Papua Tengah

Jadi Irup Kemerdekaan RI, Gubernur Papua Tengah Ungkap 12 Agenda Prioritas

NABIRE – PJ Gubernur Papua Tengah Dr. Ribka Haluk, S.Sos., MM mengungkapkan 12 agenda prioritas yang wajib dilaksanakan dan diselesaikan dalam rangka membangun fondasi pemerintah daerah. Hal itu disampaikannya pada saat menjadi inspektur upacara HUT Kemerdekaan RI di lapangan Kodim Nabire, Kota Nabire ibu kota Provinsi Papua Tengah, Kamis (17/8/2023).

“Sejak Provinsi Papua Tengah dibentuk pada tanggal 25 Juli 2022 dan diresmikan oleh Presiden RI pada 11 November 2022 berdasarkan UU No 15 Tahun 2022, terdapat 12 prioritas yang wajib dilaksanakan dan diselesaikan dalam rangka fondasi pemerintahan yang ideal,” katanya.

Ribka Haluk menyampaikan adapun 12 program tersebut pertama pelantikan PJ Gubernur, lalu pembentukan perangkat daerah dan manajamen ASN, penyusunan Pergub tentang APBD, pembentukan MRP Provinsi Papua Tengah dan pengisian DPR-RI, DPD-RI, DPR Papua Tengah dan penetapan daerah pemilihan.

“Kemudian pengalihan aset dan dokumen, penyusunan RTRW, penyiapan sarpras pemerintahan, pengalokasian dana hibah, cipta kondisi pasca pengundangan, pelaksanakan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubenur serta terakhir pembinaan, pengawasan serta evaluasi,” ungkapnya.

Disamping 12 agenda prioritas tersebut, lanjut Ribka Haluk, pemerintah Provinsi Papua Tengah juga terus melakukan langkah-langkah inovatif dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat akan kesejahteraan bagi masyarakat.

“Pertama kita akan menyusun rencana induk atau grad design pola penyelenggaraan pendidikan, grand design pelayanan kesehatan, grand design perekonomian dan membangun sarana dan prasarana pusat pemerintahan provinsi berbasis smart dan green city,” ujarnya.

Ribka Haluk menegaskan upaya percepatan pembangunan kesejahteraan akan ditempuh melalui langkah dan cara untuk mendekatkan dan merupakan kebutuhan dasar bagi masyarakat.

“Kedepan pusat pendidikan dan kesehatan akan dibangun secara khusus untuk masyarakat yang tinggal pada wilayah-wilayah dalam ketegori kesulitan akses transportasi (terisolir) dan kondisi instabilitas keamanan (atau wilayah dengan ancaman dan gangguan keamanan yang tinggi),”Pungkasnya.

Ribka Haluk menambahkan momentum peringatan kemerdekaan ini secara resmi pemerintah daerah akan meluncurkan bantuan kepada masyarakat diantaranya, bantuan sosial, bantuan keagamaan (bagi gereja), bantuan ekonomi kreatif dan bantuan usaha permodalan.

“Dengan harapan dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat di Provinsi Papua Tengah. Semua program baik nasional maupun daerah dapat dilaksanakan dengan tujuan, meminimalisir adanya kemiskinan ekstrim, menghilangkan angka stanting menuju generasi emas Indonesia Tahun 2045, dan mengendalikan inflasi daerah,” tutupnya.(gin)

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Pemusnahan Barang Bukti Oleh Polres Jayawijaya Jadi Langkah Preventif Jaga Stabilitas Papua Pegunungan

Wamena, 20 Juli 2026 – Polres Jayawijaya kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban…

53 menit ago

Papua Pegunungan Tegaskan Komitmen Berantas Miras, Ganja, dan Sajam Ilegal

Wamena, 20 Juli 2026 – Komitmen Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan bersama aparat penegak hukum dalam…

1 jam ago

74 Pelajar Terbaik Ikuti Diklat Paskibraka Provinsi Papua Pegunungan 2026

Wamena, 20 Juli 2026 – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik…

2 jam ago

Syukuran Satu Tahun Kepemimpinan, Bupati Puncak Jaya Ajak ASN Jadi Teladan

Mulia, 20 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya menggelar Syukuran Satu Tahun Kepemimpinan Bupati…

3 jam ago

Bupati Puncak Jaya Tegaskan Disiplin ASN dan CPNS sebagai Fondasi Pemerintahan Profesional

Mulia, 20 Juli 2026 – Bupati Puncak Jaya, Dr. Yuni Wonda, S.Sos., S.IP., M.M., menegaskan…

4 jam ago

Usai Aksi Pemalangan, Polres Mimika Gerak Cepat Amankan Lima Terduga Pelaku Pembegalan

TIMIKA – Aksi pemalangan dengan membakar ban dilakukan keluarga korban dugaan pembegalan di Jalan Cenderawasih,…

6 jam ago