Bangun Desa Wisata

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:00 WIT

Youth Camp HKBP Papua Dorong Kreativitas Generasi Muda Lewat Ecoprint

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:18 WIT

Dari Lima Distrik Menuju Fakultas Kedokteran: Harapan Baru Anak Mamberamo Tengah

Berita Terbaru