Harapan Baru! Tim Formatur IMT Dorong Pembangunan Asrama Tambrauw di Jayapura

- Penulis

Senin, 5 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA- Perjuangan pembangunan Asrama Mahasiswa Tambrauw (IMT) di Kota Jayapura, Provinsi Papua, terus di perjuangkan. Hal ini dilihat dari pembentukan Tim Formatur yang dilakukan di Asrama Kontrakan Mahasiswa Tambrauw, Kota Jayapura, Minggu (4/5/2025) malam.

Tim Formatur perjuangan asrama defenitif bagi mahasiswa Tambrauw di Jayapura telah dilakukan sejak 2023. Meskipun terjadi pergantian dalam kepengurusan IMT Jayapura, namun Tim Formatur tetap dibentuk, guna membangun koordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Tambrauw, sehingga peletakan batu pertama pembangunan asrama Tambrauw di Jayapura bisa direalisasikan.

“Mengingat ketua formatur yang dibentuk sebelumnya itu pindah ke Sorong, maka kami membentuk lagi ketua tim yang baru dengan menyegarkan kembali formatur yang lama, sehingga bersama-sama memperjuangkan pembangunan asrama Tambrauw yang defenitif di Jayapura,” ungkap Ketua IMT Jayapura periode 2024-2026, Fery Ariks.

Menurut Fery, dalam pemilihan ketua formatur, saudara Agustinus Wabia dipercayakan oleh seluruh mahasiswa Tambrauw yang tergabung dalam IMT. Sementara itu, untuk posisi sekretaris tetap dan anggota tim formatur tetap dalam komposisi lama.

“Kami harapkan, dengan adanya formatur yang dibentuk ini, maka kedepan bisa menjalankan tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan, terutama membangun komunikasi dengan pemda, sehingga dilakukan peletakan batu pertama pembangunan asrama defenitif di Jayapura,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua TIM Formatur, Agustinus Wabia mengajak seluruh mahasiswa Tambrauw di Jayapura, untuk bersama-sama memperjuangkan pembangunan asrama defenitif yang menjadi kerinduan bersama selama ini.

“Perjuangan asrama defenitif membutuhkan pengorbanan, baik uang, tenaga, pikiran, bahkan kampus pun kami korbankan. Semua ini demi pembangunan asrama Tambrauw di Jayapura, sehingga kedepan bisa menjawab pembangunan SDM di Kabupaten tambrauw,” ujarnya.

Agustinus berharap, dukungan dari semua pihak, baik Pembina, alumni, senior dan seluruh mahasiswa Tambrauw yang berstudi di Jayapura, sehingga pembangunan asrama defenitif bisa segera direalisasikan oleh pemerintah daerah kedepan.

Sementara itu, Pembina IMT Jayapura, Roberthus Yewen mengungkapkan bahwa perjuangan asrama defenitid di Jayapura sudah dilakukan sejak pemekaran Kabupaten Tambrauw pada 2008.

Menurut Yewen, perjuangan asrama defenitif semakin serius dilakukan sejak 2014, ketika mahasiswa Tambrauw difasilitasi asrama kontrakan yang hingga kini masih ditempati.

“ Perjuangan hadirnya asrama defenitif di Jayapura merupakan kerinduan kami semua. Apalagi setiap tahun mahasiswa Tambrauw yang datang dan kuliah di Jayapura semakin bertambah, sehingga perlu bangunan asrama yang representatif dan layak bagi mahasiswa, sehingga mereka bisa tinggal dan belajar,” jelasnya.

Pria yang berprofesi sebagai Dosen dan Jurnalis ini berharap, pemerintah daerah bisa merealisasikan pembangunan asrama defenitif bagi mahasiswa Tambrauw yang berstudi di Jayapura.

“Sebagai Pembina yang selama ini mendampingi ade-ade mahasiswa Tambrauw di Jayapura, saya berharap pemda bisa segera realisasikan pembangunan asrama defenitif yang layak bagi mahasiswa Tambrauw di Jayapura,” ungkapnya.

Perlu diketahui bahwa, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Tambrauw telah melunasi tanah pembangunan asrama mahasiswa Tambrauw di kota studi Jayapura sebesar 2 miliar. (Redaksi).

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Berita Terkait

TP PKK Lanny Jaya Salurkan Modal Usaha Rp85 Juta untuk Mama-Mama Pelaku Usaha Produktif, Perkuat Ekonomi Keluarga dari Kampung hingga Kota
Kasus Pencurian Semen di STKIP Kristen Wamena Mulai Terungkap, Dua Terduga Pelaku Diamankan dan Dua Lainnya Masih Diburu
Dapat Laporan dari Pilot Drone, Polisi dan Damkar Jayawijaya Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran Lahan di Kampung Wouma
Razia Miras di Wamena, Sat Resnarkoba Polres Jayawijaya Amankan Puluhan Botol Minuman Berlabel dari Lokasi yang Diduga Jadi Tempat Penjualan
BBM Subsidi Diduga Dijual Kembali dengan Harga Selangit, DPRK Jayawijaya Soroti Pertalite Eceran di Wamena Capai Rp35 Ribu per Liter
Tangani Keaksaraan, Dispenbud Kota Jayapura Perkuat Jenjang Pendidikan Dasar
DWP Papua Pegunungan Gelar Rangkaian Program Edukatif dan Sosial pada HUT ke-27, Dorong Lahirnya Perempuan Berkarakter dan Berdaya
Jelang Agenda Besar Olahraga Daerah, KONI Papua Pegunungan Siapkan Pelantikan Pengurus Kabupaten dan Bimtek Strategis

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:31 WIT

TP PKK Lanny Jaya Salurkan Modal Usaha Rp85 Juta untuk Mama-Mama Pelaku Usaha Produktif, Perkuat Ekonomi Keluarga dari Kampung hingga Kota

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:25 WIT

Kasus Pencurian Semen di STKIP Kristen Wamena Mulai Terungkap, Dua Terduga Pelaku Diamankan dan Dua Lainnya Masih Diburu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:47 WIT

Dapat Laporan dari Pilot Drone, Polisi dan Damkar Jayawijaya Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran Lahan di Kampung Wouma

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:41 WIT

Razia Miras di Wamena, Sat Resnarkoba Polres Jayawijaya Amankan Puluhan Botol Minuman Berlabel dari Lokasi yang Diduga Jadi Tempat Penjualan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:29 WIT

BBM Subsidi Diduga Dijual Kembali dengan Harga Selangit, DPRK Jayawijaya Soroti Pertalite Eceran di Wamena Capai Rp35 Ribu per Liter

Berita Terbaru